Rencana Program SSR Diklaim Turunkan Angka Kemiskinan di Sampang

  • Bagikan
Sekda Kab. Sampang (Yuliadi Setiawan) saat diwawancara awak media.

Sampang || Rega Media News

Sebagai upaya untuk menurunkan angka kemiskinan di Kabupaten Sampang, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) setempat berencana akan meluncurkan program Sampang Smart Room (SSR) dengan cara menyelaraskan data.

Pasalnya, sejauh ini data kemiskinan di Sampang tidak selaras, sehingga dengan adanya SSR ini nantinya semua data kemiskinan di masing-masing OPD akan sama.

Sekretaris Daerah Kabupaten Sampang, Yuliadi Setiawan mengatakan, kedepan pihaknya berencana untuk meluncurkan SSR dibawah naungan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) setempat, petugas administrasi dan operator bekerja untuk menyelaraskan data kemiskinan pada awal tahun 2021.

“Untuk pengoperasian SSR itu nantinya akan melibatkan pemerintah desa, sehingga pihak desa lebih proaktif melakukan pendataan penduduk secara maksimal, melalui jaringan internet yang telah tersedia di setiap desa,” katanya. Rabu (26/08/2020).

Lebih lanjut, Yuliadi Setiawan mengungkapkan, rencana tersebut didasari Bupati Sampang H. Slamet Junaidi saat melakukan monitoring ke bawah banyak masyarakat miskin yang tidak terdata untuk dapat bantuan.

“Kemiskinan bisa berubah setelah masyarakat memenuhi kebutuhannya. Jadi, dengan pemanfaatan jaringan internet desa nanti bisa mengupdate data kemiskinan di program SSR ini,” ungkapnya.

Selain itu, Yuliadi menuturkan, peluncuran SSR ini nantinya tidak hanya untuk meminimalisir adanya kerancuan data kemiskinan, Namun, juga data Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Sampang.

“Program SSR ini sangat penting di Sampang, jika ada masyarakat yang ingin tahu keakuratan data kepedndudukan, kemiskinan dan data IPM nantinya cukup hanya satu pintu,” klaimnya.

Yuliadi menambahkan, program SSR Sampang akan bisa mengurangi kemiskinan. Sebab, nanti ketika data itu akurat maka masyarakat bisa terdata dan bisa menerima bantuan.

“Kalau data dari bawah salah maka ke atas dan seterusnya data itu akan salah, jadi ini tidak boleh dibiarkan,” pungkasnya. (adi/har)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Klik disini??
Ada Informasi??
Selamat Datang Di regamedianews.com
Silhkan Sampaikan Informasi Anda !!!!