Universitas Trunojoyo Madura Bantu Warga Kesulitan Air Bersih
BANGKALAN • Kepedulian ditunjukkan civitas akademika Universitas Trunojoyo Madura (UTM), pada Rabu (28/10/2026) pagi.
Kampus negeri di Bangkalan ini menyalurkan bantuan air bersih untuk warga Desa Dlambah Dajah, Kecamatan Tanah Merah.
Rombongan dosen dan mahasiswa itu menjadi penyejuk ditengah himpitan krisis air bersih yang melanda wilayah setempat.
Aksi sosial tersebut dilaksanakan bertepatan dengan momentum peringatan Hari Sumpah Pemuda.
Selain meringankan beban warga, kegiatan ini juga menjadi ajang pembelajaran langsung bagi para mahasiswa.
“Kegiatan tersebut kami laksanakan bertepatan dengan momentum peringatan Hari Sumpah Pemuda,” ujar Dosen UTM, Taufik Hidayah.
Ia mengungkapkan, pihak kampus ingin mencetak generasi muda yang memiliki kepekaan sosial tinggi.
Mahasiswa diajak untuk melihat dan merasakan langsung realitas kehidupan masyarakat di pelosok desa.
“Kami ingin mahasiswa tahu dan peduli terhadap kondisi warga di pelosok desa yang membutuhkan,” tegasnya.
Bagi Taufik, aksi peduli ini bukan seremonial belaka, tapi program pengabdian masyarakat yang terus berlanjut.
“Semangat Sumpah Pemuda harus diwujudkan dalam aksi nyata,” ucapnya.
Ia berharap, aksi ini memantik pihak lain untuk ikut peduli mengatasi krisis air bersih tiap kemarau.
Dalam aksi sosial ini, UTM mengerahkan sebanyak 12 tangki air bersih menggunakan kendaraan pikap.
Taufik menjelaskan, penyaluran air tersebut dilakukan secara estafet sejak pagi hari agar bisa segera dimanfaatkan oleh warga.
“Alhamdulillah, bantuan langsung disalurkan ke titik-titik warga yang membutuhkan sejak pagi,” imbuhnya.
Sementara, warga setempat terlihat antusias mengantre membawa wadah penampungan air seperti jeriken dan ember.
“Bantuan air bersih ini sangat berarti bagi kami,” ungkap salah seorang warga.
“Terima kasih dosen dan mahasiswa UTM yang sudah peduli dan membatu warga Dlambah Dajah,” pungkasnya.
✅ Penulis: Yanto
✅ Editor: Redaksi



