Pernah Ditolak Partai, Haji Idi Kini Tekankan Politik Pengabdian
SAMPANG – Safari Ramadhan DPP Partai NasDem di Pendopo Trunojoyo Sampang, Jumat (27/2/2026), menjadi ruang bagi H. Slamet Junaidi.
Dalam momen tersebut, bupati dua periode ini berbicara lebih dari sekadar urusan politik.
Di hadapan para kader dan petinggi NasDem, dirinya berbagi pesan mendalam tentang arti perjuangan dan komitmen melayani.
Bagi H. Slamet Junaidi, perjalanan politik bukanlah jalan yang selalu lurus.
Ia menceritakan masa lalunya saat merintis karier, dimana pintu-pintu partai seringkali tertutup baginya.
Namun, alih-alih menyerah pada penolakan, H. Slamet Junaidi justru menjadikannya pemantik semangat untuk terus berkarya.
“Kenapa saya memilih berjuang bersama NasDem?, karena di sini saya menemukan ruang untuk bergerak,” ungkapnya.
Bagi Ketua Teritorial Jawa Timur DPP Partai NasDem ini, setiap hambatan bagian dari proses pendewasaan.
“Karena justru mematangkan mentalitas seorang pemimpin, tetap konsisten pada jalur pengabdian,” tegasnya.
Ditengah isu-isu miring yang sesekali mencoba menguji kekompakan partai, Haji Idi menegaskan satu hal penting.
Menurutnya, Partai NasDem di Madura Raya adalah sebuah rumah besar.
Ia menekankan, kekuatan organisasi tidak terletak pada individu, melainkan pada soliditas.
“Isu-isu kurang sedap itu tidak ada. Kami di NasDem memiliki komitmen yang jelas,” tegasnya.
Bagi Haji Idi, kesolidan adalah kunci agar partai tetap kokoh berdiri untuk kepentingan masyarakat.
“Sejatinya, keberhasilan partai, ketika dampaknya menyentuh kehidupan masyarakat bawah,” pungkasnya. (hry)



