Pelanggar Lalulintas di Sampang Melonjak

- Jurnalis

Jumat, 1 Agustus 2025 - 16:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption: anggota Satlantas Polres Sampang, memberikan sanksi tilang kepada pelanggar lalulintas saat terjaring Operasi Patuh 2025, (dok. Polantas Sampang).

Caption: anggota Satlantas Polres Sampang, memberikan sanksi tilang kepada pelanggar lalulintas saat terjaring Operasi Patuh 2025, (dok. Polantas Sampang).

Sampang,- Operasi Patuh Semeru 2025 di wilayah hukum Polres Sampang, Jawa Timur, telah usai.

Alhasil, jumlah pelanggaran lalulintas (lalin) mengalami lonjakan signifikan, dibanding tahun sebelumnya.

Kasat Lantas Polres Sampang AKP Sigit Ekan Sahudi, melalui KBO Lantas Ipda Andi Purwiyanto, membenarkan lonjakan tersebut.

“Iya mas, mengalami peningkatan,” ujarnya, saat dihubungi melalui pesan whatsappnya, Jumat (1/8) sore.

Andi menjelaskan, meningkatnya angka pelanggaran lalin, berdasarkan jumlah sanksi tilang dan teguran.

Baca Juga :  Minum Miras Oplosan, Dua Pemuda di Sumenep Tewas

“Operasi Patuh 2024, Etle Mobile jumlahnya nihil, di tahun 2025 ini sebanyak 76 pelanggaran,” jelasnya.

Sedangkan sanksi tilang manual, kata Andi, sebelumnya hanya 1165, kini melonjak hingga 4022 pelanggaran.

“Jumlah teguran, semula 3035, meningkat sebanyak 4545. Total keseluruhan 8643 pelanggaran,” jelasnya.

Diberitakan sebelumnya, petugas kepolisian menjaring ribuan pengendara yang melanggar aturan lalin.

Dari ribuan pelanggaran yang tercatat, tidak menggunakan helm mendominasi (paling banyak, red).

Andi mengungkapkan, jenis pelanggaran kelengkapan kendaran juga cukup mendominasi.

Baca Juga :  Tahun 2018, 10 Sekolah Dasar di Sampang Dapat Progas

“Seperti motor tidak dilengkapi spion, pelat nomor, bahkan knalpot tidak sesusai standart (kenalpot brong),” terangnya.

Andi menambahkan, pelanggaran lalin tersebut, terjaring saat melaksanakan Operasi Patuh di jalur lintas nasional.

“Tepatnya di sekitar kawasan Sampang kota, maupun sekitarnya,” beber Pama berpangkat satu balok emas dipundaknya.

Sekadar diketahui, Operasi Patuh Semeru dilaksanakan selama dua pekan, dimulai sejak tanggal 14 sampai 27 Juli 2025.

Penulis : Harry

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Kapolres Sampang Ajak Jurnalis Bangun Citra Positif Polri
Sekda Sampang Pastikan Revitalisasi Puskesmas Omben Masuk Skala Prioritas 2027
Kuota RTLH Pamekasan 2025 Menurun, Anggaran Per Unit Diusulkan Naik
Kawal Musrenbang, Amin Rais Dorong Percepatan Pembangunan Omben
Konser Valen di Sampang Berlanjut, Penyelenggara Pastikan Sesuai Norma
Usulan Strategis Omben Fokuskan Revitalisasi Puskesmas dan Perbaikan Jalan
Musrenbang Camplong: Sentil Kelangkaan Pupuk Ditengah Program Gizi
Kecamatan Sampang Ditarget Jadi Barometer Kemajuan

Berita Terkait

Rabu, 4 Februari 2026 - 23:41 WIB

Kapolres Sampang Ajak Jurnalis Bangun Citra Positif Polri

Rabu, 4 Februari 2026 - 10:18 WIB

Sekda Sampang Pastikan Revitalisasi Puskesmas Omben Masuk Skala Prioritas 2027

Selasa, 3 Februari 2026 - 20:11 WIB

Kuota RTLH Pamekasan 2025 Menurun, Anggaran Per Unit Diusulkan Naik

Selasa, 3 Februari 2026 - 18:40 WIB

Kawal Musrenbang, Amin Rais Dorong Percepatan Pembangunan Omben

Selasa, 3 Februari 2026 - 16:44 WIB

Konser Valen di Sampang Berlanjut, Penyelenggara Pastikan Sesuai Norma

Berita Terbaru

Caption: Operasi Keselamatan Semeru 2026, petugas mengecek urine sopir bus di Terminal Trunojoyo Sampang, (sumber foto. Humas Polres Sampang).

Hukum&Kriminal

Ditlantas Polda Jatim Tes Urine Sopir Bus di Sampang

Rabu, 4 Feb 2026 - 08:08 WIB

Caption: Pj Pemimpin Cabang BRI Bangkalan, Dwi Floresvita RA, secara simbolis menyerahkan klaim asuransi nasabah, (dok. foto istimewa).

Ekonomi

Ahli Waris Nasabah BRI Bangkalan Terima Santunan Rp52 Juta

Selasa, 3 Feb 2026 - 23:58 WIB