Kemarau, Petani Sampang Bisa Manfaatkan Limbah Tani

- Jurnalis

Kamis, 8 Juni 2023 - 18:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption: Pemateri jelaskan manfaat limbah tani menjadi pakan ternak, (dok. regamedianews).

Caption: Pemateri jelaskan manfaat limbah tani menjadi pakan ternak, (dok. regamedianews).

Sampang,- Limbah pertanian bahkan rumput liar yang ada di persawahan, maupun disekitarnya, saat musim kemarau dapat dimanfaatkan sebagai persediaan pakan ternak.

Hal itu disampaikan Ayu Trisna, salah satu pemateri dari Dinas Pertanian, saat penyuluhan kepada kelompok tani, di Dusun Ranjingan Barat, Desa Batu Karang, Kecamatan Camplong, Kabupaten Sampang, Jawa Timur.

Meski demikian, jelas Ayu Trisna, disaat musim kemarau berkepanjangan, limbah pertanian tersebut juga tidak mengurangi gizi yang dibutuhkan dan tidak merusak pencernaan hewan ternak.

“Jadi, dari pada dibuang dan dibakar, mending dimanfaatkan untuk pakan ternak. Meski begitu, gizinya juga memadai, namun limbah dimaksud adalah limbah padi (jerami),” terang Ayu, Kamis (08/06/2023).

Baca Juga :  Pemkab Asahan Gelar Upacara Peringatan Hari Kebangkitan Nasional Ke-115

Ditempat yang sama, Moh.Sahlan salah satu pemateri dalam kegiatan yang sama menambahkan, ia mengajak kepada para petani di Desa Batu Karang (kelompok tani, red), agar memanfaatkan limbah pertanian.

“Mari, para petani jika ada limbah pertanian jangan dibuang, karena bisa kita manfaatkan untuk keperluan pertanian, bahkan untuk persediaan pakan ternak selama musim kemarau,” ucap Sahlan.

Disisi lain, Mat Sadin ketua kelompok tani Karya Tani menyampaikan, pihaknya bersyukur dengan adanya penyuluhan, karena membantu petani yang memiliki hewan ternak.

Baca Juga :  Pencarian BLT DD Di Kabupaten Sampang Dipastikan Molor, Ini Kendalanya

“Terlebih saat musim kemarau berkepanjangan, sehingga tidak lagi susah cari rumput. Setelah ada cara alternatif yang lebih meringankan, maka kita akan manfaatkan limbah tersebut,” tandasnya.

Pihaknya berharap, kepada penyuluh dan Dinas Pertanian Kabupaten Sampang, untuk tidak bosan dalam membimbing dan mentransfer ilmu kepada para petani, khususnya dalam dunia pertanian.

“Penyuluhan terhadap kelompok tani ini sangat bermanfaat, karena banyak ilmu yang didapat, diantaranya tentang pemanfaatan limbah hasil pertanian,” pungkas Mat Sadin.

Berita Terkait

Warga Miskin Pamekasan Luput Dari Bansos Akibat Salah Data
Soal HET Pupuk, Petani Sampang Bisa Lapor ke “Halo Pak Amran!”
Dana Desa Bangkalan 2026 Terpangkas Tajam
Buntut HET Pupuk-Hand Traktor Raib, Disperta KP Sampang Didemo
Dua Lansia di Sampang Menanti Perhatian Prioritas Pemerintah
Dandim Sumenep Tegaskan Pengawasan Ketat Program MBG
Perkuat Basis, 600 Muslimat NU Kedungdung Dikukuhkan
Polres-LBH Ansor Sumenep Komit Beri Pendampingan Hukum Gratis

Berita Terkait

Rabu, 14 Januari 2026 - 21:20 WIB

Warga Miskin Pamekasan Luput Dari Bansos Akibat Salah Data

Rabu, 14 Januari 2026 - 15:37 WIB

Soal HET Pupuk, Petani Sampang Bisa Lapor ke “Halo Pak Amran!”

Rabu, 14 Januari 2026 - 14:24 WIB

Dana Desa Bangkalan 2026 Terpangkas Tajam

Rabu, 14 Januari 2026 - 13:03 WIB

Buntut HET Pupuk-Hand Traktor Raib, Disperta KP Sampang Didemo

Selasa, 13 Januari 2026 - 12:49 WIB

Dua Lansia di Sampang Menanti Perhatian Prioritas Pemerintah

Berita Terbaru

Caption: Kapolres Pamekasan AKBP Hendra Eko Triyulianto berjabat tangan dengan Kasat Reskrim AKP Doni Setiawan, usai memberikan piagam penghargaan, (dok. Kurdi Rega Media).

Hukum&Kriminal

Sukses Tangkap Jambret Maut, Reskrim Pamekasan Diganjar Reward

Rabu, 14 Jan 2026 - 18:40 WIB

Caption: ilustrasi, (dok. Syafin Rega Media).

Daerah

Dana Desa Bangkalan 2026 Terpangkas Tajam

Rabu, 14 Jan 2026 - 14:24 WIB