Proyek Pembangunan Puskesmas Mandangin Diujung Tanduk

- Jurnalis

Kamis, 19 Desember 2024 - 09:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption: dihantui deadline, pengerjaan proyek pembangunan Puskesmas Mandangin masih berlangsung, (dok. regamedianews).

Caption: dihantui deadline, pengerjaan proyek pembangunan Puskesmas Mandangin masih berlangsung, (dok. regamedianews).

SAMPANG,- Proyek pembangunan Puskesmas di Pulau Mandangin, Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur, terus menjadi sorotan.

Pasalnya, mendekati deadline 24 Desember 2024, progres pembangunan puskesmas yang dikerjakan CV Andien tidak kunjung rampung.

Bahkan, kontraktor proyek dengan anggaran Rp 6,3 miliar tersebut diambang blacklist (putus kontrak, red).

“Kami telah memanggil pihak terkait, meminta penjelasan atas keterlambatan proyek itu,” ujar Mahfud ketua Komisi IV DPRD Sampang.

Ia menegaskan, pihaknya tidak ingin tahu prosesnya, dan tidak memunculkan masalah hukum dikemudian hari.

“Kami sudah meminta Inspektorat untuk menindaklanjuti, proyek ini juga menjadi atensi Kejaksaan,” ungkapnya.

Baca Juga :  Jumlah Janda di Sampang Meningkat, Ini Penyebabnya...?

Mahfud mendesak, apabila pekerjaan tidak sesuai perjanjian, termasuk dari segi kualitas dan tenggang waktu, kontrak harus segera diputus.

“Apa boleh buat !, kembalikan saja tanggung jawab ini kepada dinas terkait dan penegak hukum,” ketusnya.

Anggota DPRD fraksi PKS ini mengaku, sudah maksimal dalam menjalankan fungsi kontrolnya.

“Tapi kontraktor yang tidak serius harus ditindak. Jangan main-main dengan uang rakyat,” tegas Mahfud, dikutip dari salah satu media online, Kamis (19/12).

Ia mengungkapkan, warga Pulau Mandangin berharap proyek itu menjadi solusi atas minimnya layanan kesehatan di wilayahnya.

Baca Juga :  Selama Ramadhan, Jam Kerja ASN Pemkab Sampang Dirubah

“Kalau proyek ini gagal, masyarakat yang akan jadi korban, dan banyak yang ngeluh,” ucapnya.

Mahfud juga menekankan, pentingnya peran serta masyarakat dalam mengawasi pelaksanaan proyek pembangunan puskesmas tersebut.

“Kami minta pemerintah untuk tetap konsisten,” tandasnya.

Jika kontraktor tidak mampu menyelesaikan pekerjaannya dengan baik, maka sanksi tegas, termasuk blacklist, harus diterapkan.

“Jangan biarkan uang rakyat terbuang percuma,” pungkasnnya.

Sementara itu, CV Andien hingga kini belum memberikan tanggapan atas keterlambatan ini, meskipun telah dimintai klarifikasi oleh awak media.

Berita Terkait

Sikat Reklame Liar! Satpol PP Sumenep Jalankan Instruksi Presiden
Pemkab Sumenep Pastikan Dana Stimulan Tahap II Tepat Sasaran
Bupati Pamekasan Minta Tuduhan Jual Beli Jabatan Disertai Bukti
Soal Jaspel, Bupati Sampang Pastikan Hak Nakes RSMZ Terpenuhi
Evaluasi RSMZ, Bupati Sampang Tekankan Hapus Pola Lama
Kamura Gagas KEK Tembakau Madura Demi Kesejahteraan Petani
Cegah Keracunan, Disdik Sampang Perketat Pengawasan MBG
Demo Forkot Desak Transparansi Anggaran Pokir DPRD Pamekasan

Berita Terkait

Sabtu, 7 Februari 2026 - 13:03 WIB

Sikat Reklame Liar! Satpol PP Sumenep Jalankan Instruksi Presiden

Sabtu, 7 Februari 2026 - 08:03 WIB

Pemkab Sumenep Pastikan Dana Stimulan Tahap II Tepat Sasaran

Jumat, 6 Februari 2026 - 20:22 WIB

Bupati Pamekasan Minta Tuduhan Jual Beli Jabatan Disertai Bukti

Jumat, 6 Februari 2026 - 18:57 WIB

Soal Jaspel, Bupati Sampang Pastikan Hak Nakes RSMZ Terpenuhi

Jumat, 6 Februari 2026 - 16:11 WIB

Evaluasi RSMZ, Bupati Sampang Tekankan Hapus Pola Lama

Berita Terbaru

Caption: Bupati Sampang H. Slamet Junaidi, didampingi Pembina Sampang Kreatif Andi Sulfa dan Plt Kepala Diskopindag Sampang Zaiful Muqaddas, saat meninjau stan Bazar UMKM, (dok. foto istimewa).

Ekonomi

Sampang Kreatif Geliatkan Ekonomi Lewat Bazar UMKM

Minggu, 8 Feb 2026 - 01:24 WIB

Caption: Kanit Resmob Satreskrim Polres Sampang bersama Kapolsek Kedungdung dan anggotanya, saat mengamankan dua pelaku penganiayaan guru tugas, (sumber foto. Humas Polres Sampang).

Hukum&Kriminal

Polisi Tangkap Wali Santri Penganiaya Guru Tugas di Sampang

Sabtu, 7 Feb 2026 - 17:26 WIB

Caption: ilustrasi pasangan suami istri di Kabupaten Bangkalan digerebek polisi saat asyik pesta sabu-sabu didalam kamar rumahnya, (dok. Redaksi Rega Media).

Hukum&Kriminal

Pasutri Pengedar Sabu di Bangkalan Digerebek Polisi Saat Nyabu

Sabtu, 7 Feb 2026 - 10:17 WIB