Kabupaten Sampang Darurat Kasus Campak

- Jurnalis

Kamis, 11 September 2025 - 07:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption: ilustrasi balita menderita penyakit campak.

Caption: ilustrasi balita menderita penyakit campak.

Sampang,- Masyarakat Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur, kini mulai dihantui penyakit campak.

Pasalnya, penyakit yang kerap diderita kalangan anak-anak ini, mengalami lonjakan kasus.

Keterangan dihimpun rega media, tercatat hingga akhir Agustus 2025, sebanyak 653 suspek campak.

Kasus tersebut, tersebar merata di 14 kecamatan dengan angka penularan harian cukup tinggi.

Staf Surveilans Imunisasi P2P Dinas Kesehatan KB Sampang, Esti Utami mengatakan, saat ini jumlah kasus campak meningkat.

Baca Juga :  Hari Pertama Puasa Ramadhan, Wilayah Madura Dilanda Hujan

“Laporan sebelumnya berjumlah 433, namun kini meningkat drastis,” ujarnya, Rabu (10/9/25).

Ia menyebutkan, sampai awal September kemarin, suspek campak sudah mencapai 653 kasus.

“Penyebaran kasusnya, hampir terjadi di wilayah Sampang,” ungkap Esti, dikutip dari salah satu media online.

Kecamatan Camplong dan Omben, kata Esti, menjadi penyumbang tertinggi kasus campak.

“Tapi saat ini kami telah memperketat pemantauan, melalui Puskesmas dan Fasyankes di tingkat desa,” ujarnya

Baca Juga :  MUI Jatim Teken Kontrak Kerjasama Pelatihan Legal Dengan UTM

Menurut Esti, faktor rendahnya cakupan imunisasi, menjadi penyebab utama lonjakan kasus.

“Capaian imunisasi MR kita pada tahun 2024 hanya sekitar 69%, sehingga banyak anak tidak terlindungi dari campak,” ungkapnya.

Maka dari itu, Dinkes KB Sampang menghimbau masyarakat agar tidak menunda imunisasi anak.

“Campak bisa dicegah, tapi jika dibiarkan bisa berbahaya,” pungkasnya.

Penulis : Harry

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Sikat Reklame Liar! Satpol PP Sumenep Jalankan Instruksi Presiden
Pemkab Sumenep Pastikan Dana Stimulan Tahap II Tepat Sasaran
Bupati Pamekasan Minta Tuduhan Jual Beli Jabatan Disertai Bukti
Soal Jaspel, Bupati Sampang Pastikan Hak Nakes RSMZ Terpenuhi
Evaluasi RSMZ, Bupati Sampang Tekankan Hapus Pola Lama
Kamura Gagas KEK Tembakau Madura Demi Kesejahteraan Petani
Cegah Keracunan, Disdik Sampang Perketat Pengawasan MBG
Demo Forkot Desak Transparansi Anggaran Pokir DPRD Pamekasan

Berita Terkait

Sabtu, 7 Februari 2026 - 13:03 WIB

Sikat Reklame Liar! Satpol PP Sumenep Jalankan Instruksi Presiden

Sabtu, 7 Februari 2026 - 08:03 WIB

Pemkab Sumenep Pastikan Dana Stimulan Tahap II Tepat Sasaran

Jumat, 6 Februari 2026 - 20:22 WIB

Bupati Pamekasan Minta Tuduhan Jual Beli Jabatan Disertai Bukti

Jumat, 6 Februari 2026 - 18:57 WIB

Soal Jaspel, Bupati Sampang Pastikan Hak Nakes RSMZ Terpenuhi

Jumat, 6 Februari 2026 - 16:11 WIB

Evaluasi RSMZ, Bupati Sampang Tekankan Hapus Pola Lama

Berita Terbaru

Caption: Bupati Sampang H. Slamet Junaidi, didampingi Pembina Sampang Kreatif Andi Sulfa dan Plt Kepala Diskopindag Sampang Zaiful Muqaddas, saat meninjau stan Bazar UMKM, (dok. foto istimewa).

Ekonomi

Sampang Kreatif Geliatkan Ekonomi Lewat Bazar UMKM

Minggu, 8 Feb 2026 - 01:24 WIB

Caption: Kanit Resmob Satreskrim Polres Sampang bersama Kapolsek Kedungdung dan anggotanya, saat mengamankan dua pelaku penganiayaan guru tugas, (sumber foto. Humas Polres Sampang).

Hukum&Kriminal

Polisi Tangkap Wali Santri Penganiaya Guru Tugas di Sampang

Sabtu, 7 Feb 2026 - 17:26 WIB

Caption: ilustrasi pasangan suami istri di Kabupaten Bangkalan digerebek polisi saat asyik pesta sabu-sabu didalam kamar rumahnya, (dok. Redaksi Rega Media).

Hukum&Kriminal

Pasutri Pengedar Sabu di Bangkalan Digerebek Polisi Saat Nyabu

Sabtu, 7 Feb 2026 - 10:17 WIB