Sampang,- Pemerintah Kabupaten Sampang terus mematangkan strategi pengembangan wilayah melalui optimalisasi Jalan Lingkar Selatan (JLS).
Tak sekadar infrastruktur penghubung, JLS kini diproyeksikan menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru.
Hal ini diungkapkan Bupati H Slamet Junaidi, saat diwawancara disela peresmian Penerangan Jalan Umum (PJU), pada Kamis (8/1/2026) malam.
Menurut bupati akrab disapa Haji Idi, pemasangan fasilitas PJU yang masif di sepanjang JLS, bukan sekadar masalah estetika.
“Tapi langkah strategis guna menghidupkan ekosistem ekonomi lokal, khususnya bagi sektor Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM),” ujarnya.
Dengan kondisi jalan yang terang dan nyaman, ia ingin menarik minat pengguna jalan dari kabupaten tetangga untuk singgah.
“Potensi inilah yang kita tangkap agar mereka berbelanja di Sampang, sehingga perputaran uang di masyarakat lokal meningkat,” tandasnya.
Selain penguatan sektor UMKM, ia juga telah menyiapkan visi jangka panjang dengan memproyeksikan area di sekitar JLS sebagai kawasan industri masa depan.
“Infrastruktur yang memadai, diharapkan mampu menarik investor untuk menanamkan modal di Sampang,” ujar eks anggota DPR RI ini.
Haji Idi pun menegaskan, ambisi Pemerintah Daerah dibawah kepemimpinannnya tidak berhenti di jalur protokol.
“Visi besar bertajuk Sampang Terang Benderang, ditargetkan mampu menjangkau hingga ke pelosok desa,” tegasnya.
Maka untuk merealisasikan hal tersebut secara berkelanjutan tanpa membebani APBD secara berlebihan.
“Kami akan menggunakan skema Kerja Sama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU), dan akan kami seleksi,” ucap Haji Idi.
Tujuannya, mencari mitra swasta yang paling efisien, kredibel dan kompetitif, agar warga Sampang bisa menikmati fasilitas penerangan yang layak.
Maka dari itu, imbuh Haji Idi, langkah transformatif ini diharapkan tidak hanya mengubah wajah tata kota Sampang.
“Tetapi, juga memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan ekonomi masyarakat secara menyeluruh dan berkelanjutan,” pungkasnya.
Penulis : Harry
Editor : Redaksi










