300 Siswa Bangkalan Didaftarkan BPJS Ketenagakerjaan

- Jurnalis

Selasa, 25 Juni 2024 - 16:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption: Kepala BPJS Ketenagakerjaan menyerahkan kartu BPJS secara simbolis kepada perwakilan siswa magang di SMKN 2 Bangkalan, (dok. regamedianews).

Caption: Kepala BPJS Ketenagakerjaan menyerahkan kartu BPJS secara simbolis kepada perwakilan siswa magang di SMKN 2 Bangkalan, (dok. regamedianews).

Bangkalan,- Sebanyak 300 siswa magang SMKN 2 Bangkalan, Madura, Jawa Timur, telah didaftarkan sebagai peserta jaminan sosial BPJS Ketenagakerjaan, Selasa (25/06/2024).

Kepala Sekolah SMKN 2 Bangkalan Nur Azizah mengatakan, para siswa yang akan melakukan magang, sudah mendapatkan perlindungan sosial melalui BPJS Ketenagakerjaan.

“Langkah ini diambil, untuk memastikan para siswa mendapat perlindungan selama menjalani masa magang,” ucapnya.

Selain itu, ungkap Nur Azizah, memang kartu keanggotaan BPJS Ketenagakerjaan wajib menjadi salah satu syarat dari perusahaan tempat siswa magang.

“Sehingga, pendaftaran siswa magang sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan telah disepakati oleh seluruh wali siswa. Biaya pembiayaan selama 6 bulan ditanggung wali siswa melalui pihak sekolah,” ujarnya

Baca Juga :  Pria Tewas Tergantung di Bangkalan Ternyata Dibunuh Anak Dibawah Umur

Sementara itu, Kepala BPJS Ketenagakerjaan cabang Madura Indriyatno, mengapresiasi kerjasama antara sekolah dan BPJS Ketenagakerjaan.

Ia juga menjelaskan, manfaat perlindungan BPJS Ketenagakerjaan meliputi perlindungan risiko kerja, mulai dari berangkat, saat bekerja, dan perjalanan pulang.

“Jika terjadi kecelakaan kerja, para siswa dapat ditangani di Rumah Sakit kelas 1 hingga sembuh tanpa batas biaya. Jika meninggal dunia, keluarga siswa dapat menerima santunan kematian senilai minimal 42 juta,” jelasnya.

Indriyatno berharap, program ini menjadi contoh bagi seluruh lembaga pendidikan khususnya SMK dan Perguruan Tinggi dan Universitas di Madura Raya.

Baca Juga :  Misteri Kebakaran Pasar Tanah Merah Belum Terungkap, 180 Kios Rata Dengan Tanah

Sebab, diketahui di Madura ini banyak memiliki siswa serta mahasiswa praktek kerja lapangan (PKL) atau magang maupun KKN.

“Semoga sinergi ini membawa manfaat bagi semua pihak,” imbuhnya.

Sesuai Permenaker RI Nomor 5 Tahun 2021 bahwa Peserta magang, siswa kerja praktek,wajib didaftarkan dalam program JKK dan JKM melalui BPJS Ketenagakerjaan.

Selain itu, jelas Indriyatno, berdasarkan SE Menteri Pendidikan nomor 8 tahun 2021 juga menyatakan, penyelenggara pendidikan wajib mengikutsertakan seluruh tenaga pendidiknya.

“Karena dalam proses perpanjangan izin operasional maupun pengusulan sertifikasi tenaga pendidik, wajib menunjukkan bukti kepesertaan aktif BPJS Ketenagakerjaan,” pungkasnya.

Berita Terkait

BPJS Ketenagakerjaan Perluas Perlindungan Jamsos Tenaga Pendidik Madrasah di Bangkalan
SDN Tlagah 2 Bangkalan Ambruk, Hak Keamanan Siswa Terabaikan
Antisipasi Cuaca Ekstrem, DLH Sampang Pangkas Pohon Rawan Tumbang
Kodim 0826 Pamekasan Perkuat Sinergi Dengan Insan Pers
Bupati Sumenep Mutasi Sejumlah Pejabat, Tekankan Peningkatan Pelayanan Publik
Warga Miskin Pamekasan Luput Dari Bansos Akibat Salah Data
Soal HET Pupuk, Petani Sampang Bisa Lapor ke “Halo Pak Amran!”
Dana Desa Bangkalan 2026 Terpangkas Tajam

Berita Terkait

Senin, 19 Januari 2026 - 20:04 WIB

BPJS Ketenagakerjaan Perluas Perlindungan Jamsos Tenaga Pendidik Madrasah di Bangkalan

Senin, 19 Januari 2026 - 11:57 WIB

SDN Tlagah 2 Bangkalan Ambruk, Hak Keamanan Siswa Terabaikan

Sabtu, 17 Januari 2026 - 11:32 WIB

Antisipasi Cuaca Ekstrem, DLH Sampang Pangkas Pohon Rawan Tumbang

Jumat, 16 Januari 2026 - 14:23 WIB

Kodim 0826 Pamekasan Perkuat Sinergi Dengan Insan Pers

Kamis, 15 Januari 2026 - 16:28 WIB

Bupati Sumenep Mutasi Sejumlah Pejabat, Tekankan Peningkatan Pelayanan Publik

Berita Terbaru

Caption: jaket hitam, Ketua DPRD Pamekasan Ali Masykur saat meninjau rumah warga Sana Daja yang rusak akibat fenomena tanah gerak, (dok. Kurdi Rega Media).

Peristiwa

DPRD Pamekasan Desak BPBD Segera Tangani Longsor di Sana Daja

Senin, 19 Jan 2026 - 10:49 WIB

Caption: sejumlah warga Desa Gersempal berada di halaman rumah terduga pelaku wanita inisial SH, dan tampak anggota Polsek Omben melakukan pengamanan, (sumber foto: Humas Polres Sampang).

Hukum&Kriminal

Diduga Selingkuh, Pemuda di Sampang Disandera Warga

Minggu, 18 Jan 2026 - 13:53 WIB