Saan Mustofa: Madura “Pilar Kekuatan Utama” Partai NasDem
SAMPANG – Wakil Ketua Umum DPP Partai NasDem, Saan Mustofa menegaskan, Madura kini bertransformasi menjadi salah satu pilar kekuatan politik utama Partai NasDem di Indonesia.
Hal itu ditegaskan Saan, saat
Safari Ramadhan DPP Partai NasDem di Pendopo Trunojoyo Sampang, Jumat (27/2/2026) sore.
Acara yang dikemas menjadi panggung penegasan soliditas partai ini, mengusung tema “Menguatkan Silaturahmi, Meneguhkan Perubahan”.
Dalam sambutannya, Saan menepis berbagai isu miring yang beredar, ihwal stabilitas internal partai di wilayah tersebut.
Kehadiran jajaran elit DPP, termasuk Sekjen dan Ketua DPW NasDem Jatim, menjadi bukti kesolidan barisan NasDem.
“Dalam situasi NasDem hari ini, rumor atau isu-isu yang kurang sedap itu selalu ada,” imbuhnya.
Tapi dengan kehadirannya, Saan optimis, Madura menjadi bagian utama NasDem dan tidak akan pernah terpisah.
Bahkan, ia menyoroti rekam jejak H. Slamet Junaidi, sebagai bukti kejelian dalam membaca potensi calon pemimpin.
Saan menceritakan, bagaimana H. Slamet Junaidi sempat kesulitan, saat merintis karier politik di partai lain, sebelum akhirnya diterima NasDem.
“Partai lain mungkin tidak membaca tanda-tanda zaman. Tapi NasDem, karena punya kemampuan, kita yakin dia akan menjadi tokoh besar,” ujarnya.
Keyakinan tersebut terbukti nyata. Sejak bergabung dengan NasDem, karier politik H. Slamet Junaidi melesat.
Mulai dari anggota DPRD, hingga menjadi Bupati Sampang, sukses mengantarkan partai besutan Surya Paloh meraih 15 kursi di DPRD Sampang pada Pemilu 2024.
Dalam pemaparannya, Saan mengungkapkan data statistik mengenai pertumbuhan kursi NasDem di empat kabupaten di Madura.
Ia menyebutkan perolehan kursi di Bangkalan, Sampang, Pamekasan dan Sumenep yang mencapai angka fantastis.
“Sampang saat ini menjadi peraih kursi terbanyak se-Indonesia, yakni 15 kursi,” ungkapnya.
Sedangkan di Kabupaten Bangkalan, meningkat signifikan dari nol menjadi empat kursi.
“Ditambah Sumenep lima kursi dan Pamekasan empat kursi. Total 28 kursi DPRD kabupaten di Madura,” ungkapnya.
Menurut Saan, capaian total 28 kursi DPRD kabupaten, ditambah perwakilan di DPRD Provinsi, membuktikan Dapil Jatim 11 bukanlah dapil yang statis.
“Ini bukan lagi dapil yang statis, tapi ini dapil yang memang sudah menjadi kekuatan baru Partai NasDem di Indonesia,” tegasnya.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada H. Slamet Junaidi dan seluruh kader atas perjuangan dan pengorbanannya.
“Karena telah menjadikan Partai NasDem di Madura sebagai kekuatan politik yang luar biasa,” pungkasnya. (hry)



