Rangkul Para Nelayan, LMC Gelar Jaring Aspirasi dan Sosialisasi Program Bantuan Masyarakat di Sampang

Saat berlangsungnya kegiatan Jaring Aspirasi Dialog Interaktif dan Sosialisasi Program Bantuan Masyarakat Nelayan Sreseh.

Sampang || Rega Media News

Bertempat di Pendopo Kecamatan Sreseh, Kabupaten Sampang, Madura, Lanyalla Madura Center (LMC) Dewan Pengurus Cabang (DPC) setempat menggelar kegiatan “Jaring Aspirasi Dialog Interaktif dan Sosialisasi Program Bantuan Masyarakat Nelayan Sreseh”.

Bacaan Lainnya

Kegiatan jaring aspirasi tersebut dilaksanakan di pendopo Kecamatan Sreseh, Kamis (13/8/20), dihadiri langsung Ketua Umum LMC Provinsi Jawa Timur Moh. Hasan, Sekjen LMC Moh. Fauzan, Ketua LMC DPC Sampang Forkopimcam Sreseh dan Kepala Desa Labuhan.

Ketua LMC DPC Kab.Sampang Ahmad Juma’adi mengatakan, pihaknya akan menyerap aspirasi yang disampaikan masyarakat, khususnya kalangan para nelayan di wilayah Kecamatan Sreseh kepada Ketua DPD RI Lanyalla Mattaliti.

“Dengan adanya kegiatan jaring aspirasi dialog interaktif dan sosialisasi ini kami selaku LMC DPC Sampang akan menjembatani keinginan masyarakat, terutama bantuan yang mengarah kepada pekerjaan masyarakat Sreseh yakni sebagai nelayan, diantaranya Kartu Nelayan,” jelas pria yang akran disapa Cak Jum.

Ditempat yang sama perwakilan dari Forkopimcam, Sekretaris Kecamatan Sreseh Sutrisno mengatakan, pihaknya mengapresiasi dengan adanya kegiatan jaring aspirasi dan solisasi nelayan melalui LMC DPC Sampang.

“Karena dengan demikian, kami bisa mengetabui apa yang menjadi keinginan dan unek-unek masyarakat, khususnya para nelayan yang ada di Sreseh. Tentunya, dalam hal ini kedepannya masyarakat lebih tersentuh program Pemerintah,” ucapnya.

Sementara itu Keta Umum LMC Jawa Timur Moh. Hasan menyampaikan, pihaknya akan mewujudkan para nelayan tentang asuransi yang selama ini belum teradata oleh Pemerintah, oleh karena itu nantinya ia akan menyampaikan ke Lanyalla Mattaliti.

“Selain itu, kami akan mencari fakta tentang adanya dugaan penimbunan solar yang dilakukan oleh oknum-oknum tertentu dikalangan para nelayan, sehingga banyak para nelayan kesulitan untuk mendapatkan bahan bakar minyak solar,” tuturnya.

Disisi lain, Moh. Hasan juga mengatakan, adanya asuransi yang dibuat untuk kelompok nelayan yang tidak terdata Pemerintah akan dibuatkan langsung olehnya, karena pihaknya telah bekerja sama dengan MNC Life. Asuransi itu nantinya dapat bermanfaat jika kemudian hari terjadi kecelakaan.

“Nominal asuransi itu tentunya tidak akan sama dengan nominal Pemerintah, tapi setidaknya bisa membantu dan bermamfaat kepada para kelompok nelayan yang belum dan tidak mendapatkan kartu asuransi,” pungkasnya.

Sementara salah satu ketua kelompok nelayan di Kecamatan Sreseh Nur Hasan menyampaikan, pihaknya meminta kebijakan Pemerintah agar para nelayan mudah mendapatkan solar untuk kebutuhan beraktivitas sehari-hari.

“Selain kebijakan minyak solar, kami juga berharap kepada Pemerintah dapat memberikam asuransi yang semestinya kepada para nelayan. Mudah-mudahan, dengan adanya kegiatan jaring aspirasi dan sosialisasi yang dilaksanakan LMC dapat menjembatani harapan kami selaku nelayan Sreseh,” harapnya. (adi/har)

Pos terkait