Puasa Hari Kedua, Warga Sampang Kota Terendam Banjir

- Jurnalis

Rabu, 13 Maret 2024 - 15:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption: kondisi banjir yang merendam musholla dan pemukiman warga Jl.Kamboja Sampang, (dok. regamedianews).

Caption: kondisi banjir yang merendam musholla dan pemukiman warga Jl.Kamboja Sampang, (dok. regamedianews).

Sampang,- Di hari kedua menjalankan ibadah puasa Ramadhan 1445 Hijriyah, warga di kawasan Sampang kota, Madura, Jawa Timur, terendam banjir.

Pantauan regamedianews, banjir tersebut melanda beberapa desa dan kelurahan di Kecamatan Sampang, Rabu (13/03/2024).

Diantaranya, Desa Banyumas, Kamoning, Tanggumong dan Paseyan, sementara untuk di kawasan kota meliputi sejumlah perkampungan.

Mulai dari perkampungan di Kelurahan Dalpenang, Rongtengah dan banjir sebagian melanda perkampungan Kelurahan Gunung Sekar.

Bencana banjir tersebut, disebabkan tingginya intensitas hujan yang terjadi selama dua hari berturut-turut, sejak Selasa (12/03) kemarin.

Baca Juga :  Daftar 8 Nama PJ Kades Kecamatan Robatal Sampang

Sehingga, mengakibatkan sungai kali kamoning meluap dan merendam perkampungan di Sampang kota yang rata-rata padat penduduk.

Sebelumnya, banjir telah terjadi di wilayah Kecamatan Tambelangan dan Jrengik, hingga melumpuhkan arus lalu lintas jalur nasional.

Nurul Hidayanti, salah satu warga Jl.Teratai Dalpenang mengatakan, banjir mulai menggenangi jalan raya kawasan Sampang kota, sejak pagi dini hari tadi.

“Sekitar pukul 10:00 wib, banjir sudah semakin tinggi, hingga seukuran dada orang dewasa, terutama di kampung Teratai dan sekitarnya,” ujarnya.

Nurul mengungkapkan, meski sebelumnya sudah dua hari terjadi hujan, di kampungnya tidak terjadi banjir besar.

Baca Juga :  BPJS Ketenagakerjaan Bayarkan Rp 443 Miliar Manfaat Program Selama Setahun di NTB

“Baru kali ini, kami sekeluarga menjalankan ibadah puasa ramadhan di hari kedua, dengan dilanda bencana banjir,” ungkapnya.

Sementara itu, Dimas warga Jl.Kamboja yang juga menjadi korban banjir berharap, pemerintah segera melakukan pertolongan kepada warga sekitarnya.

“Tolong Pemerintah Kabupaten Sampang, khususnya dinas terkait, agar segera memberikan pertolongan,” ucapnya melalui media ini.

Dimas mengungkapkan, sebagian warga Kamboja masih ada yang bertahan diatap rumah, untuk menghindari banjir.

“Namun, diharapkan kepada pemerintah segera mengirimkan bantuan berupa makanan dan lain-lain,” pungkasnya.

Berita Terkait

Waspada Longsor Susulan, Puluhan Warga Sana Daya Pamekasan Mengungsi
Antisipasi Cuaca Ekstrem, DLH Sampang Pangkas Pohon Rawan Tumbang
Kodim 0826 Pamekasan Perkuat Sinergi Dengan Insan Pers
Bupati Sumenep Mutasi Sejumlah Pejabat, Tekankan Peningkatan Pelayanan Publik
Baru Diresmikan, Kabel Trafo PJU JLS Sampang Dicuri
Warga Miskin Pamekasan Luput Dari Bansos Akibat Salah Data
Soal HET Pupuk, Petani Sampang Bisa Lapor ke “Halo Pak Amran!”
Dana Desa Bangkalan 2026 Terpangkas Tajam

Berita Terkait

Sabtu, 17 Januari 2026 - 16:47 WIB

Waspada Longsor Susulan, Puluhan Warga Sana Daya Pamekasan Mengungsi

Sabtu, 17 Januari 2026 - 11:32 WIB

Antisipasi Cuaca Ekstrem, DLH Sampang Pangkas Pohon Rawan Tumbang

Kamis, 15 Januari 2026 - 16:28 WIB

Bupati Sumenep Mutasi Sejumlah Pejabat, Tekankan Peningkatan Pelayanan Publik

Kamis, 15 Januari 2026 - 13:03 WIB

Baru Diresmikan, Kabel Trafo PJU JLS Sampang Dicuri

Rabu, 14 Januari 2026 - 21:20 WIB

Warga Miskin Pamekasan Luput Dari Bansos Akibat Salah Data

Berita Terbaru

Caption: sejumlah warga Desa Gersempal berada di halaman rumah terduga pelaku wanita inisial SH, dan tampak anggota Polsek Omben melakukan pengamanan, (sumber foto: Humas Polres Sampang).

Hukum&Kriminal

Diduga Selingkuh, Pemuda di Sampang Disandera Warga

Minggu, 18 Jan 2026 - 13:53 WIB

Caption: ilustrasi, (sumber foto. Tribratanews Polri).

Hukum&Kriminal

Polres Sumenep Bongkar Sindikat Judi Online Slot Gacor

Sabtu, 17 Jan 2026 - 14:21 WIB