Sampang,- Kapolres Sampang AKBP Hartono, menunjukkan sikap tegas dalam memimpin jajarannya.
Tidak sekadar seremoni, upacara Serah Terima Jabatan (Sertijab) pada Senin (26/01/2026) kemarin, menjadi momentum “pemberian peringatan” bagi para pejabat baru, terutama para Kapolsek.
Hartono secara gamblang menetapkan standar kinerja tinggi melalui pakta integritas yang ketat.
“Satu bulan, minimal satu pengungkapan kasus,” tegas orang nomor satu di Mapolres Sampang ini.
Bahkan, dirinya tidak memberikan ruang bagi pejabat yang hanya duduk manis di balik meja.
Ia menegaskan, jabatan adalah amanah yang harus dibuktikan dengan hasil nyata di lapangan.
”Jika tiga bulan berturut-turut tidak ada pengungkapan, maka akan dievaluasi,” tegas Hartono saat diwawancara awak media.
Menurutnya, evaluasi ini bukan gertakan, melainkan mekanisme untuk memastikan Polri hadir di tengah masyarakat secara maksimal.
“Fokus utamanya, transformasi dari ritme kerja biasa menjadi kinerja yang akseleratif dan berorientasi hasil,” tegas Hartono.
Selain mengincar produktivitas Polsek, Hartono juga memerintahkan Wakapolres, memperketat pengawasan internal agar tidak ada celah bagi pelanggaran personel.
“Kasat Resnarkoba, harus mengejar target operasional tinggi untuk menyapu bersih peredaran gelap narkotika di Sampang,” tegasnya.
Bagi mantan Kasubdit 1 Ditintelkam Polda Jatim tersebut, mutasi jabatan adalah langkah penyegaran.
Namun, ia menekankan bahwa penyegaran ini harus berujung pada peningkatan ritme organisasi.
Dengan adanya target satu bulan satu kasus, Hartono ingin Polsek memiliki motivasi yang kuat untuk menjaga keamanan dan ketertiban.
”Kita ingin memastikan anggota maksimal dalam melaksanakan tugas,” pungkasnya.
Penulis : Harry
Editor : Redaksi










