Forkab Aceh Selatan Adukan Setumpuk Problem Gampong Ke Bupati Tgk Amran

  • Bagikan
Forum Keuchik Kabupaten dan forum keuchik tingkat kecamatan saat beraudensi dengan Bupati Aceh Selatan (Tgk Amran).

Aceh Selatan || Rega Media News

Forum Keuchik Kabupaten (Forkab) Aceh Selatan bersama forum keuchik tingkat kecamatan melakukan audensi dengan Pimpinan Daerah Aceh Selatan Tgk Amran, dengan tema “Penguatan dan Stabilitas  Gampong dalam Kabupaten Aceh Selatan”, Senin (27/7/20).

“Dalam hal ini, para Keuchik perlu pendampingan dalam mengambil suatu kebijakan di Gampong yang dikelola oleh Keuchik setempat,” kata Ketua Forum Keucik Kabupaten Aceh Selatan, Lukman. 

Sementara itu, Ketua Forum Keuchik Kecamatan Kluet Selatan yang diketuai Keuchik Gelumbuk, Murdi mengatakan, pertemuan ini merupakan ajang curhat, bagaimana cara kerja para keuchik tidak terjadinya persoalan seperti Keuchik Silolo.

“Pemotongan dana ADG (Alokasi Dana Gampong) untuk penanganan Covid-19,  juga terkait info yang diberikan melalui handphone android, sementara tidak semua para keuchik memiliki handphone android,” ujar Murdi.

Hal serupa juga disampaikan Keuchik Silolo, Pemerintah Gampong (Keuchik) sudah berbuat semaksimal mungkin. Jadi, kalau ada salah sedikit sudah diributkan, sementara yang menjadi provokator tidak diproses.

“Seperti kasus yang terjadi di Gampong Silolo dua bulan yang lalu,” ucapnya.

Ketua Forum Keuchik Labuhan Haji Timur yang diketuai Keuchik Kemumu Seberang menyatakan, kasus yang terjadi di gampongnya segera diselesaikan. 

Disisi lain Ketua Forum Keuchik Samadua Hasbullah menyampaikan terkait pemotongan Alokasi Dana Gampong (ADG), pemberian Bantuan Sosial Tunai (BST) dan Bantuan Langsung Tunai (BLT).

Selain itu juga, Ketua Forum Keuchik Kluet Selatan menyampaikan masalah data yang mendapat bantuan sehingga tidak ada yang tumpang tindih. 

Usai menerima aduan dari para Ketua Keuchik Kabupaten maupun Kecamatan, Bupati Tgk Amran mengatakan, masalah pemotongan dana Gampong dan data itu adalah dari Kememterian, bukan dikeluarkan Pemkab melainkan dari pusat.

“Kamj berharap agar setiap ada persoalan dapat dimusyawarakan terlebih dahulu ditingkat Gampong, kalau tidak selesai disampaikan ke pihak Kecamatan dan tidak didiamkan saja,” tandas Tgk Amran.

Seperti yang telah disampaikan Kadis Keuangan dan Kadis Sosial, kata Tgk Amran, untuk masalah Keuchik diharapkan agar dapat melibatkan seluruh perangkat desa, sehingga tidak memunculkan masalah. (Asmar Endi)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Klik disini??
Ada Informasi??
Selamat Datang Di regamedianews.com
Silhkan Sampaikan Informasi Anda !!!!