Hilang Satu Tahun, Kendaraan Warga Surabaya Ditemukan di Sampang

Konferensi pers Polres Sampang dalam pengembalian motor milik warga Surabaya yang ditemukan di Sampang, Madura.

Sampang || Rega Media News

Setelah satu tahun lebih kendaraan pribadi jenis sepda motor Honda Baet warna putih bernopol L 3736 QX milik Ahmad Rosid (40) warga Kelurahan Kalikedinding, Kecamatan Kenjeran, Kota Surabaya ditemukan di Sampang, Madura.

Bacaan Lainnya

Ahmad Rosid mengatakan, peristiwa hilangnya pada awal tahun 2019 di sebuah pasar setempat. Kala itu, kendaraannya digunakan oleh istri untuk berbelanja, namun setelah hendak pulang kendaraannya sudah tidak ada di lokasi.

“Pada saat hilang istri saya langsung menghubungi dan spontan saya terkejut,” ujarnya, Senin (10/08/2020).

Dirinya mengaku sudah melakukan segala upaya untuk mendapatkan kendaraanya kembali namun, pada akhirnya memilih mengikhlaskan karena tidak kunjung ditemukan.

“Saya sudah menghuhungi pihak kepolisian setempat, bahkan kepada semua rekan-rekan saya,” terangnya.

Kendati demikian, saat ini pihaknya mengaku bersyukur karena kendaraannya kembali ditemukan oleh Polres Sampang terlebih, kondisi kendaraan tidak banyak berubah dari sebelumnya.

Ia menuturkan, selama kendaraannya sudah tidak ditangannya, kondisinya tidak jauh berbeda dari sebelumnya hanya saja, dua buah spion tidak ada dan kondisi ban tipis.

“Saya sangat berterima kasih kepada jajaran polres Sampang sudah menemukan kendaraan saya, pertama kali dihubungi saya sangat senang dan tidak menyangka ditemukan di Sampang,” tuturnya.

Sementara, Wakapolres Sampang Kompol Mukhamad Lutfi menyampaikan, kendaraan milik Ahmad Rosid didapatkan melalui upaya pembubaran kepada para muda-mudi di Pantai Camplong, Kecamatan Camplong, Sampang.

Pada saat itu, para muda-mudi melakukan balap liar sehingga, mengamankan kurang lebih 30 kendaraan, salah satunya milik Ahmad Rosid tanpa adanya surat identitas kendaraan.

“Setelah kami melakukan pengecekan, ternyata kendaraan Honda Beat ini merupakan milik warga kita Surabaya, jadi kami langsung menghubungi untuk penyerahan,” katanya.

Lutfi menambahkan, kedepannya akan terus melakukan upaya operasi cipta kondisi di berbagai wilayah se Kabupaten Sampang untuk menjaga kondusifitas.

“Terutama kami akan sisir tempat-tempat yang berpotensi dijadikan balap liar,” pungkasnya. (adi/har)

Pos terkait