Kelompok 105 KKN UTM, Sosialisasikan Olahan Beras Varian

- Jurnalis

Sabtu, 4 Agustus 2018 - 20:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Terlihat sebagian peserta KKN 105 Universitas Trunojoyo Madura (UTM) tengah fokus memberikan pelatihan tentang olahan beras varian.

Terlihat sebagian peserta KKN 105 Universitas Trunojoyo Madura (UTM) tengah fokus memberikan pelatihan tentang olahan beras varian.

Bangkalan, (regamedianews.com) – Mahasiswa Universitas Trunojoyo Madura (UTM), kelompok 105 yang melaksanakan kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik 2018, dalam mengolah kembali produk unggulan desa, dengan seminar marketing beras,serta memberikan pelatihan olahan beras varian dan penanaman padi dalam rangka meningkatkan perekonomian di Dusun Panjung, Desa Perreng, Kecamatan Burneh, Kabupaten Bangkalan, Sabtu (04/08/2018).

Menurut penanggung Jawab KKN 105, Shifa Ainun Najib mengatakan, ketika musim panen memang nilai harga turun, nah di saat seperti itu, harus ada varian baru agar di masa musim panen harganya tetap meningkat. Oleh karena itu, solusi darinya bagaimana masyarakat ikut andil di media, agar marketing produk beras yang berada di desa ini bisa tetap terjual dengan harga yang sama, melalui media meliputi Wibsite, Blogger dan media sosial lainnya.

Baca juga Dispertapahorbun; Selama Ramadhan Stok Beras di Bangkalan Terbilang Cukup

Baca Juga :  Diapresiasi AMPES, Polres Sampang: Beri Tau Kami Kalau Ada Transaksi Narkoba

“Untuk meningkatkan penjualan beras para petani, kami hadir sebagai pemberi jalan keluar untuk memberikan jalan alternatif agar tarif harga pangan di desa ini bisa bersaing dengan daerah lain, dan tentu ada dorongan pihak yang berwajib,” kata pria yang juga sekarang menjabat Gubernur FEB 2018-2019.

Lebih lanjut Shifa mengatakan, bagaimana beras itu berkualitas yaitu cara penanamannya harus di perbaiki, salah satunya tanah yang akan di tanami di semaikan dengan cara memakai mesin penanaman agar tumbuhnya padi bisa berkualitas.

“Kami juga mensosialisasikan bagaimana beras itu harus di olah, artinya bisa di buat olahan varian beras sehingga bisa menambah nilai,” imbuhnya.

Di sisi lain Koordinator Desa Ifatul Khasanah mengatakan, Desa Perreng ini merupakan desa yang mayoritas masyarakatnya petani, sehingga desa perreng ini sangat berpotensi untuk menghasilkan gabah yang lebih berkualitas, selain menanam padi, petani desa perreng kadang juga menanam tanaman lain.

Baca Juga :  Sambut Hari Guru Nasional, IGI Pamekasan Gelar Lomba Menggambar

Baca juga Mengedukasi Konsumen dan Pelaku Usaha, Disperindag Sosialisasi Penyalahgunaan Bahan Berbahaya Pada Makanan

“Seperti kedelai, jagung, kacang serta aneka produk lainnya, namun semua penanamannya bermusim,” pungkasnya.

Ia juga menambahkan, pihaknya sangat senang karena masyarakat perreng dengan antusias senang hati hadir mengikuti KKN kelompok 105 Tematik 2018. Selain mensosialisasikan tentang pangan, masyarakat perreng juga menyampaikan keluhan yang selama ini dirasakan.

“Kami berharap dengan adanya sosialisasi ini menjadi solusi untuk masyarakat Desa Perreng dalam meningkatkan perekonomian petani lebih meningkatkan. Harga beras untuk saat ini berkisar 7.000 – 8.000 sedangkan di daerah lain berkisar 11.000 – 12.000,” ucapnya. (sfn/har)

Berita Terkait

Sikat Reklame Liar! Satpol PP Sumenep Jalankan Instruksi Presiden
Pemkab Sumenep Pastikan Dana Stimulan Tahap II Tepat Sasaran
Bupati Pamekasan Minta Tuduhan Jual Beli Jabatan Disertai Bukti
Soal Jaspel, Bupati Sampang Pastikan Hak Nakes RSMZ Terpenuhi
Evaluasi RSMZ, Bupati Sampang Tekankan Hapus Pola Lama
Kamura Gagas KEK Tembakau Madura Demi Kesejahteraan Petani
Cegah Keracunan, Disdik Sampang Perketat Pengawasan MBG
Demo Forkot Desak Transparansi Anggaran Pokir DPRD Pamekasan

Berita Terkait

Sabtu, 7 Februari 2026 - 13:03 WIB

Sikat Reklame Liar! Satpol PP Sumenep Jalankan Instruksi Presiden

Jumat, 6 Februari 2026 - 20:22 WIB

Bupati Pamekasan Minta Tuduhan Jual Beli Jabatan Disertai Bukti

Jumat, 6 Februari 2026 - 18:57 WIB

Soal Jaspel, Bupati Sampang Pastikan Hak Nakes RSMZ Terpenuhi

Jumat, 6 Februari 2026 - 16:11 WIB

Evaluasi RSMZ, Bupati Sampang Tekankan Hapus Pola Lama

Jumat, 6 Februari 2026 - 09:21 WIB

Kamura Gagas KEK Tembakau Madura Demi Kesejahteraan Petani

Berita Terbaru

Caption: Bupati Sampang H. Slamet Junaidi, didampingi Pembina Sampang Kreatif Andi Sulfa dan Plt Kepala Diskopindag Sampang Zaiful Muqaddas, saat meninjau stan Bazar UMKM, (dok. foto istimewa).

Ekonomi

Sampang Kreatif Geliatkan Ekonomi Lewat Bazar UMKM

Minggu, 8 Feb 2026 - 01:24 WIB

Caption: Kanit Resmob Satreskrim Polres Sampang bersama Kapolsek Kedungdung dan anggotanya, saat mengamankan dua pelaku penganiayaan guru tugas, (sumber foto. Humas Polres Sampang).

Hukum&Kriminal

Polisi Tangkap Wali Santri Penganiaya Guru Tugas di Sampang

Sabtu, 7 Feb 2026 - 17:26 WIB

Caption: ilustrasi pasangan suami istri di Kabupaten Bangkalan digerebek polisi saat asyik pesta sabu-sabu didalam kamar rumahnya, (dok. Redaksi Rega Media).

Hukum&Kriminal

Pasutri Pengedar Sabu di Bangkalan Digerebek Polisi Saat Nyabu

Sabtu, 7 Feb 2026 - 10:17 WIB