Sampang -, Air mata haru tak terbendung menghiasi diwajah Sarmah (37) warga dusun Malenggur desa Gunung Rancak kecamatan Robatal saat menginjakkan kakinya dipendopo Bupati Sampang pada Rabu malam (20/10/26)

Kedatangan Sarmah tidak sendiri, tetapi didampingi oleh istri dan tokoh pemuda desa tempatnya tinggal

Sarmah bersama rombongan mendatangi pendopo bupati Sampang untuk mengantarkan anak sulungnya Sahwaroh (14) untuk tinggal sekaligus dibiayai pendidikannya secara gratis hingga perguruan tinggi oleh Bupati Sampang H. Slamet Junaidi

“Kami datang kesini setelah beberapa waktu lalu dikunjungi bapak bupati dan anak saya ditawari untuk disekolahkan secara gratis hingga kuliah”,tutur Sarmah, Rabu (20/10/26)

Sarmah merupakan warga tak mampu yang menderita penyakit tumor selama belasan tahun, ditengah keterbatasan ekonomi, dirinya juga harus menanggung sakit hingga akhirnya beberapa bulan lalu penangan operasinya dikawal langsung Bupati Sampang

Tak hanya itu, Bupatipun mengunjungi tempat tinggal Sarmah, dan disana orang nomer satu dikabupaten Sampang itupun merasa terenyuh melihat kondisi keluarga Sarmah

Untuk mengurangi beban keluarga, Bupatipun menawarkan kepada keluarga Sarmah agar anak sulungnya diijinkan untuk tinggal bersama keluarga politisi partai Nasdem itu untuk dibiayai pendidikannya secara gratis

Sementara dipendopo Trunojoyo Sampang, sambutan hangat datang dari keluarga Bupati Sampang diantaranya, Evy Slamet Junaidi, Putri Bupat Nurul Nabila Junaidi, selain itu Ketua DPRD Sampang, Rudi Kurniawan dan wakil Bupati Sampang

Kepada kedua orang tua Sahwaroh Bupati Sampang mengatakan, bahwa pihaknya akan membantu membiayai pendidikan Sahwaroh hingga perguruan tinggi

“Sahwaroh tinggal disini, nanti akan saya sekolahkan, dan kita biayai hingga kuliah nanti”,ujarnya.

Bupatipun berpesan agar orang tua Sahwaroh tidak perlu khawatir, karena kehadiran Sahwaroh sudah dianggap seperti keluarganya sendiri

Sementara melihat hangatnya sambutan tersebut, Sarmah hanya mampu terdiam seraya tak mampu membendung air matanya yang terus menetes

Hanya ucapan terima kasih yang terus terucap dari bibirnya yang gemetar taj mampu menahan haru yang mendalam

“Aku gak tau mau berucap apalagi, yang jelas beliau (bupati.red) telah membantu operasi saya, kemudian rumah saya dan sekarang anak saya, semoga Allah yang mebalasnya”,tutupnya.