Soal Pengrusakan Alun-Alun Sampang, Bupati Pasrahkan Ke Polres

- Jurnalis

Sabtu, 1 November 2025 - 08:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption: Bupati Sampang H. Slamet Junaidi, sampaikan sambutan malam puncak peringatan Hari Santri Nasional di Alun-Alun Trunojoyo, (dok. regamedianews).

Caption: Bupati Sampang H. Slamet Junaidi, sampaikan sambutan malam puncak peringatan Hari Santri Nasional di Alun-Alun Trunojoyo, (dok. regamedianews).

Sampang,- Malam puncak peringatan Hari Santri Nasional (HSN) di Sampang, Madura, Jawa Timur, digelar di Alun-Alun Trunojoyo, Jumat (31/10/25) malam.

Selain ulama’, tokoh masyarakat, OPD, juga hadir orang nomor satu di lingkungan pemerintah daerah setempat, H Slamet Junaidi.

Dalam sambutannya, politisi Partai NasDem itu meyinggung oknum yang menurut dirinya melakukan aksi vandalisme.

Mantan anggota DPR RI tersebut berkelakar, bahwa oknum yang melakukan pengrusakan bukanlah warga Sampang.

Karena sejatinya, menurut bupati dua periode itu, tidak akan melakukan pengrusakan terhadap fasilitas umum, apalagi saat ini Alun-Alun Trunojoyo menjadi icon kebanggaan Sampang.

Baca Juga :  Maling Rumah Kosong Diciduk Polsek Pabean Cantikan

“Kalau menurut saya yang merusak ini bukan orang Sampang, kalau dia orang Sampang pasti dia merasa memiliki dan juga bisa merawat,” ujarnya.

Pria akrab disapa Aba Idi itupun mengaku, tidak keberatan tentang aksi menyampaikan pendapat lewat demo, namun menurutnya harus bisa memilah antara aksi demo dan pengrusakan.

Apalagi alun-alun tersebut menurutnya dibangun dengan uang rakyat, bukan uang pribadi atau perorangan.

“Demo kemarin saya bisa pisahkan antara demo dengan pengrusakan. Demo saya tidak masalah, karena saya tidak anti kritik,” tegasnya.

Baca Juga :  Tangani Kekeringan, BPBD Sampang Ajukan Bantuan Ke Pemprov Jatim

“Silahkan, apapun yang menjadi kritik dan masukan termasuk dari santri sekalipun monggo,” ucap Aba Idi.

Ia juga menegaskan, pihaknya mengaku siap menerima kritik konstruktif serta masukan, terutama demi membangun Sampang bersama.

Sementara terkait dugaan aksi vandalisme tersebut, Aba Idi mengaku sudah ada ranahnya masing-masing, yakni pihak kepolisian.

“Maka tugasnya Kapolres untuk menyelesaikan seluruhnya. Karena bupati-wakil bupati dan unsur kebawahnya tidak bisa menangkap, yang bisa menangkap Polres,” tegasnya.

Penulis : Harry

Editor : Redaksi

Berita Terkait

SDN Batuporo Timur 1 Sampang Terancam “Gulung Tikar”
IWO Pamekasan Fokus Kawal Pembangunan Madura
Wabup Pamekasan Minta Kades “Sat-Set” Eksekusi Keluhan Warga
Pemkab Sumenep Alokasikan Rp3,1 Miliar Perbaiki 125 RTLH
Kasus Curanmor di Pasar Tanah Merah Terungkap
Hampir 5 Bulan, Kasus Pajak RSMZ Sampang Nihil Tersangka
Wabup Pamekasan Dorong Aspirasi Warga Dituntaskan di Tingkat Desa
PCNU Sampang Matangkan Persiapan Harlah NU Ke-103

Berita Terkait

Kamis, 22 Januari 2026 - 10:09 WIB

SDN Batuporo Timur 1 Sampang Terancam “Gulung Tikar”

Kamis, 22 Januari 2026 - 08:34 WIB

IWO Pamekasan Fokus Kawal Pembangunan Madura

Rabu, 21 Januari 2026 - 23:25 WIB

Wabup Pamekasan Minta Kades “Sat-Set” Eksekusi Keluhan Warga

Rabu, 21 Januari 2026 - 22:40 WIB

Pemkab Sumenep Alokasikan Rp3,1 Miliar Perbaiki 125 RTLH

Rabu, 21 Januari 2026 - 09:09 WIB

Kasus Curanmor di Pasar Tanah Merah Terungkap

Berita Terbaru

Caption: Plt Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sampang, Nur Alam, saat diwawancara awak media, (dok. Harry Rega Media).

Daerah

SDN Batuporo Timur 1 Sampang Terancam “Gulung Tikar”

Kamis, 22 Jan 2026 - 10:09 WIB

Caption: ilustrasi Ikatan Wartawan Online Kabupaten Pamekasan gelar rakerda, (dok. Kurdi Rega Media).

Daerah

IWO Pamekasan Fokus Kawal Pembangunan Madura

Kamis, 22 Jan 2026 - 08:34 WIB

Caption: realisasi program perbaikan RTLH ditandai dengan penyerahan secara simbolis Bupati Sumenep kepada warga penerima manfaat di Desa Gelugur, (sumber foto. Media Center Sumenep).

Daerah

Pemkab Sumenep Alokasikan Rp3,1 Miliar Perbaiki 125 RTLH

Rabu, 21 Jan 2026 - 22:40 WIB

Caption: Jakfar Sodiq kuasa hukum Bupati Sampang H.Slamet Junaidi, pose di depan Gedung Mahkamah Konstitusi, (dok. Harry Rega Media).

Nasional

Isu Bupati Sampang Diperiksa Kejati Dipastikan Hoaks

Rabu, 21 Jan 2026 - 19:59 WIB