Kasus Pengeroyokan Wanita di Robatal, Saksi Mangkir Panggilan Polisi

- Jurnalis

Kamis, 14 November 2024 - 20:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption: Kasi Humas Polres Sampang Ipda Dedy Dely Rasidie, saat diwawancara awak media, (dok. regamedianews).

Caption: Kasi Humas Polres Sampang Ipda Dedy Dely Rasidie, saat diwawancara awak media, (dok. regamedianews).

SAMPANG,- Kasus dugaan pengeroyokan inisial SS seorang wanita di Desa Gunung Rancak, Robatal, Sampang, Jawa Timur, terus bergulir.

Pasalnya, hingga saat ini Kepolisian Resor (Polres) setempat masih melakukan penyelidikan terhadap kasus dugaan penganiayaan tersebut.

Bahkan sebelumnya, penyidik Satreskrim sudah melayangkan surat panggilan pertama terhadap saksi beberapa waktu lalu.

“Kami sudah kirim surat panggilan terhadap saksi,” ujar Kanit Pidum Satreskrim Polres Sampang Ipda Sujianto, Senin (11/11/24) kemarin.

Namun, kata Sujianto, saksi tersebut tidak menghadiri panggilannya, untuk dilakukan pemeriksaan atau dimintai keterangan.

“Kami sudah panggil saksinya, tapi tidak hadir. Saksi waktu kejadian, diantaranya bapak si korban,” ungkapnya usai press conference kasus judi online.

Baca Juga :  Ketum PJS Kutuk Aksi Penganiayaan Jurnalis di Kawarang

Terbaru, hal senada disampaikan Kasi Humas Polres Sampang Ipda Dedy Dely Rasidie, saat dikonfirmasi awak media ini.

“Masih proses lidik mas,” tulis singkat Dedy melalui pesan whatsappnya, Kamis (14/11) petang.

Sebelumnya, imbuh Dedy, pihaknya telah berkirim surat panggilan terhadap saksi.

“Namun, saksi masih belum menghadap,” ujar perwira pertama (pama) berpangkat satu balok emas dipundaknya ini.

Kendati demikian, tegas Dedy, pihaknya akan kembali melayangkam surat panggilan kedua terhadap saksi.

“Dalam waktu dekat kami lakukan panggilan kedua mas,” ungkapnya kepada regamedianews.

Diberitakan sebelumnya, Matnagi orang tua korban berharap, polisi segera menangkap pelaku penganiayaan terhadap putrinya.

“Tolong segera diproses dan ditangkap, agar mereka (pelaku) tidak terbiasa main hakim sendiri, saya percaya ke polisi,” pintanya.

Baca Juga :  Pelaku Tragedi berdarah di Sampang berhasil di Bekuk Petugas

Sementara itu, pasca terjadinya penganiayaan dan peengeroyokaan, korban (S) melaporkannya ke Polres Sampang.

Sementara menurut keterangan korban, saat kejadian bermula dirinya sedang berada didalam rumah, karena dipanggil ada tamu akhirnya keluar.

Namun saat keluar, tiba-tiba dirinya ditarik dan dihajar secara membabi buta, oleh beberapa orang wanita tanpa musabbab.

“Sempat dilerai bapak, namun tetap saja saya dihajar mereka,” ujarnya kepada awak media ini.

Tidak hanya itu, pelaku diduga telah merencanakan aksi penganiyaan dari sebelumnya, terbukti saat kejadian langsung direkam.

“Kemudian viral di media sosial,” ucapnya.

Berita Terkait

Polres Sumenep Gagalkan Peredaran 1 Ons Sabu
Kasus Curanmor di Pasar Tanah Merah Terungkap
Hampir 5 Bulan, Kasus Pajak RSMZ Sampang Nihil Tersangka
Diduga Selingkuh, Pemuda di Sampang Disandera Warga
Polres Sumenep Bongkar Sindikat Judi Online Slot Gacor
Polisi Selidiki Pencurian Kabel Trafo PJU JLS Sampang
Sukses Tangkap Jambret Maut, Reskrim Pamekasan Diganjar Reward
Diringkus! Jambret Maut di Pamekasan Terancam 15 Tahun Penjara

Berita Terkait

Kamis, 22 Januari 2026 - 21:08 WIB

Polres Sumenep Gagalkan Peredaran 1 Ons Sabu

Rabu, 21 Januari 2026 - 09:09 WIB

Kasus Curanmor di Pasar Tanah Merah Terungkap

Selasa, 20 Januari 2026 - 20:04 WIB

Hampir 5 Bulan, Kasus Pajak RSMZ Sampang Nihil Tersangka

Minggu, 18 Januari 2026 - 13:53 WIB

Diduga Selingkuh, Pemuda di Sampang Disandera Warga

Sabtu, 17 Januari 2026 - 14:21 WIB

Polres Sumenep Bongkar Sindikat Judi Online Slot Gacor

Berita Terbaru

Caption: Kapolres Sumenep AKBP Anang Hardiyanto didampingi Kasat Resnarkoba dalam press conference, (dok. foto istimewa).

Hukum&Kriminal

Polres Sumenep Gagalkan Peredaran 1 Ons Sabu

Kamis, 22 Jan 2026 - 21:08 WIB

Caption: tengah, Wakil Bupati Bangkalan Moh Fauzan Ja'far, hadir dalam kegiatan pemberian arahan kepada ASN Pendidikan, (sumber foto. laman resmi Pemkab Bangkalan).

Daerah

Wabup Bangkalan Tekankan Profesionalisme ASN Pendidikan

Kamis, 22 Jan 2026 - 17:23 WIB