Pamekasan,- Pemerintah Kabupaten Pamekasan menggandeng para pengusaha untuk ikut meringankan beban Universal Health Coverage (UHC), melalui kepesertaan jaminan sosial ketenagakerjaan.
Upaya tersebut mengemuka dalam kegiatan Silaturahmi Bupati Pamekasan dengan Pengusaha dalam rangka Kepedulian Sosial terhadap Masyarakat yang digelar di Peringgitan luar Rumah Dinas Bupati Pamekasan, Kamis (22/1/2026).
Bupati Pamekasan Kholilurrahman mengungkapkan, adanya komitmen positif dari kalangan pengusaha untuk mendaftarkan para pekerjanya ke BPJS Ketenagakerjaan.
“Alhamdulillah, para pengusaha menyambut positif. Mereka sepakat akan mendaftarkan pekerja mereka ke BPJS Ketenagakerjaan,” ujarnya.
Menurut Kholilurrahman, apabila komitmen tersebut terealisasi, maka akan sangat membantu pemerintah daerah dalam meringankan beban UHC prioritas.
“Kalau ini terlaksana, kita semakin dekat untuk menjadi UHC prioritas kembali. Ini bisa meringankan beban UHC,” ucapnya.
Untuk memastikan komunikasi antara pemerintah daerah dan kalangan pengusaha berjalan efektif, Kholilurrahman mengaku telah memerintahkan Sekretaris Daerah (Sekda) membentuk tim khusus.
“Saya perintahkan Sekda untuk membentuk tim khusus sebagai komunikator bagi pengusaha dengan pemerintah kabupaten,” katanya.
Dalam kesempatan itu, Bupati Kholilurrahman juga menyoroti adanya ketimpangan nilai Bantuan Langsung Tunai (BLT) di Kabupaten Pamekasan dibandingkan daerah lain.
“BLT di Pamekasan ditetapkan Rp600.000, sedangkan di luar Pamekasan ada yang sampai Rp1 juta. Saya langsung perintahkan Sekda agar Perbup BLT diperbaharui dan disesuaikan dengan keadaan,” jelasnya.
Ia menambahkan, para pengusaha berharap forum silaturahmi tersebut dapat kembali digelar dalam waktu dekat.
“Pengusaha enjoy. Mereka minta kumpul lagi dua bulan lagi. Saya tawarkan tiga bulan, mereka minta dua bulan,” tuturnya.
Sementara itu, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Pamekasan Anita Ardhiana menyambut baik sinergi yang terbangun antara pemerintah daerah dan pelaku usaha.
“Alhamdulillah, ini bentuk sinergi. Agenda ini agar para pengusaha mendaftarkan seluruh pekerja mereka di BPJS Ketenagakerjaan,” katanya.
Ia menjelaskan, kepesertaan jaminan sosial ketenagakerjaan tidak hanya memberikan perlindungan bagi pekerja, tetapi juga membuka ruang bagi perusahaan menyalurkan tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) kepada pekerja rentan di sekitar lingkungan usaha.
“Agar mereka bisa memberikan CSR-nya untuk pekerja rentan di sekitar mereka, khususnya untuk program jaminan kecelakaan kerja dan jaminan kematian,” ujarnya.
Anita menambahkan, para pengusaha yang hadir telah menyatakan komitmennya untuk mendaftarkan pekerja mereka secara menyeluruh.
Harapannya, pengusaha mendaftarkan semua program lengkap, yaitu jaminan kecelakaan kerja, jaminan kematian, jaminan hari tua, dan jaminan pensiun.
“Karena kalau mendaftarkan lengkap, akan mendapatkan bonus satu program, yaitu jaminan kehilangan pekerjaan,” pungkas Anita.
Penulis : Kurdi
Editor : Redaksi










