Melalui JPKP, Presiden RI Beri Bantuan Kapal Perikanan Untuk Nelayan di Sampang

0
1085
Dari kiri; Kades Dharma Camplong (Moh. Amin), Staf SekNeg (Hj. Rizayati), Tokoh Pemuda Sampang (Doddy Fitria), Putra Presiden RI yang pertama Soekarno (Dr. RM. Gempar Soekarno Putra), Ketua JPKP DPD Sampang (Amir Hamzah), Ketua JPKP DPW Jawa timur (Bambang Kisworo) dan Ketua Umum JPKP Pusat (Ajiz Soleh).

Sampang, (regamedianews.com) – Berbagai macam cara dilakukan Pemerintah untuk mensejahterakan masyarakat, utamanya bagi masyarakat kurang mampu. Salah satunya dikalangan masyarakat yang berstatus pekerjaan sebagai nelayan. Berbicara tentang nelayan, demi meraih hasil yang memuaskan terkadang harus rela mempertaruhkan nyawa, mengingat hal itu tidak jauh dari lautan, namun juga perlu adanya peralatan yang diutamakan yakni, kapal atau perahu.

Terkait hal tersebut, bertempat di Dusun Pesisir Timur, Desa Dharma Camplong, Kecamatan Camplong, Kabupaten Sampang, Madura, pada Rabu (05/09/2018), telah dilaksanakan kegiatan Penyerahan Bantuan Kapal Perikanan secara simbolis untuk nelayan setempat sebanyak 20 unit, diberikan Presiden RI Joko Widodo oleh Dr. RM. Gempar Soekarno Putra dan Hj. Rizayati bersama tim Kementrian Sekretariat Negara dan Kementrian Kelautan dan Perikanan melalui Jaringan Pendamping Kinerja Pemerintah (JPKP).


Pantauan regamedianews.com, kegiatan penyerahan secara simbolis bantuan kapal perikanan tersebut dihadiri langsung oleh putra Presiden RI yang pertama yakni (Dr. RM. Gempar Soekarno Putra), Staff Sekretariat Negara (Hj. Rizayati), Ketua Umum JPKP (Ajiz Soleh), Ketua JPKP DPW Jawa timur (Bambang Kisworo), Forkopimcam Camplong, Kepala Desa, tokoh agama dan tokoh masyarakat setempat.

Dalam sambutannya Kepala Desa Dharma Camplong, Moh. Amin menyampaikan, merasa bangga dan berterima kasih atas bantuan kapal perikanan yang diberikan oleh Presiden RI Joko Widodo kepada para nelayan di Sampang, khususnya nelayan di wilayah Kecamatan Camplong. Namun, pihaknya merasa bingung atas bantuan tersebut, karena sebelumnya tidak ada kordinasi dengan Pemerintah Kabupaten dan terbilang dadakan.

“Kami ucapkan banyak terima kasih atas bantuan kapal perikanan yang diberikan kepada nelayan di Desa Dharma Camplong dan adalah suatu bentuk kepedulian kepada nelayan. Namun, kami merasa bingung atas bantuan ini, karena sebelumnya tidak ada koordinasi serta terbilang secara dadakan, oleh karena itu nanti butuh penjelasan tentang bantuan dadakan ini,” tuturnya.

Dikesempat yang sama Dr. RM. Gempar Soekarno Putra menyampaikan, bantuan kapal perikanan yang diberikan untuk nelayan, sudah terencana sebelumnya, berkat masuknya proposal dari tokoh-tokoh nelayan Desa Dharma Camplong kepada Kementrian Kelautan dan Perikanan secara langsung. Ia juga menjelaskan, bahwa bantuan ini adalah salah satu program pemerintah pusat dari Presiden RI Joko Widodo.

“Bantuan yang turun ke nelayan di wilayah Camplong ini adalah murni berkat perjuangan dari Doddy Fitria (tokoh pemuda, red) serta kawan-kawan yang rela bolak-balik ke Jakarta dengan tujuan ke pemerintah pusat untuk bisa mendapatkan bantuan kapal perikanan, diperuntukan kepada para nelayan di Camplong. Bantuan seperti ini bukan hanya di sini saja, melainkan juga sudah diterapkan dibeberapa daerah lainnya di Jawa timur, salah satunya di Kabupaten Sampang,” jelasnya.

Sementara Staf SekNeg Hj. Rizayati dalam sambutan singkatnya menyampaikan, pihaknya menganjurkan kepada para warga Desa Dharma Camplong khususnya para nelayan agar tetap bersyukur atas bantuan yang diberikan oleh Presiden RI Joko Widodo. Bantuan berupa kapal perikanan ini adalah berkat perjuangan tokoh pemuda sampang (Doddy Fitria), tidak pernah putus asa untuk bisa mendapatkan bantuan berupa kapal perikanan yang diperuntukan para nelayan.

“Sebelumnya sudah ada proposal yang masuk beberapa kali, tapi saya tolak. Namun, dengan tidak putus asanya Doddy tetap memasukkan kembali proposal tersebut. Bahkan, dirinya rela datang bolak-balik ke Jakarta dengan mambawa proposal seperti yang awal dan tentunya tetap mendapat pendampingan serta pengawalan dari JPKP (Jaringan Pendamping Kinerja Pemerintah, red),” ungkapnya.

Dilain sesi Ketua Umum JPKP, Ajiz Soleh mengatakan, terkait bantuan kapal perikanan yang diberikan kepada para nelayan di Dharma Camplong, sebelumnya telah berkordinasi dengan pemerintah pusat dan tentunya tidak lepas dari hasil kordinasi dari JPKP DPW Jawa timur dan JPKP DPD Sampang. Selain itu, dalam ranah ini pihaknya tetap melakukan pemdampingan, pengawasan serta pengawalan terhadap kinerja pemerintah, baik pemerintah pusat maupun pemerintah daerah.

“Menyikapi apa yang diminta oleh Kades Dharma Camplong untuk menjelaskan tentang bantuan kapal nelayan yang terkesan dadakan, sebenarnya ini tidak secara dadakan, melainkan sudah terencana sekitar tiga bulan yang lalu. Diranah ini, tentunya kami tetap melakukan pengawalan sehingga eksistensi kami menjadi aspirasi masyarakat kepada pemerintah pusat. Oleh karena itu, dengan adanya bantuan ini, kami akan kawal hingga bantuan yang diberikan benar-benar tepat sasaran,” pungkasnya. (adi/har)


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here