PAMEKASAN • Wilayah Kecamatan Tlanakan, Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur, bersiap menyambut proyek besar berskala nasional.

Sebuah pangkalan militer baru, Yon Teritorial Pembangunan (YTP) dan Batalyon Teritorial Pembangunan (BTP), akan segera berdiri di Desa Larangan Slampar.

Guna memastikan proyek ini berjalan mulus, Komandan Korem (Danrem) 084/Bhaskara Jaya, Brigjen TNI Kohir, langsung turun ke lapangan.

Didampingi Dandim 0826/Pamekasan, Letkol Kav Agus Wibowo Hendratmoko, meninjau langsung kesiapan lahan strategis tersebut.

Brigjen Kohir mengatakan, langkah ini menjadi bukti keseriusan TNI dalam mengawal program strategis nasional pemerintah pusat di wilayah Madura.

Ia menjelaskan, pembangunan pangkalan militer tahap keempat di Jawa Timur ini dipastikan akan bergerak cepat.

“Pada tahap awal, fokus pembangunan akan diarahkan pada fasilitas vital penunjang prajurit,” ujarnya, Selasa (19/5/2026).

Kohir mengungkapkan, fasilitas yang akan dikebut di antaranya empat barak utama, rumah dinas, serta gudang amunisi yang aman.

“Rencananya, pada bulan Juli mendatang, sekitar 500 personel akan langsung ditempatkan di lokasi,” ungkap jenderal TNI bintang satu ini.

Menurut Kohir, kehadiran YTP dan BTP di Pamekasan ini tidak hanya soal memperkuat benteng pertahanan negara.

“Lebih dari itu, proyek ini diproyeksikan menjadi motor penggerak ekonomi baru bagi warga lokal,” terangnya.

Sementara itu, Dandim 0826 Pamekasan, Letkol Kav Agus Wibowo Hendratmoko, optimistis kehadiran ratusan prajurit akan membuka banyak peluang usaha baru bagi masyarakat sekitarnya.

Ia berharap seluruh lapisan masyarakat memberikan dukungan penuh.

“Program nasional ini hadir agar manfaat ekonominya bisa langsung dirasakan oleh warga sekitar,” pungkasnya. [krd]