Bupati Pamekasan Tanggapi Kasus Keracunan MBG di Tlanakan

- Jurnalis

Minggu, 14 September 2025 - 17:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption: Bupati Pamekasan KH Kholilurrahman, saat diwawancara awak media usai sidak gudang distributor tembakau, (dok. regamedianews).

Caption: Bupati Pamekasan KH Kholilurrahman, saat diwawancara awak media usai sidak gudang distributor tembakau, (dok. regamedianews).

Pamekasan,- Bupati Pamekasan Kholilurrahman, angkat bicara terkait peristiwa keracunan Makanan Bergizi Gratis (MBG) menimpa 37 siswa di Tlanakan, Pamekasan.

Ia menegaskan, setiap program baru pasti memiliki tantangan, dan insiden ini akan dijadikan bahan evaluasi bersama.

“Setiap program yang dimulai pastilah ada hambatan,” ujar Kholilurrahman saat diwawancarai, Minggu (14/9/25).

Karena itu, kata Bupati Pamekasan, baru pertama dan hal seperti ini merupakan sesuatu yang lumrah terjadi.

Meski begitu, ia memastikan, penyelidikan terkait penyebab keracunan tengah dilakukan secara intensif oleh pihak berwenang.

Baca Juga :  Plt Walikota Blitar Terima Penghargaan Proklim Terbaik Tingkat Nasional

Ia berharap insiden ini tidak membuat masyarakat kehilangan semangat dalam mendukung program pemerintah.

Menurutnya, penanggung jawab penuh tentu dari pihak MBG, dari dapur penyelenggara yang mendistribusikan.

“Tidak sampai ke instansi, karena itu murni bagian dari program pusat.” tegas Kholilurrahman.

Ia juga menekankan, kasus ini bukan karena unsur kesengajaan, melainkan murni kesalahan teknis yang harus segera diperbaiki.

Baca Juga :  Wakil Bupati Pamekasan Disebut Plt Bupati, Ini Komentar Kabag Humas

Orang nomor satu di lingkungan Pemkab Pamekasan ini pun mengapresiasi, upaya pihak penyelenggara yang telah bekerja maksimal.

“Saya yakin tidak ada unsur kesengajaan,” ujarnya.

Semua sudah diupayakan sebaik mungkin, hanya saja ada kesalahan teknis yang perlu dievaluasi dan diperbaiki.

Lebih lanjut, Kholilurrahman berharap semua pihak, termasuk pemerintah pusat, dapat memaklumi insiden tersebut.

“Lagkah evaluasi sangat penting, agar kejadian serupa tidak kembali terulang dimasa mendatang,” pungkasnya.

Penulis : Kurdi

Editor : Redaksi

Berita Terkait

BPJS Ketenagakerjaan Perluas Perlindungan Jamsos Tenaga Pendidik Madrasah di Bangkalan
SDN Tlagah 2 Bangkalan Ambruk, Hak Keamanan Siswa Terabaikan
Antisipasi Cuaca Ekstrem, DLH Sampang Pangkas Pohon Rawan Tumbang
Kodim 0826 Pamekasan Perkuat Sinergi Dengan Insan Pers
Bupati Sumenep Mutasi Sejumlah Pejabat, Tekankan Peningkatan Pelayanan Publik
Warga Miskin Pamekasan Luput Dari Bansos Akibat Salah Data
Soal HET Pupuk, Petani Sampang Bisa Lapor ke “Halo Pak Amran!”
Dana Desa Bangkalan 2026 Terpangkas Tajam

Berita Terkait

Senin, 19 Januari 2026 - 20:04 WIB

BPJS Ketenagakerjaan Perluas Perlindungan Jamsos Tenaga Pendidik Madrasah di Bangkalan

Senin, 19 Januari 2026 - 11:57 WIB

SDN Tlagah 2 Bangkalan Ambruk, Hak Keamanan Siswa Terabaikan

Sabtu, 17 Januari 2026 - 11:32 WIB

Antisipasi Cuaca Ekstrem, DLH Sampang Pangkas Pohon Rawan Tumbang

Jumat, 16 Januari 2026 - 14:23 WIB

Kodim 0826 Pamekasan Perkuat Sinergi Dengan Insan Pers

Kamis, 15 Januari 2026 - 16:28 WIB

Bupati Sumenep Mutasi Sejumlah Pejabat, Tekankan Peningkatan Pelayanan Publik

Berita Terbaru

Caption: jaket hitam, Ketua DPRD Pamekasan Ali Masykur saat meninjau rumah warga Sana Daja yang rusak akibat fenomena tanah gerak, (dok. Kurdi Rega Media).

Peristiwa

DPRD Pamekasan Desak BPBD Segera Tangani Longsor di Sana Daja

Senin, 19 Jan 2026 - 10:49 WIB

Caption: sejumlah warga Desa Gersempal berada di halaman rumah terduga pelaku wanita inisial SH, dan tampak anggota Polsek Omben melakukan pengamanan, (sumber foto: Humas Polres Sampang).

Hukum&Kriminal

Diduga Selingkuh, Pemuda di Sampang Disandera Warga

Minggu, 18 Jan 2026 - 13:53 WIB