Refleksi Setahun Lukman-Fauzan: Fondasi Kuat Menuju Bangkalan Sejahtera
BANGKALAN – Satu tahun kepemimpinan Bupati Bangkalan Lukman Hakim bersama Wakil Bupati Fauzan Ja’far, menorehkan sederet capaian yang diklaim berdampak langsung bagi masyarakat.
Momentum refleksi itu dikemas dalam Safari Ramadhan dan tasyakuran di Pendopo Agung Bangkalan, Senin (23/2/2026).
Mengusung semangat “Terus Berbenah”, Pemerintah Kabupaten Bangkalan memaparkan progres pembangunan yang menyentuh berbagai sektor strategis, mulai dari infrastruktur, pendidikan, kesehatan, air bersih, hingga ketahanan pangan dan tata kelola pemerintahan.
Salah satu capaian paling kasat mata adalah perbaikan infrastruktur jalan kabupaten di 51 titik yang tersebar di 18 kecamatan. Total sepanjang 53 kilometer jalan telah diperbaiki dalam setahun terakhir.
Perbaikan tersebut tidak hanya memperlancar arus kendaraan, tetapi juga mempermudah distribusi hasil pertanian dan aktivitas ekonomi warga.
Konektivitas antarwilayah yang semakin baik dinilai menjadi pendorong tumbuhnya pusat-pusat ekonomi baru di tingkat desa.
Di sektor pendidikan, sebanyak 113 kegiatan rehabilitasi sarana dan prasarana SD dilaksanakan, ditambah rehabilitasi SMP di sejumlah lembaga.
Pemerintah juga menyalurkan bantuan Alat Permainan Edukatif (APE) serta sarana digitalisasi untuk 261 lembaga pendidikan.
Langkah ini diarahkan untuk memperkuat kualitas sumber daya manusia sejak jenjang dasar.
Sementara di bidang kesehatan, tiga puskesmas baru Bumi, Tanah Merah, dan Tanjungbumi, dibangun guna memperluas akses layanan kesehatan primer.
Penguatan juga dilakukan di RSUD Syamrabu melalui pembangunan dua gedung lima lantai, musala, dan gedung parkir sebagai bagian dari peningkatan layanan rujukan.
Tak kalah penting, pembangunan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) di 13 titik pada 2025 menghadirkan akses air bersih bagi ratusan rumah tangga.
Di sektor pertanian, Bangkalan mencatat luas panen padi 65.858 hektare dengan produksi beras 205.477 ton per tahun.
Dengan tingkat konsumsi 96.864 ton per tahun, daerah ini surplus 108.612 ton, setara kebutuhan konsumsi selama 13 bulan.
Untuk komoditas jagung, luas panen mencapai 34.738 hektare dengan produksi 34.705 ton per tahun.
Data tersebut menunjukkan ketahanan pangan Bangkalan berada dalam kondisi stabil dan terkendali.
Sejumlah penghargaan turut diraih dalam setahun terakhir, antara lain INOTEK Award Pemprov Jatim, Top 6 Inovasi Daerah melalui program “Duwe’ Beres”, Universal Health Coverage Awards 2026 Kategori Pratama, Kota Layak Anak Kategori Madya, Opini WTP atas LHP LKPD 2024, hingga masuk 10 Besar Kabupaten Terinovatif pada ajang IGA 2025.
Secara personal, Bupati Bangkalan Lukman Hakim juga menerima penghargaan sebagai Tokoh Pembina Koperasi, Top Pembina BLUD 2025, dan Top Pembina BUMD 2025.
“Alhamdulillah, satu tahun ini kita berupaya bekerja nyata,” ujarnya.
Puluhan kilometer jalan sudah kita perbaiki, layanan kesehatan dan pendidikan terus kita tingkatkan, serta ketahanan pangan kita dalam kondisi surplus.
“Ini bukan akhir, tetapi pijakan awal untuk melangkah lebih cepat dan lebih kuat,” imbuh Lukman.
Ia menegaskan, pembangunan tak semata berorientasi fisik, tetapi juga pada peningkatan kualitas pelayanan dan tata kelola yang akuntabel.
Senada, Wakil Bupati Bangkalan Fauzan Ja’far menyebut tahun pertama sebagai fase konsolidasi dan percepatan.
“Banyak fondasi yang sudah kita bangun. Ke depan, kami pastikan program-program ini tepat sasaran dan berkelanjutan,” tegasnya.
Melalui Safari Ramadan tersebut, refleksi satu tahun kepemimpinan Lukman-Fauzan bukan sekadar seremoni.
Melainkan momentum memperkuat komitmen menghadirkan pemerintahan yang responsif, transparan, dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat Bangkalan. (sfn)



