Bangkalan,- Konferensi Cabang (Konfercab) PDI Perjuangan Bangkalan tahun ini, menjadi momen penting bagi proses regenerasi kepemimpinan partai.
Ketua DPC PDI Perjuangan Bangkalan, H. Fatkhurrahman, secara tegas menyatakan tidak akan mencalonkan diri setelah memimpin partai selama dua dekade.
Menurut Fatkhurrahman, kepemimpinannya selama 20 tahun sudah cukup, untuk membawa PDI Perjuangan Bangkalan mencapai puncak prestasi politik, termasuk mengantarkan kader partai menduduki kursi Bupati Bangkalan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Saya rasa 20 tahun sudah cukup. Cita-cita saya sudah tercapai, kader PDI Perjuangan bisa sampai ke kursi bupati. Jadi, saya serahkan estafet kepemimpinan ini kepada generasi yang lebih muda,” ujarnya.
Meski demikian, Fatkhurrahman menegaskan, dirinya tetap setia bersama PDI Perjuangan. Langkah mundurnya dari kursi ketua disebut sebagai bentuk komitmen untuk memberi ruang regenerasi di tubuh partai.
“Saya tidak meninggalkan PDI Perjuangan. Hanya saja, usia saya sudah tidak seagresif dulu. Ini waktunya memberi kesempatan kader lain untuk memimpin,” tegasnya.
Seiring keputusan Fatkhurrahman tidak maju lagi, nama Bupati Bangkalan, Lukman Hakim, muncul sebagai salah satu kandidat kuat pengganti Ketua DPC.
Usulan tersebut mencuat dalam Rapat Kerja Cabang (Rakercab) PDI Perjuangan Bangkalan yang digelar di Aula DPC PDI Perjuangan, Minggu (31/8/25).
Menanggapi hal itu, Lukman menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kader partai, namun menekankan bahwa proses saat ini masih dalam tahap penjaringan.
“Saya ucapkan terima kasih atas kepercayaan dari kader-kader PDI Perjuangan Bangkalan. Tapi ini masih awal penjaringan, nanti tetap ada tahapan selanjutnya,” kata Lukman.
Ia menegaskan, mekanisme pemilihan akan sepenuhnya mengikuti aturan partai, mulai dari usulan nama hingga keputusan akhir di tingkat DPP.
“Pemilihannya bukan sekarang. Kita masih proses penjaringan. Nanti ada tahapan berikutnya untuk memilih dari nama-nama yang diusulkan,” jelasnya.
Ketika ditanya soal kesiapannya, Lukman menegaskan dirinya siap jika partai menugaskan.
“Kalau kader PDIP itu harus siap terus. Harus satu komando, ditempatkan di mana pun sesuai arahan Ketua Umum. Jadi kalau memang ditugaskan, saya siap,” ucapnya.
Lukman juga menyinggung kepemimpinan Fatkhurrahman yang telah membawa PDI Perjuangan Bangkalan mencapai banyak capaian.
Menurutnya, meski masa jabatan Fatkhurrahman sudah selesai, perannya tetap akan menjadi teladan dan panutan bagi seluruh kader.
“Dalam AD/ART memang masanya sudah berakhir. Tapi siapapun nanti yang terpilih, beliau tetap mentor, penasehat, sekaligus rujukan kita. Karena selama kepemimpinannya, beliau sukses membawa partai mencapai prestasi luar biasa,” tutur Lukman.
Dengan demikian, Konfercab kali ini tidak hanya menjadi ajang pergantian ketua, tetapi juga momentum penting untuk meneguhkan soliditas partai di Bangkalan.
“Yang jelas, saya percaya seluruh kader PDI Perjuangan Bangkalan akan tetap solid dan satu komando,” pungkas Lukman.
Penulis : Syafin
Editor : Redaksi