Diputuskan MK Sebagai Pemenang Pilkada Sampang, JIHAD Ingatkan Timnya Jangan Bereuforia Berlebihan

0
612
Paslon Jihad (H. Slamet Junaidi dan H. Abdullah Hidayat) saat diwawancara awak media usai sidang putusan MK.

Jakarta, (regamedianews.com) – Sidang putusan sengketa hasil Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Sampang telah usai, Rabu (05/12/2018).

Mahkamah Konstitusi (MK) memutuskan dan menerima keunggulan pasangan calon nomor urut 1. H. Slamet Junaidi dan H. Abdullah Hidayat (Jihad) sebagai Bupati Sampang terpilih periode 2018 hingga 2023.


Usai sidang, Bupati Sampang terpilih H. Slamet Junaidi bersama Wakilnya H. Abdullah Hidayat mengatakan, pihaknya bersyukur kepada Allah SWT telah terpilih dan telah diputuskan oleh MK sebagai Bupati Sampang.

Baca juga Hasil Pilkada Sampang Diterima MK, Paslon Jihad Dipastikan Melenggang Ke Pendopo Sampang

“Alhamdulillah, Allah mengizinkan kami sebagai Bupati Sampang terpilih yang baru saja diputuskan oleh MK,” ucapnya kepada regamedianews.com di depan Gedung MK, di Jl. Merdeka Barat, Jakarta.

Pria yang kerap disapa Ba Idi ini juga berpesan kepada semua tim pemenangannya, tidak terlalu bereuforia dan terpenting jaga kondusifitas daerah masing-masnig.

“Bagi semua tim jangan sampai ada euforia berlebihan dan yang paling penting jaga kondusifitas daerah,” pesan H. Idi usai mengikuti sidang di Gedung MKRI.

Sementara pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Sampang nomor urut 2. H. Hermanto Subaidi dan H. Suparto (Mantap) tidak menghadiri sidang sengketa PSU Pilkada Sampang di Gedung Mahkamah Konstitusi (MK).

Baca juga Suasana di Gedung MK Saat Sidang Putusan Sengketa Pilkada Sampang

Abd. Muhlis tim pemenangan Mantap selaku pemohon saat di konfirmasi melalui jejaring telepon mengatakan, bahwa alasan tidak hadirnya paslon karena telah di wakili tim kuasa hukumannya. “Iya mas, paslon sendiri tidak hadir karena telah di wakili tim kuasa hukum,” singkatnya. (adi/rud)


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here