SDN Tlagah 2 Bangkalan Ambruk, Hak Keamanan Siswa Terabaikan

- Jurnalis

Senin, 19 Januari 2026 - 11:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption: tampak bagian atap ruang kelas SDN Tlagah 2 Galis Bangkalan ambruk dan porak poranda, (dok. Syafin Rega Media).

Caption: tampak bagian atap ruang kelas SDN Tlagah 2 Galis Bangkalan ambruk dan porak poranda, (dok. Syafin Rega Media).

Bangkalan,- Dunia pendidikan di Kabupaten Bangkalan, Madura, Jawa Timur, seolah menjadi pepesan kosong.

Kondisi infrastruktur sekolah yang memprihatinkan, kini dialami SDN Tlagah 2 Kecamatan Galis.

Sejumlah ruang kelas di sekolah tersebut dilaporkan ambruk dan tidak layak digunakan, Senin (19/01/2026).

Insiden ini terjadi pasca diterjang angin kencang disertai hujan deras.

Akibatnya, aktivitas belajar mengajar (KBM) lumpuh total.

Para siswa kini terpaksa mengungsi, menempati teras rumah warga, demi melanjutkan pendidikan.

Pantauan di lokasi, pemandangan memilukan terlihat jelas.

Baca Juga :  Insiden Dugaan Penganiayaan Dokter Sampang Berujung Dipolisikan

Atap dan plafon runtuh berserakan, sementara dinding bangunan utama mengalami retak serius.

“Kami khawatir jika dipaksakan, bisa membahayakan siswa,” ujar salah satu tenaga pendidik setempat dengan nada prihatin.

Menurutnya, bangunan sekolah tersebut sudah tidak layak, sebagian bahkan ambruk.

Kondisi ini memicu reaksi keras dari para wali murid.

Mereka menilai ambruknya gedung sekolah, bukti nyata lemahnya pengawasan dan ketahanan infrastruktur pendidikan.

Ironisnya, kerusakan itu kabarnya berlangsung lama, namun seolah luput dari perhatian Pemkab Bangkalan.

Baca Juga :  Reses Di Pangarengan, Ini 'Curhatan' Masyarakat Kepada Ach Heriyanto Saleh

“Jangan tunggu ada korban jiwa baru bertindak,” ucap salah satu tenaga pendidik.

Ia mengungkapkan, kondisi ini sudah lama dikeluhkan, tapi baru jadi sorotan setelah benar-benar ambruk karena cuaca.

“Sekolah seharusnya menjadi benteng perlindungan, justru bertransformasi menjadi ancaman bagi nyawa siswa dan guru,” pungkasnya.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada pernyataan resmi terkait langkah cepat renovasi dari dinas terkait.

Penulis : Syafin

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Antisipasi Cuaca Ekstrem, DLH Sampang Pangkas Pohon Rawan Tumbang
Kodim 0826 Pamekasan Perkuat Sinergi Dengan Insan Pers
Bupati Sumenep Mutasi Sejumlah Pejabat, Tekankan Peningkatan Pelayanan Publik
Warga Miskin Pamekasan Luput Dari Bansos Akibat Salah Data
Soal HET Pupuk, Petani Sampang Bisa Lapor ke “Halo Pak Amran!”
Dana Desa Bangkalan 2026 Terpangkas Tajam
Buntut HET Pupuk-Hand Traktor Raib, Disperta KP Sampang Didemo
Dua Lansia di Sampang Menanti Perhatian Prioritas Pemerintah

Berita Terkait

Senin, 19 Januari 2026 - 11:57 WIB

SDN Tlagah 2 Bangkalan Ambruk, Hak Keamanan Siswa Terabaikan

Sabtu, 17 Januari 2026 - 11:32 WIB

Antisipasi Cuaca Ekstrem, DLH Sampang Pangkas Pohon Rawan Tumbang

Jumat, 16 Januari 2026 - 14:23 WIB

Kodim 0826 Pamekasan Perkuat Sinergi Dengan Insan Pers

Kamis, 15 Januari 2026 - 16:28 WIB

Bupati Sumenep Mutasi Sejumlah Pejabat, Tekankan Peningkatan Pelayanan Publik

Rabu, 14 Januari 2026 - 21:20 WIB

Warga Miskin Pamekasan Luput Dari Bansos Akibat Salah Data

Berita Terbaru

Caption: jaket hitam, Ketua DPRD Pamekasan Ali Masykur saat meninjau rumah warga Sana Daja yang rusak akibat fenomena tanah gerak, (dok. Kurdi Rega Media).

Peristiwa

DPRD Pamekasan Desak BPBD Segera Tangani Longsor di Sana Daja

Senin, 19 Jan 2026 - 10:49 WIB

Caption: sejumlah warga Desa Gersempal berada di halaman rumah terduga pelaku wanita inisial SH, dan tampak anggota Polsek Omben melakukan pengamanan, (sumber foto: Humas Polres Sampang).

Hukum&Kriminal

Diduga Selingkuh, Pemuda di Sampang Disandera Warga

Minggu, 18 Jan 2026 - 13:53 WIB