Awal Tahun 2018, Disperindag Sumenep Target Bebas PKL Liar

- Jurnalis

Kamis, 28 Desember 2017 - 13:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sumenep, (regamedianews.com) – Awal tahun 2018 Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Sumenep, menargetkan tepatnya di jalan KH Agus Salim bebas dari pedagang kali lima (PKL).

Kepala Disperindag Sumenep, Syaiful Bahri mengatakan, semua PKL utamanya yang ada di Jalan KH Agus Salim akan dimasukkan semua ke areal yang sudah disediakan di Bangkal. Jadi tahun depan tidak ada lagi PKL yang berjejeran di depan kantor Kemenag dan MAN.

“Saat ini, di bahu Jalan KH Agus Salim banyak berjejer stan PKL non permanen. Mereka merupakan PKL yang direlokasi pada tahun 2016 dari tempat mangkal di area Taman Bunga,” terangnya, Kamis (28/12/2017).

Baca Juga :  Pembangunan Talut 2019 di Desa Otiola, Inspektorat Temukan Kerugian Negara

Namun, lanjut Syaiful, keberadaan PKL saat ini bertentangan dengan Peraturan Pemerintah (Perda) Tahun 2011. Dalam perda itu ditegaskan bahwa jalan raya maupun bahu jalan dilarang sebagai tempat berjualan.

“Sebagai solusi, Pemkab Sumenep tahun 2016 membangun pujasera, kios bagi pedagang sepeda, dan kios konveksi. Tahun ini, pemkab kembali membangun kios yang diperuntukan PKL eks Taman Bunga, meskipun belum selesai,” jelasnya.

Baca Juga :  Desa Parseh Jadi Contoh Pembangunan Gerai KDMP

Syaiful menambahkan, sampai saat ini pembangunannya mencapai 70 hingga 80 persen. Lokasinya ada di eks pasar hewan Bangkal dan semua PKL akan ditampung.

“PKL eks Taman Adipura yang disiapkan tempat di Bangkal itu sebanyak 130 PKL yang bergerak dibidang makanan atau kuliner, 80 PKL konfeksi, 27 mainan yang sifatnya mobile, dan 32 PKL mainan yang sifatnya stasioner,” urainya. (sap)

Berita Terkait

Perkuat Basis, 600 Muslimat NU Kedungdung Dikukuhkan
Polres-LBH Ansor Sumenep Komit Beri Pendampingan Hukum Gratis
PLN Rampungkan Infrastruktur Listrik JLS Sampang
RSUD Pamekasan Putus Kontrak Proyek Gedung Rawat Inap
Visi Sampang Terang: Jadikan JLS Magnet Ekonomi
Pemkab Sampang “Sulap” Jalan Gelap Jadi Terang
Prestasi Menurun, Pengurus Baru KONI Pamekasan Dihadapkan Tantangan Berat
Wabup Sumenep: Program 2026 Harus Nyata, Bukan Habiskan Anggaran!

Berita Terkait

Sabtu, 10 Januari 2026 - 17:13 WIB

Perkuat Basis, 600 Muslimat NU Kedungdung Dikukuhkan

Jumat, 9 Januari 2026 - 20:33 WIB

Polres-LBH Ansor Sumenep Komit Beri Pendampingan Hukum Gratis

Jumat, 9 Januari 2026 - 17:24 WIB

PLN Rampungkan Infrastruktur Listrik JLS Sampang

Jumat, 9 Januari 2026 - 13:34 WIB

RSUD Pamekasan Putus Kontrak Proyek Gedung Rawat Inap

Kamis, 8 Januari 2026 - 21:21 WIB

Pemkab Sampang “Sulap” Jalan Gelap Jadi Terang

Berita Terbaru

Caption: sebelum pengukuhan, panitia membacakan SK pengurus ranting dan anak ranting Muslimat NU Kecamatan Kedungdung, (dok. foto istimewa).

Daerah

Perkuat Basis, 600 Muslimat NU Kedungdung Dikukuhkan

Sabtu, 10 Jan 2026 - 17:13 WIB

Caption: Manajer PLN UP3 Madura Fahmi Fahresi, diwawancara usai peresmian PJU baru di JLS Sampang, (dok. Harry Rega Media).

Daerah

PLN Rampungkan Infrastruktur Listrik JLS Sampang

Jumat, 9 Jan 2026 - 17:24 WIB

Caption: kiri, Moh Ramadhoni mewakili Direktur RSUD Pamekasan saat ditemui awak media, (dok. Kurdi Rega Media).

Daerah

RSUD Pamekasan Putus Kontrak Proyek Gedung Rawat Inap

Jumat, 9 Jan 2026 - 13:34 WIB

Caption: potongan video viral, sejumlah warga Desa Penyaksagan menampung cairan dari semburan sumur bor menggunakan botol, (dok. Syafin Rega Media).

Peristiwa

Geger! Sumur Bor di Bangkalan Semburkan Minyak Mentah

Jumat, 9 Jan 2026 - 10:05 WIB