Penetapan Karyawan KDMP di Sampang Tanpa Koordinasi ke Desa, Kades dan Ketua Koperasi Protes
Sampang-, Menjelang diresmikannya beberapa Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di kabupaten Sampang kembali menjadi perbincangan hangat setelah beredar info adanya screenshoot pssan WhatSap yang berisi tentang sudah adanya nama-nama karyawan
Pesan tersebut langsung mendapatkan reaksi keras dan gelombang protes dari beberapa pemerintah desa, salah satunya desa Lepelle kecamatan Robatal
Pemdes Lepelle menilai penetapan nama yang dinilai tanpa koordinasi itu adalah perbuatan arogan
Amir Jibril Kepala Desa Lepelle mengaku bahwa pihaknya hingga saat ini belum pernah dimintai terkait nama-nama keryawan koperasi tersebut namun sudah beredar nama-nama
“Kami belum dimintai nama-nama kok sudah ada, itu darimana dan mikanismenya seperti apa”,ungkapnya
Amirpun mempertanyakan darimana asal nama-nama tersebut, dan bagaimana mikanismenya hingga dapat melahirkan nama tersebut
“Ini sama saja pihak desa hanya dijadikan penonton, dan ini sangat melukai hati kami”,ujarnya
Apalagi menurutnya sejak dari awal pembangunan KDMP, pihak desa yang telah membantu menyiapkan kebutuhan koperasi desa
“Mulai dari pembentukan pengurus, penyiapan lahan, dan pengawasan pembangunan, nah urusan karyawan tiba-tiba begitu”,imbuhnya
Sama halnya dengan Lepelle, Pemdes Gunung Rancakpun mengaku hingga saat ini belum dimintai terkait nama-nama tersebut
Mirisnya, bukan hanya kepala desa yang tidak tau, tapi ketua pengurus koperasipun tidak pernah diajak bicara, hal tersebut disampaikan oleh Agus ketua KDMP Merah Putih Gunung Rancak
“Belum pernah, aneh juga sih tiba-tiba sudah ada, kok kayak petak umpet”,ujarnya
Aguspun menyayangkan jika hal itu tetjadi, karena seharusnya untuk mensukseskan keberadaan koperasi didesa butuh kerjasama dari berbagai pihak
“Kalau kayak gini, terkesan seperti main petak umpet, bagaimana mau sukses, bisa-bisa hanya melahirkan konflik”,imbuhnya
Sementara ditempat terpisah Manager KDPM Gunung Rancak Lintang Sari Putri Wardhani memgaku bahwa dirinya juga tidak tahu menahu terkait bagaima mikanisme rekrutmen dan dari mana nama-nama bersumber
“Saya juga tidak tau cuma diinfo terkait nama-nama sudah ada”,jelasnya
Team redaksi regamediapun mencoba menghubungi Person in Carghe (PIC) area Jawa Timur Afrida, namun hingga berita ini ditulis belum ada keterangan resmi terkait hal tersebut, pesan WatShap dan panggilan redaksi belum mendapatkan balasan.


