Pemcam Proppo Pamekasan Terkesan Alergi Awak Media

- Jurnalis

Rabu, 27 Maret 2024 - 16:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption: kantor Pemerintah Kecamatan Proppo Pamekasan terlihat sepi, (dok. regamedianews).

Caption: kantor Pemerintah Kecamatan Proppo Pamekasan terlihat sepi, (dok. regamedianews).

Pamekasan,- Tampak miris suasana ramadhan di kantor Pemerintah Kecamatan (Pemcam) Proppo, Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur.

Pasalnya, kantor yang seharusnya menjadi tempat pelayanan masyarakat, malah dijadikan tempat tidur disaat bulan puasa.

Ironisnya, saat awak media ini mengunjungi kantor kecamatan tersebut, terlihat sejumlah staf Pemerintah Kecamatan Proppo tampak tidur.

Bahkan, sudah tersedia kasur, hingga tidak mengetahui apabila ada masyarakat datang, untuk mendapatkan pelayanan keadministraisian kependudukan.

Lebih mirisnya, Plt Camat yang diketahui stafnya bahwa ada di ruang kerjanya, diduga dianjurkan tidak ada di kantor, apabila ada wartawan untuk menemui.

Baca Juga :  Resmikan Gedung Pavilyun Graha Utama RSUD dr. Mohammad Zyn, Wabup Sampang: Khusus Pasien Umum

Ansori, awak media ini mengungkapkan, bermula saat dirinya hendak menemui Camat Proppo, guna konfirmasi ihwal proposal pondok ramadhan yang diajukannya.

“Saya melihat staf kantor pemerintah kecamatan itu ada yang tidur, lengkap dengan kasurnya,” ujarnya, Rabu (27/03/2024).

Lantas datang staf perempuan dan menghampiri, mempertanyakan terkait menemui siapa dan keperluannya.

“Saya bertanya balik, apakah pak camat ada ?. Setelah dicek oleh staf itu, katanya ada di ruangannya,” ungkap Ansori.

Baca Juga :  Blanko Kosong, Pemohon Pembuatan SIM di Bangkalan Dapat Surat Keterangan Sementara

Namun kemudian, staf laki-laki yang tadinya terlihat tidur menghampiri dirinya dengan pertanyaan yang sama.

“Ketika staf itu ngecek ke ruangan camat, lalu menyampaikan camat  tidak ada, dan sudah keluar. Padahal, staf perempuan awal mengatakan camat ada,” ketusnya.

Menyikapi hal tersebut, tegas Ansori, keberadaan Pemerintah Kecamatan Proppo perlu dipertanyakan, meski kantornya terlihat seperti bangunan gedung megah.

“Jika camat ada dibilang tidak ada, sama halnya camat tersebut terkesan menghindar dan alergi terhadap awak media, lantaran tidak mau menemui,” pungkasnya.

Berita Terkait

Pamekasan Darurat Perceraian, 1.694 Kasus Masuk Pengadilan Agama
Musrenbang Banyuates, Ra Mahfudz Beberkan 4 Prioritas Sampang 2027
Lecehkan Atlet, KBI Bangkalan Desak Ketua Pengprov Jatim Dicopot
Blak-Blakan! Kades Waru Barat ‘Semprot’ PDAM Depan Bupati Pamekasan
Resmi Dilaunching, SPPG Torjunan Komitmen Sajikan Menu Higienis
MUI Sampang Larang Haflatul Imtihan Diisi Hiburan Langgar Syariat
Ra Mahfudz Proyeksikan Torjun Jadi Jantung Pemerintahan Sampang
Forkot Pamekasan Endus Aroma ‘Titipan’ Proyek di APBD 2025

Berita Terkait

Kamis, 29 Januari 2026 - 19:07 WIB

Pamekasan Darurat Perceraian, 1.694 Kasus Masuk Pengadilan Agama

Kamis, 29 Januari 2026 - 13:08 WIB

Musrenbang Banyuates, Ra Mahfudz Beberkan 4 Prioritas Sampang 2027

Rabu, 28 Januari 2026 - 22:39 WIB

Lecehkan Atlet, KBI Bangkalan Desak Ketua Pengprov Jatim Dicopot

Rabu, 28 Januari 2026 - 20:49 WIB

Blak-Blakan! Kades Waru Barat ‘Semprot’ PDAM Depan Bupati Pamekasan

Rabu, 28 Januari 2026 - 18:29 WIB

Resmi Dilaunching, SPPG Torjunan Komitmen Sajikan Menu Higienis

Berita Terbaru