Komisi D Sidak PPDB Mengaku Tidak Menemukan Kegiatan Pungli

- Jurnalis

Kamis, 27 Juni 2019 - 20:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Terlihat Ketua Komisi D Nurhasan bersama Kadis  Pendidikan Bangkalan Bambang Budi Mustika melihat alur PPDB di SMP 2 Bangkalan

Terlihat Ketua Komisi D Nurhasan bersama Kadis Pendidikan Bangkalan Bambang Budi Mustika melihat alur PPDB di SMP 2 Bangkalan

Bangkalan, (regamedianews.com) – Komisi D DPRD Bangkalan bersama Dinas Pendidikan melakukan Sidak Pendaftaran Peserta Didik Baru (PPDB) di tiga sekolah menengah pertama (SMP), Kamis (27/06/2019).

Sidak yang dipimpin langsung ketua Komisi D Nurhasan tersebut diawali dari SMP 1 Bangkalan, Kemudian ke SMP 3 Bangkalan dan terakhir ke SMP 2 Bangkalan.

Baca juga Lebih Dekat Dengan Aliyanto, Komisioner KPUD Sampang Terpilih

Hasil Sidak terlihat SMPN 1 Bangkalan dan SMPN 2 Bangkalan tampak ramai pendaftar. Bahkan panitia dari kedua sekolah tersebut menuturkan sekolahnya sudah memenuhi pagu, malahan pendaftar sudah melebihi pagu.

Baca Juga :  Pemda Aceh Selatan Didesak Surati PT Pertamina

Berbeda dengan Sidak ke SMPN 3 Bangkalan, pantia PPDB di sekolah tersebut terlihat begitu cemas. Pasalnya, pendaftar disekolah tersebut masih jauh mencapai target pagu.

Melihat realita tersebut, Kepala Dinas Pendidikan, Bambang Budi Mustika mengatakan akan segera melakukan pemerataan agar pagu di sekolah lain dapat terpenuhi.

Baca juga Addy Imansyah Optimis Komisioner KPU Sampang Dapat Menjalankan Tugas Dengan Baik

“Ya, untuk SMPN 1 dan SMPN 2 Bangkalan sudah memenuhi pagu bahkan sudah over. Nanti kita akan lakukan pemerataan ke sekolah terdekat”, ucapnya.

Baca Juga :  Wagubsu Resmikan Masjid Musyahadah Desa Rahuning II

Sementara itu, Ketua Komisi D DPRD Bangkalan, Nurhasan menuturkan seluruh siswa berhak mengenyam pendidikan meskipun pagu telah terpenuhi. Ia juga menambahkan, dari sidak ini pihaknya tidak menemukan kegiatan pungut liar.

“Dengan adanya zonasi ini, tidak ada lagi alasan siswa tidak sekolah. Meskipun pagu telah penuh, bisa dialihakn ke sekolah lain yang memiliki jarak yang dekat, dan hasil keliling kami juga tidak menemukan kegiatan pungli”, pungkasnya. (sfn/tfk)

Berita Terkait

Warga Miskin Pamekasan Luput Dari Bansos Akibat Salah Data
Soal HET Pupuk, Petani Sampang Bisa Lapor ke “Halo Pak Amran!”
Dana Desa Bangkalan 2026 Terpangkas Tajam
Buntut HET Pupuk-Hand Traktor Raib, Disperta KP Sampang Didemo
Hikmah Isra’ Mi’raj di Masjid As-Syuhada: Menata Hati Melalui Shalat dan Akhlaq
Dua Lansia di Sampang Menanti Perhatian Prioritas Pemerintah
Dandim Sumenep Tegaskan Pengawasan Ketat Program MBG
Perkuat Basis, 600 Muslimat NU Kedungdung Dikukuhkan

Berita Terkait

Rabu, 14 Januari 2026 - 21:20 WIB

Warga Miskin Pamekasan Luput Dari Bansos Akibat Salah Data

Rabu, 14 Januari 2026 - 15:37 WIB

Soal HET Pupuk, Petani Sampang Bisa Lapor ke “Halo Pak Amran!”

Rabu, 14 Januari 2026 - 14:24 WIB

Dana Desa Bangkalan 2026 Terpangkas Tajam

Rabu, 14 Januari 2026 - 13:03 WIB

Buntut HET Pupuk-Hand Traktor Raib, Disperta KP Sampang Didemo

Selasa, 13 Januari 2026 - 12:49 WIB

Dua Lansia di Sampang Menanti Perhatian Prioritas Pemerintah

Berita Terbaru

Caption: Kapolres Pamekasan AKBP Hendra Eko Triyulianto berjabat tangan dengan Kasat Reskrim AKP Doni Setiawan, usai memberikan piagam penghargaan, (dok. Kurdi Rega Media).

Hukum&Kriminal

Sukses Tangkap Jambret Maut, Reskrim Pamekasan Diganjar Reward

Rabu, 14 Jan 2026 - 18:40 WIB

Caption: ilustrasi, (dok. Syafin Rega Media).

Daerah

Dana Desa Bangkalan 2026 Terpangkas Tajam

Rabu, 14 Jan 2026 - 14:24 WIB