HCML di Apresiasi dan Beri Up date Lapangan BD oleh Pj Bupati Sampang

- Jurnalis

Sabtu, 12 Mei 2018 - 03:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sampang, (regamedianews.com) – Sebagai bentuk dari rangkaian kegiatan koordinasi dan komunikasi rutin, Husky CNOOC Madura Limited (HCML) mengadakan kegiatan stakeholders gathering dengan pemerintah kabupaten Sampang yang dilangsungkan di trawas mojokerto.

Dalam kegiatan tersebut, PJ Bupati Sampang Jonathan Judianto memberi apresiasi pada HCML yang menjalin komunikasi dan memberi up date tentang perkembangan kegiatan infustri hulu migas di lapangan BD yang ada di perairan Sampang. Dan juga berharap pola komunikasi terus ditingkatkan.

“Salah satu tugas Pemkab adalah memfasilitasi dan memediasi kepentingan stakeholders dengan pelaku industri hulu migas,” ujar Jonathan, sebelum kembali ke sampang pada Jumat (11/6/2018) malam

Pada bagian lain, Head of Relations HCML Hamim Tohari mengatakan, kegiatan stakeholders gathering ini merupakan bagian dari program peningkatan hubungan kelembagaan. Program ini sangat penting untuk membangun saling pengertian atas arti penting industri hulu migas dalam menjaga ketahanan energi nasional.

“Forum ini sangat strategis untuk membangun saling pengertian. Selain melakukan stakeholder gathering, kami juga membangun komunikasi dengan teman-teman jurnalis lewat kegiatan media gathering. Kegiatan semacam ini juga dilakukan HCML di wilayah kerja yang lain. Kita harus bersinergi untuk meningkatkan ketahanan energi nasional,” tegas Hamim.

Baca Juga :  Respon Kadisnaker Pamekasan Terkait Upah Karyawan Tak Sesuai UMK

Seperti yang diberitakan sebelumnya, sejak September 2017, HCML resmi mengoperasikan lapangan BD. Wakil Menteri ESDM, Arcandra Tahar menandai peresmian dengan memecah kendi di Floating Production Storage and Offloading (FPSO) Karapan Armada Sterling III, yang berada di lepas Pantai Kabupaten Sampang, Madura.

Lapangan BD ini ditargetkan bisa memproduksi gas 100 juta standar kaki kubik per hari (MMSCFD) dan 7.000 barel kondensat per hari. Penyaluran gas ke PT PGN (Persero) dimulai pada tanggal 26 Juli 2017. Gas tersebut oleh PGN dimanfaatkan untuk mendukung kegiatan industri di Jawa Timur.

Meski sudah resmi berproduksi sejak September 2017, namun belum semua gas HCML telah terserap pasar dengan maksimal. Menurut informasi sisa gas HCML yang belum terserap pasar sekitar 30 MMSCFD.

“Mohon doa agar sisa produksi HCML bisa segera terserap pasar. Mohon doa juga agar kegiatan. HCML di masa mendatang bisa berjalan lancar,” katanya.

Baca Juga :  Polisi Segel Dua Gudang di Gersik, Angin Segar Bagi PMII Pamekasan

Ditambahkan, HCML merupakan Kontraktor KKS wilayah kerja (WK) Madura Strait yang dalam operasinya berada dalam pengawasan dan pengendalian SKK Migas. Lapangan BD, yang merupakan bagian dari WK Madura Strait, terletak di lepas pantai Selat Madura, Jawa Timur, 65 kilometer sebelah timur Surabaya dan 20 kilometer sebelah selatan Pulau Madura.

Gas dari sumur ditransportasi melalui pipa bawah laut menuju FPSO (Floating Production Storage and Offloading). Gas dikirim dari FPSO melalui pipa 16 inchi sepanjang + 52 km ke GMS (Gas Metering Station) milik HCML yang selanjutnya dikirimkan kepada para pembeli gas.

Dalam pengembangan Lapangan BD, HCML menggunakan anjungan lepas pantai (offshore platform) produksi PT PAL yang berpusat di Surabaya. Ini merupakan wujud komitmen HCML dalam mendukung usaha SKK Migas untuk terus meningkatkan persentase TKDN (Tingkat Komponen Dalam Negeri) dan mendukung perkuatan industri nasional dalam kegiatan operasinya. (adi/har)

Berita Terkait

BPJS Ketenagakerjaan Perluas Perlindungan Jamsos Tenaga Pendidik Madrasah di Bangkalan
SDN Tlagah 2 Bangkalan Ambruk, Hak Keamanan Siswa Terabaikan
Antisipasi Cuaca Ekstrem, DLH Sampang Pangkas Pohon Rawan Tumbang
Kodim 0826 Pamekasan Perkuat Sinergi Dengan Insan Pers
Bupati Sumenep Mutasi Sejumlah Pejabat, Tekankan Peningkatan Pelayanan Publik
Warga Miskin Pamekasan Luput Dari Bansos Akibat Salah Data
Soal HET Pupuk, Petani Sampang Bisa Lapor ke “Halo Pak Amran!”
Dana Desa Bangkalan 2026 Terpangkas Tajam

Berita Terkait

Senin, 19 Januari 2026 - 20:04 WIB

BPJS Ketenagakerjaan Perluas Perlindungan Jamsos Tenaga Pendidik Madrasah di Bangkalan

Senin, 19 Januari 2026 - 11:57 WIB

SDN Tlagah 2 Bangkalan Ambruk, Hak Keamanan Siswa Terabaikan

Sabtu, 17 Januari 2026 - 11:32 WIB

Antisipasi Cuaca Ekstrem, DLH Sampang Pangkas Pohon Rawan Tumbang

Jumat, 16 Januari 2026 - 14:23 WIB

Kodim 0826 Pamekasan Perkuat Sinergi Dengan Insan Pers

Kamis, 15 Januari 2026 - 16:28 WIB

Bupati Sumenep Mutasi Sejumlah Pejabat, Tekankan Peningkatan Pelayanan Publik

Berita Terbaru

Caption: jaket hitam, Ketua DPRD Pamekasan Ali Masykur saat meninjau rumah warga Sana Daja yang rusak akibat fenomena tanah gerak, (dok. Kurdi Rega Media).

Peristiwa

DPRD Pamekasan Desak BPBD Segera Tangani Longsor di Sana Daja

Senin, 19 Jan 2026 - 10:49 WIB

Caption: sejumlah warga Desa Gersempal berada di halaman rumah terduga pelaku wanita inisial SH, dan tampak anggota Polsek Omben melakukan pengamanan, (sumber foto: Humas Polres Sampang).

Hukum&Kriminal

Diduga Selingkuh, Pemuda di Sampang Disandera Warga

Minggu, 18 Jan 2026 - 13:53 WIB