Keluarga Sangat Terpukul Mendengar Terduga Pengedar Narkoba Nur RohmanTewas Tak Lama Setelah Ditangkap Polisi

0
184

Sampang, (regamedianews.com) – Keluarga bersama kuasa huk terduga Pengedar Narkoba asal warga Dusun Morong, Desa Rongdalem, Kecamatan Omben, Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur, mendatangi Mapolres Sampang setempat guna menanyakan kabar tewasnya Nur Rohman setelah ditangkap anggota polisi.


Ainur diduga pengedar narkoba jenis sabu yang ditangkap polisi di rumahnya pada Jumat (5/1/2018) siang sekira Jam 11.00 WIB.

Sementara menurut Saiwan (60) ayah dari Ainur Rahman mengatakan, sebelum dikabarkan tewas, anaknya ditangkap polisi atas kasus dugaan menjadi pengedar narkoba.

“Saya mendapat informasi dari keluarga lainnya jika Ainur ditangkap sebelum sholat jumat tadi, tapi mendadak ada kabar justru meninggal dunia,” terang Saiwan ditemui di Mapolres Sampang. Jumat (5/1/2018) malam.

Paman Nur, H. Hasyim Sugianto, menyayangkan sikap pihak kepolisian yang tidak menemui dan memberikan informasi yang jelas terkait meninggalnya Ainur.

“Ini pasti ada sesuatu yang ditutup-tutupi polisi, kenapa kuasa hukum tidak boleh apalagi orang tuanya,” jelasnya.

Tak hanya itu, Arman Syaputra kuasa hukum keluarga mengaku diminta polisi untuk melengkapi dokumen pelimpahan wewenang sebagai penasehat hukum.

“Tunggu dulu nanti habis ada surat pelimpahan,” singkatnya ditanya wartawan menirukan ucapan anggota polisi yang meminta dokumen resmi.

Informasi yang diterima bahwa jenazah Ainur, suami Yuliati (30) saat ini berada di rumah sakit Bhayangkara Surabaya. Informasi meninggalnya ayah dua anak ini sangat memukul seluruh anggota keluarganya.

Sayangnya, hingga kini tak ada satupun anggota polisi yang bisa dimintai keterangan atas informasi meninggalnya terduga pengedar Narkoba tersebut.

Kapolres Sampang AKBP Tofik Sukendar belum bisa dimintai keterangan terkait kedatangan sejumlah anggota keluarga terduga pengedar narkoba yang memberikan informasi bahwa Ainur Rahman meninggal dunia di Mapolres Sampang.


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here