Bagian Utara Diguyur Hujan, Sampang Kota Tenggelam

- Jurnalis

Kamis, 11 Januari 2018 - 09:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sampang, (regamedianews.com) – Hujan yang mengguyur bagian utara hingga wilayah Kota Sampang, Madura, Jawa Timur, pukul 14:00 WIB, pada 10 Januari 2018 membuat Kota Sampang tenggelam dengan luapan aliran air sungai Kemuning, salah satu titik ruas jalan bagian kota setempat, Kamis (11/1/2018).

Pantauan regamedianews.com di lapangan, salah satu tempat fasilitas umum, Desa Pasean tergenang banjir akibat luapan air sungai Kemuning Sampang.

Berdasarkan informasi dari Tim Reaksi Cepat (TRC), bahwa intensitas curah hujan tinggi menyebabkan debit air sungai Kemuning mengalami ketinggian air 95 Cm dari titik normal.

Kepala BPBD Sampang, Anang Djoenaedi menyampaikan, bahwa terjadinya luapan air dari sungai Kemuning dikarenakan turunnya hujan kemarin siang di wilayah Kecamatan Robatal, Kedungdung, Karang Penang, dan Omben.

Baca Juga :  GKS dan LMP Apresiasi Gathering Sinergitas Pemkab Sampang

“Puku 14:00 WIB kemarin sampai pukul 22:00 WIB tadi malam, telah terjadi hujan dengan intensitas hujan sedang di wilayah utara,” ungkapnya.

Anang melanjutkan, pada saat bersamaan terjadi hujan dengan intensitas curah hujan tinggi di perkotaan Sampang.

“Hal itu, menyebabkan sungai Kemuning tidak mampu menampung debit air kiriman dari utara sehingga ketinggiannya mecapai 95 Cm dari titik normal,” jelasnya.

Pihaknya memprediksi, kondisi banjir masih akan terus meluas ke arah selatan. Dikarenakan air akan terus mengalir ke daerah Hilir, dan bersamaan dengan pasangnya air laut pada siang hari.

Baca Juga :  Fenomena Kabut Selimuti Kawasan Sampang Kota

Ada empat Desa yang terdampak banjir dengan ketinggian air; di antaranya Desa Pasean 30 Cm,  Desa Panggung 40 Cm, Desa Gunung Maddah III, dan Dusun Glisgis 40 Cm.

Serta ada beberapa kelurahan yang meliputi; Jalan Imam Bonjol depan SMP 6 20 Cm, Jalan Suhadak depan SMK I 20 Cm, Jalan Suhadak depan pasar sore Deggedek 20 Cm, dan Jalan Imam Bonjol depan SDN Dalpenang l sampai dengan RRI 5 Cm. (adi/har)

Berita Terkait

BPJS Ketenagakerjaan Perluas Perlindungan Jamsos Tenaga Pendidik Madrasah di Bangkalan
SDN Tlagah 2 Bangkalan Ambruk, Hak Keamanan Siswa Terabaikan
DPRD Pamekasan Desak BPBD Segera Tangani Longsor di Sana Daja
Waspada Longsor Susulan, Puluhan Warga Sana Daya Pamekasan Mengungsi
Antisipasi Cuaca Ekstrem, DLH Sampang Pangkas Pohon Rawan Tumbang
Kodim 0826 Pamekasan Perkuat Sinergi Dengan Insan Pers
Bupati Sumenep Mutasi Sejumlah Pejabat, Tekankan Peningkatan Pelayanan Publik
Baru Diresmikan, Kabel Trafo PJU JLS Sampang Dicuri

Berita Terkait

Senin, 19 Januari 2026 - 20:04 WIB

BPJS Ketenagakerjaan Perluas Perlindungan Jamsos Tenaga Pendidik Madrasah di Bangkalan

Senin, 19 Januari 2026 - 11:57 WIB

SDN Tlagah 2 Bangkalan Ambruk, Hak Keamanan Siswa Terabaikan

Senin, 19 Januari 2026 - 10:49 WIB

DPRD Pamekasan Desak BPBD Segera Tangani Longsor di Sana Daja

Sabtu, 17 Januari 2026 - 11:32 WIB

Antisipasi Cuaca Ekstrem, DLH Sampang Pangkas Pohon Rawan Tumbang

Jumat, 16 Januari 2026 - 14:23 WIB

Kodim 0826 Pamekasan Perkuat Sinergi Dengan Insan Pers

Berita Terbaru

Caption: jaket hitam, Ketua DPRD Pamekasan Ali Masykur saat meninjau rumah warga Sana Daja yang rusak akibat fenomena tanah gerak, (dok. Kurdi Rega Media).

Peristiwa

DPRD Pamekasan Desak BPBD Segera Tangani Longsor di Sana Daja

Senin, 19 Jan 2026 - 10:49 WIB

Caption: sejumlah warga Desa Gersempal berada di halaman rumah terduga pelaku wanita inisial SH, dan tampak anggota Polsek Omben melakukan pengamanan, (sumber foto: Humas Polres Sampang).

Hukum&Kriminal

Diduga Selingkuh, Pemuda di Sampang Disandera Warga

Minggu, 18 Jan 2026 - 13:53 WIB