HCML Perkuat Komitmen Bisnis Bersih Melalui ISO 37001:2025
SURABAYA • Husky-CNOOC Madura Limited (HCML) terus memperkuat benteng integritas dalam seluruh operasional bisnisnya. Langkah ini ditunjukkan lewat sosialisasi Anti-Bribery Management System (ABMS) SNI ISO 37001:2025 yang digelar di kantor Surabaya, Rabu (28/10/2026).
Kegiatan yang diikuti 21 peserta tersebut menjadi ruang edukasi untuk memastikan tata kelola perusahaan berjalan bersih. Edukasi ini juga melengkapi rangkaian sosialisasi di FPSO serta area GMS sepanjang Oktober 2026.
“Agenda ini menjadi sarana penyegaran bagi seluruh pekerja HCML. Kami ingin memastikan prinsip pencegahan suap benar-benar diterapkan dalam aktivitas operasional harian,” ujar perwakilan manajemen HCML di sela acara.
Dalam sesi pemaparan, peserta dibekali pemahaman mendalam terkait Kebijakan dan Tujuan Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP).
Materi mencakup pengawasan gratifikasi, penanganan konflik kepentingan, hingga mekanisme pelaporan pelanggaran melalui Whistleblowing System (WBS).
Aturan main ini tidak hanya berlaku untuk internal perusahaan. Penerapan standar ketat tersebut juga wajib dipatuhi oleh seluruh vendor, bidder, dan kontraktor yang bermitra dengan HCML.
“Kami menekankan bahwa integritas adalah harga mati. Rekanan dan mitra kerja wajib tunduk pada standar anti-penyuapan yang sama,” tegasnya.
Sosialisasi ini turut mengulas sejumlah pembaruan dari ISO 37001:2016 ke versi ISO 37001:2025. Perubahan mencakup penguatan budaya kerja, respons terhadap isu perubahan iklim, serta penyesuaian istilah Anti-Bribery Compliance Function (ABCF) menjadi Anti-Bribery Function (ABF).
“Pembaruan standar ini menuntut kita untuk bergerak lebih terencana dan responsif terhadap dinamika global,” tambahnya.
Melalui penerapan SNI ISO 37001:2025, HCML optimistis prinsip good corporate governance (GCG), transparansi, dan akuntabilitas dapat terus terjaga di setiap lini kerja perusahaan.
✅ Penulis: Harry
✅ Editor: Redaksi


