Menjelang Mudik Lebaran 2016 Jalan Provinsi Lintas Sampang – Ketapang Masih Banyak Rusak Parah

- Jurnalis

Rabu, 4 Mei 2016 - 09:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jl. Lintas ditragih

Sampang (Rega Media) – Menjelang mudik lebaran tahun 2016 masyarakat banyak mengeluhkan tentang jalan Provinsi  jalur Sampang – Ketapang sampai saat ini masih banyak belum diperbaiki, jalanan rusak parah, berlubang dan bergelombang bahkan pengguna jalan harus ekstra hati-hati melewati jalan tersebut. (04/05)

Dua contoh jalan rusak di daerah Desa Torjunan dan Desa Tragih Kecamatan Robatal, warga tidak tahan karena akses jalan tersebut sering terjadi korban kecelakaan, dengan rasa simpatinya warga memasang tanah dan batu ke lubang agar pengendara aman sewaktu melintasinya.

Bahkan didua lokasi ini seringnya terjadinya kecelakaan, sementara Pemerintah Provinsi maupun Daerah seakan – akan tidak peduli dengan jalan yang rusak parah “jadi sering memakan korban kecelakaan dari dua jalan rusak ini” kata Jamal salah satu warga setempat kepada Rega Media.

Jamal Haris menilai Pemerintah Provinsi yang menangani jalan jalur Sampang – Ketapang tidak mengindahkan keselamatan pengguna jalan, padahal apapun alasannya harus segera diperbaiki dan dikerjakan dengan baik sesuai juknis.

Baca Juga :  Mahasiswa FEB UTM Gagas Layanan Digital GGSSpeed.id

Sementara saat dikonfirmasi ke Pekerjaan Umum (PU) Bina Marga Kab. Sampang melalui Kepala Bidang (Kabid) Pemeliharaan Moh. Fauzi “tentang perbaikan dan pemeliharaan jalan lintas Sampang – Ketapang saya tidak punya kewenangan disitu” jelasnya.

Ditempat terpisah Kepala Pekerjaan Umum (PU) UPT Bina Marga Provinsi Jawa Timur di Sampang Moh. Haris mengatakan, perbaikan dimulai dari yang paling parah dahulu, sampai saat ini masih selesai triwulan pertama, baru memasuki triwulan kedua, serta masih ada triwulan tiga dan empat.

Ditanya soal Konsep Anggaran Moh. Haris menambahkan bahwa pemeliharaan pengerjaan jalan ada dua kegiatan, pengerjaan rutin dan berkala, pengerjaan rutin memperbaiki jalan kerusakan tidak terprediksi dan memperbaiki jalan prioritas paling parah, soal anggarannya tidak jelas karena setiap bulan melakukan survei kelapangan, hasil survei diproses dan diolah, diusulkan ke UPT Bangkalan, UPT Sampang sebagai pembantu, pelaksana tugas kegiatannya dilakukan oleh dinas terkait.

Baca Juga :  Minum Miras Oplosan, Dua Pemuda di Sumenep Tewas

Pengerjaan berkala sedang diproses pelelangan dengan LPSE (Layanan Pengadaan Secara Elektronik) dengan total anggaran 9 milyar, soal pelelangan tidak punya kewenangan karena  masih ada pokja dan seusainya proses pelelangan baru UPT punya kewenangan, imbuhnya.

H. Moch. Tohir Ketua Jatim Corruption Watch (JCW) Sampang berharap kepada Pemerintah Provinsi maupun Pemerintah Daerah Kab. Sampang untuk mempercepat proses perbaikan dalam artian perbaikan secara benar dan tepat sasaran, agar jalan tersebut bisa dilintasi pengemudi secara nyaman, aman, tertib serta tidak ada lagi korban kecelakaan. (Adi/Har)

 

 

Berita Terkait

PWI Bangkalan Bedah Tantangan Jurnalisme Era Post Truth
Sidak Disperta, DPRD Sampang Desak Percepatan Distribusi Alsintan
PMII Bangkalan Soroti Proyek KDMP Rp1,6 Miliar
Asal Jadi, Proyek Box Culvert Tanah Merah-Jenteh Diprotes Warga
Ra Mahfud Imbau Warga Sampang Sambut Tahun 2026 Dengan Santun
Jelang 2026, Puluhan Pejabat Pemkab Bangkalan Dirotasi
Sambut 2026, Polantas Sampang Larang Konvoi dan Knalpot Brong
Empat Puskesmas di Pamekasan Temukan Suspek Chikungunya

Berita Terkait

Minggu, 4 Januari 2026 - 20:08 WIB

PWI Bangkalan Bedah Tantangan Jurnalisme Era Post Truth

Jumat, 2 Januari 2026 - 18:48 WIB

Sidak Disperta, DPRD Sampang Desak Percepatan Distribusi Alsintan

Jumat, 2 Januari 2026 - 09:03 WIB

PMII Bangkalan Soroti Proyek KDMP Rp1,6 Miliar

Kamis, 1 Januari 2026 - 10:13 WIB

Asal Jadi, Proyek Box Culvert Tanah Merah-Jenteh Diprotes Warga

Rabu, 31 Desember 2025 - 19:01 WIB

Ra Mahfud Imbau Warga Sampang Sambut Tahun 2026 Dengan Santun

Berita Terbaru

Caption: penyerahan tongkat dan tasbih isyarah pendirian NU diserahkan kepada Pengasuh Pondok Pesantren Tebuireng, (dok. foto istimewa).

Nasional

Tapak Tilas 1 Abad NU: Dari Bangkalan ke Jombang

Senin, 5 Jan 2026 - 08:18 WIB

Caption: Ketua PWI Bangkalan pose bersama usai seminar nasional di Kampus Institut Bahri Asyiq Galis, (dok. Syafin, Rega Media).

Daerah

PWI Bangkalan Bedah Tantangan Jurnalisme Era Post Truth

Minggu, 4 Jan 2026 - 20:08 WIB

Caption: Kapolres Sumenep AKBP Rivanda, saat gelar konferensi pers ungkap kasus kriminal selama tahun 2025, (dok. foto istimewa).

Hukum&Kriminal

Kriminalitas di Sumenep, Kejahatan Siber Melonjak Tajam

Minggu, 4 Jan 2026 - 17:27 WIB

Caption: Kapolres Sumenep AKBP Rivanda, saat gelar press conference ungkap kasus kriminal selama tahun 2025, (dok. foto istimewa).

Hukum&Kriminal

Polres Sumenep Gaspol, 82% Kasus Kriminal Diselesaikan

Sabtu, 3 Jan 2026 - 18:42 WIB