Anggaran DD/ADD Tahun 2020 Di Kabupaten Bangkalan Mencapai 442 Miliar

- Jurnalis

Rabu, 29 Januari 2020 - 16:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala D-PMD Kab.  Bangkalan (Ahmad Ahadiyan)

Kepala D-PMD Kab. Bangkalan (Ahmad Ahadiyan)

Bangkalan, (regamedianews.com) – Anggaran Dana Desa (DD) tahun 2020 di Kabupaten Bangkalan tidak mengalami kenaikan. Tercatat anggaran DD tahun 2019 sebesar Rp. 330 miliar.

Kucuran dana DD merupakan rogram Pemerintah Pusat melalui Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Republik Indonesia (Kemendes PDTT RI).

Sementara anggaran Alokasi Dana Desa (ADD) tahun 2020 mengalami penurunan. Anggaran yang bersumber dari Pendapatan Belanja Daerah (APBD) tahun 2019 tercatat sebesar Rp. 117 miliar dan anggaran pada tahun 2020 mengalami penurunan menjadi 112 miliar. Sehingga total keseluruhan anggaran DD ditambah dengan anggaran ADD mencapai 442 miliar.

diduga palsukan tanda tangan stempel bendahara desa di sampang ditangkap polisi

“Anggaran DD tahun 2019 dan tahun 2020 tetap sebesar RP. 330 Miliar. Sementara ADD pada teeahun 2019 sebesar Rp. 117 miliar dan anggaran pada tahun 2020 mengalami penurunan menjadi 112 miliar,” kata Kepala Dinas Pemberdayaan Maayarakat dan Desa (D-PMD) Kab. Bangkalan, Ahmad Ahadiyat, Rabu (29/1/2020).

Baca Juga :  Waspada!!! Jalan Berlubang di Sampang Kota Bahayakan Pengendara

Setiap desa menurutnya rata-rata mendapat kucuran dana sebesar 1 miliar. Tergantung jumlah penduduk dan jumlah masyarakat miskin serta luas wilayah desa.

Ia juga mengatakan, bila anggaran DD yang dari Kemendes PDTT dan ADD dari APBD digabung. Maka perdesa diperkirakan akan mendapat kucuran dana sebesar Rp. 2 Miliar.

“Makanya tergantung daerahnya. Kalau daerah dipinggiran kota bisa saja tidak sampai 2 miliar tapi untuk desa seperti di Kokop bisa 2 Miliar,” ungkapnya.

Baca Juga :  Cegah Sebaran Covid-19, Test Wawancara Tiga Calon KOPD di Sampang Digelar Virtual

Menurutnya, anggaran itu diperuntukkan pada program masyarakat desa. Karena anggaran itu dibentuk pada saat Musyawarah Desa (Musdes), sehingga semuanya itu akan di kembalikan pada kebutuhan desa itu.

Baca Juga sebagai bentuk transparansi pemerintah desa jrangoan awali sosialisasi bsp

Misalnya dibidang perekonomian, maka diperuntukkan pada pariwisata atau BUMdes lainnya yang bisa mendorong perekonomian desa menjadi Desa Mandiri.

Karena menurutnya, DD dan ADD tidak akan selamanya ada. Pihaknya berkeyakinan suatu saat bantuan itu akan dihapus.

“Nanti kami akan lihat apa saja kriteria desa itu menjadi desa yang tertinggal, sehingga dengan adanya dana desa bisa dimanfaatkan sebaik baiknya untuk membangun Desa,” pungkasnya. (sfn/tfk)

Berita Terkait

BPJS Ketenagakerjaan Perluas Perlindungan Jamsos Tenaga Pendidik Madrasah di Bangkalan
SDN Tlagah 2 Bangkalan Ambruk, Hak Keamanan Siswa Terabaikan
Antisipasi Cuaca Ekstrem, DLH Sampang Pangkas Pohon Rawan Tumbang
Kodim 0826 Pamekasan Perkuat Sinergi Dengan Insan Pers
Bupati Sumenep Mutasi Sejumlah Pejabat, Tekankan Peningkatan Pelayanan Publik
Warga Miskin Pamekasan Luput Dari Bansos Akibat Salah Data
Soal HET Pupuk, Petani Sampang Bisa Lapor ke “Halo Pak Amran!”
Dana Desa Bangkalan 2026 Terpangkas Tajam

Berita Terkait

Senin, 19 Januari 2026 - 20:04 WIB

BPJS Ketenagakerjaan Perluas Perlindungan Jamsos Tenaga Pendidik Madrasah di Bangkalan

Senin, 19 Januari 2026 - 11:57 WIB

SDN Tlagah 2 Bangkalan Ambruk, Hak Keamanan Siswa Terabaikan

Sabtu, 17 Januari 2026 - 11:32 WIB

Antisipasi Cuaca Ekstrem, DLH Sampang Pangkas Pohon Rawan Tumbang

Jumat, 16 Januari 2026 - 14:23 WIB

Kodim 0826 Pamekasan Perkuat Sinergi Dengan Insan Pers

Kamis, 15 Januari 2026 - 16:28 WIB

Bupati Sumenep Mutasi Sejumlah Pejabat, Tekankan Peningkatan Pelayanan Publik

Berita Terbaru

Caption: jaket hitam, Ketua DPRD Pamekasan Ali Masykur saat meninjau rumah warga Sana Daja yang rusak akibat fenomena tanah gerak, (dok. Kurdi Rega Media).

Peristiwa

DPRD Pamekasan Desak BPBD Segera Tangani Longsor di Sana Daja

Senin, 19 Jan 2026 - 10:49 WIB

Caption: sejumlah warga Desa Gersempal berada di halaman rumah terduga pelaku wanita inisial SH, dan tampak anggota Polsek Omben melakukan pengamanan, (sumber foto: Humas Polres Sampang).

Hukum&Kriminal

Diduga Selingkuh, Pemuda di Sampang Disandera Warga

Minggu, 18 Jan 2026 - 13:53 WIB