AKBP Hendro: Bangkalan Harus Bersih Dari Curanmor

- Jurnalis

Sabtu, 3 Mei 2025 - 14:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption: Kapolres Bangkalan AKBP Hendro Sukmono, didampingi Kasat Reskrim dan Kasi Humas Polres Bangkalan, (dok. regamedianews).

Caption: Kapolres Bangkalan AKBP Hendro Sukmono, didampingi Kasat Reskrim dan Kasi Humas Polres Bangkalan, (dok. regamedianews).

Bangkalan,- Polres Bangkalan berhasil menjaring ratusan motor dari razia yang dilakukan di wilayah Bangkalan selama seminggu terakhir.

Ratusan motor itu disita, setelah pengendara tidak bisa menunjukkan surat kepemilikan kendaraan.

Razia berkala yang dilakukan oleh Polres Bangkalan itu merupakan tindak lanjut maraknya kasus curanmor.

Dari Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) Operasi Cipta Kondisi itu, menyita sejumlah 122 kendaraan bermotor.

Dengan rincian 112 sepeda motor, 6 kendaraan roda empat, dan 4 kendaraan roda enam.

Hasil dari pemeriksaan, ada 20 unit sepeda motor di antaranya tidak sesuai dengan plat nomor, nomor rangka (noka), dan nomor mesin (nosin).

Baca Juga :  Jadikan Desa Mandiri, KKN 04 UTM Adakan Pelatihan dan Pendampingan Manajemen Keungan BUMDes

Kapolres Bangkalan AKBP Hendro Sukmono mengatakan, pihaknya sudah merilis 20 sepeda motor tidak sama nomor rangka dan plat nomornya.

“Bagi masyarakat yang merasa motornya hilang, silahkan motor-motor ini diambil,” ujarnya.

Namum, harus membawa surat kepemilikan kendaraan yang lengkap tanpa ada biaya apapun.

“Masyarakat tidak perlu takut, kami memiliki misi supaya Bangkalan bersih dari curanmor,” tegas Hendro.

Pernyataannya, berkaca dari hasil ungkap kasus Polrestabes Surabaya beberapa waktu lalu.

“40 persen kendaraan hasil curian dijual ke Madura,” ungkap mantan Kapolres Sampang ini.

Baca Juga :  Pererat Hubungan Dengan Agen-Agen di Bangkalan

Hendro menjelaskan, KRYD Operasi Cipta Kondisi itu, juga sebagai respons maraknya aksi curanmor dan begal di Bangkalan.

Razia di beberapa tempat, dimungkinkan akan kembali dilanjutkan, dengan harapan menekan angka kriminalitas.

“Kami akan terus memasifkan razia di 18 kecamatan di Bangkalan. Untuk masyarakat tidak perlu khawatir,” bebernya.

Selama memiliki surat surat kendaraan yang lengkap, tegas Hendro, dipastikan aman.

“Kami hanya ingin Bangkalan bersih dari motor hasil curian,” pungkas perwira Alumnus Akpol tahun 2005 itu.

Berita Terkait

Diduga Selingkuh, Pemuda di Sampang Disandera Warga
Polres Sumenep Bongkar Sindikat Judi Online Slot Gacor
Polisi Selidiki Pencurian Kabel Trafo PJU JLS Sampang
Sukses Tangkap Jambret Maut, Reskrim Pamekasan Diganjar Reward
Diringkus! Jambret Maut di Pamekasan Terancam 15 Tahun Penjara
Pj Kades Tlagah Bantah Jambret Maut di Pamekasan Jabat Kasun
Cek Disini…! Daftar Motor Hasil Ungkap Polres Sampang
Satu Persatu Bandit Motor Sampang Diringkus

Berita Terkait

Minggu, 18 Januari 2026 - 13:53 WIB

Diduga Selingkuh, Pemuda di Sampang Disandera Warga

Sabtu, 17 Januari 2026 - 14:21 WIB

Polres Sumenep Bongkar Sindikat Judi Online Slot Gacor

Jumat, 16 Januari 2026 - 10:15 WIB

Polisi Selidiki Pencurian Kabel Trafo PJU JLS Sampang

Rabu, 14 Januari 2026 - 18:40 WIB

Sukses Tangkap Jambret Maut, Reskrim Pamekasan Diganjar Reward

Senin, 12 Januari 2026 - 21:04 WIB

Diringkus! Jambret Maut di Pamekasan Terancam 15 Tahun Penjara

Berita Terbaru

Caption: jaket hitam, Ketua DPRD Pamekasan Ali Masykur saat meninjau rumah warga Sana Daja yang rusak akibat fenomena tanah gerak, (dok. Kurdi Rega Media).

Peristiwa

DPRD Pamekasan Desak BPBD Segera Tangani Longsor di Sana Daja

Senin, 19 Jan 2026 - 10:49 WIB

Caption: sejumlah warga Desa Gersempal berada di halaman rumah terduga pelaku wanita inisial SH, dan tampak anggota Polsek Omben melakukan pengamanan, (sumber foto: Humas Polres Sampang).

Hukum&Kriminal

Diduga Selingkuh, Pemuda di Sampang Disandera Warga

Minggu, 18 Jan 2026 - 13:53 WIB