BANGKALAN – Baru berjalan sebulan di Kabupaten Bangkalan, program Makan Bergizi Gratis (MBG) besutan H. Khoirul Umam sukses memberikan dampak sosial.

Menariknya, keuntungan dari program ini diputar kembali untuk membangun rumah layak huni bagi warga miskin, Selasa (3/3/2026).

Bantuan tersebut ditandai dengan peletakan batu pertama rumah milik Moh. Sulhan di Desa Pengeleyan, Kecamatan Tanah Merah.

Rumah berukuran 5×8 meter itu dibangun dengan anggaran sekitar Rp45 juta.

Berbeda dari program bisnis pada umumnya, H. Her sapaan H. Khoirul Umam menegaskan, seluruh keuntungan dari MBG, tidak diambil untuk kepentingan pribadi.

“Ini hasil dari MBG. Saya tidak mengambil keuntungan sama sekali. Setiap bulan, hasilnya langsung kami alokasikan untuk bedah rumah bagi warga yang membutuhkan,” ujarnya.

CEO Bawang Mas ini menyebut, pembangunan rumah untuk Moh. Sulhan merupakan realisasi pertama dari keuntungan MBG.

Meski demikian, melalui yayasan yang dikelolanya, kegiatan sosial pembangunan rumah telah rutin dilakukan setiap pekan.

Menurut H. Her, langkah tersebut sebagai bentuk komitmen moral, agar program pemerintah memberi efek berganda (multiplier effect) di tengah masyarakat.

“Program pemerintah jangan hanya berhenti di pengelola. Harus ada dampak nyata bagi warga. Mudah-mudahan ini bisa menjadi contoh,” katanya.

Moh. Sulhan, penerima bantuan, mengaku tidak menyangka rumahnya akan dibangun kembali.

Ia menyebut, kondisi rumah lamanya sudah tidak layak dan membahayakan keluarganya.

“Saya sangat bersyukur dan berterima kasih. Bantuan ini sangat berarti bagi keluarga kami,” ucapnya.

Sementara, Kepala Desa Pengeleyan Zaiqulhak Al Farisi, turut mengapresiasi langkah tersebut.

Ia menilai, sinergi antara pelaksana program dan masyarakat seperti ini, sangat membantu pemerintah desa dalam mengentaskan persoalan rumah tidak layak huni.

“Kami berharap program ini terus berjalan dan bisa menjangkau lebih banyak warga yang membutuhkan,” tuturnya.

H. Her menegaskan, tidak ada target jumlah rumah yang akan dibangun.

Selama program MBG masih berjalan dan menghasilkan keuntungan, pembangunan rumah bagi warga kurang mampu akan terus dilanjutkan.

“Tidak hanya di Desa Pengeleyan, tetapi juga di wilayah lain di Kabupaten Bangkalan,” pungkasnya. (sfn)