Banyak Warga Abaikan Perintah ‘Lockdown’, Pemerintah Malaysia Akan Kerahkan Tentara

Video amatir yang beredar saat petugas kepolisian Malaysia lakukan sweeping di atas transportasi umum

Malaysia, (regamedianews.com) – Pemerintah Malaysia dipastikan akan mengerahkan pasukan tentara untuk membantu polisi dalam memberlakukan aturan lockdown demi menghentikan pandemic Covid-19.

Pengerahan tentara tersebut dilakukan karena masih banyak warga yang ‘mokong’ atau mengabaikan isolasi yang saat ini diberlakukan di negeri Jiran itu.

Bacaan Lainnya

Dilansir AFP, Jumat (20/3/20), warga Malaysia diperintahkan untuk tetap di rumah selama lockdown atau perintah pengendalian pergerakan hingga 31 Maret mendatang.

Sekolah dan dan beberapa pusat bisnis juga ditutup sementara, bahkan warga Malaysia juga dilarang pergi ke luar negeri dan seluruh warga asing dilarang masuk ke negara tersebut.

Tapi faktanya masih banyak warga yang tak mengindahkan himbauan pemerintah, oleh sebab itu semula Polisi yang bertugas untuk menegakkan larangan tersebut, namun akhirnya pemerintah memperbantukan tentara.

Menteri Pertahanan, Ismail Sabri Yaakob dalam konferensi persnya menyatakan tentara tersebut akan ikut dilibatkan mulai Minggu besok (22/3).

“Kami yakin bahwa dengan bantuan tentara, penegakan yang lebih keras akan bisa dilakukan, Masih ada banyak orang yang tidak peduli soal perintah dari pemerintah,” tuturnya.

Sebelumnya Perdana Menteri (PM) Malaysia, Muhyiddin Yassin, meminta warganya untuk mematuhi lockdown yang diberlakukan demi mengantisipasi pandemic Covid-19 yang saat ini melanda.(rd)

Pos terkait