Dana Insentif Nakes Covid-19 di Sampang Ngendap

- Jurnalis

Selasa, 1 September 2020 - 11:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi

Ilustrasi

Sampang || Rega Media News

Sebanyak 232 orang Tenaga Kesehatan (Nakes) Covid-19 yang di ajukan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sampang, Madura, melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) setempat hingga kini belum menerima pencairan dana tambahan pelayanan atau insensif.

Sekretaris Dinkes setempat, Asrul Sani mengatakan, untuk insensif ratusan Nakes ini nantinya terhitung selama tiga bulan, dari Maret, April, dan Mei. Namun, saat ini masih belum keluar dan terus diupayakan. Bahkan, pengajuan sudah dilakukan tiga kali namun, hasilnya masih diperlukan revisi.

Baca Juga :  Mayat Yang Gegerkan Pasean Pamekasan Ternyata Warga Sekitar Yang Alami Gangguan Kejiwaan

“Sudah melakukan pengajuan tapi masih di instruksikan untuk mengurangi jumlah anggarannya sesuai dengan yang dianggarkan,” katanya. Senin (31/8/2020).

Selain itu, Asrul mengatakan, didalam revisi itu pengurangan dan pengajuannya sudah dilakukan.

“Jika nanti anggarannya sudah cair bisa langsung ditransfer ke rekening Nakes masing-masing,” ucapnya.

Baca Juga :  Jamu Borneo FC, Madura United Optimis Menang

Sementara, Kepala BP2KAD Sampang, Saryono menyampaikan, terkait dana insentif Nakes saat ini siap dicairkan.

Namun, pihaknya meminta Dinkes setempat segera memenuhi dan melengkapi sejumlah persyaratan untuk pencairan insentif tersebut.

Terlebih, dalam pembayaran intensif dapat dilakukan setelah diterbitkannya SK dari Bupati Sampang.

“Sebagian uangnya sudah ada dan jika SK sudah ada langsung dibayarkan,” pungkasnya. (adi/har)

Berita Terkait

Masalah Ekonomi Pemicu Melonjaknya Perceraian di Pamekasan
Diskominfo Bangkalan Jadi Rujukan Transparansi Digital
Bupati Sampang: Anggaran Terbatas, Jaminan Kesehatan Harus Tetap Jalan
Pamekasan Darurat Perceraian, 1.694 Kasus Masuk Pengadilan Agama
Musrenbang Banyuates, Ra Mahfudz Beberkan 4 Prioritas Sampang 2027
Lecehkan Atlet, KBI Bangkalan Desak Ketua Pengprov Jatim Dicopot
Blak-Blakan! Kades Waru Barat ‘Semprot’ PDAM Depan Bupati Pamekasan
Resmi Dilaunching, SPPG Torjunan Komitmen Sajikan Menu Higienis

Berita Terkait

Sabtu, 31 Januari 2026 - 20:43 WIB

Masalah Ekonomi Pemicu Melonjaknya Perceraian di Pamekasan

Jumat, 30 Januari 2026 - 22:48 WIB

Diskominfo Bangkalan Jadi Rujukan Transparansi Digital

Jumat, 30 Januari 2026 - 08:49 WIB

Bupati Sampang: Anggaran Terbatas, Jaminan Kesehatan Harus Tetap Jalan

Kamis, 29 Januari 2026 - 19:07 WIB

Pamekasan Darurat Perceraian, 1.694 Kasus Masuk Pengadilan Agama

Kamis, 29 Januari 2026 - 13:08 WIB

Musrenbang Banyuates, Ra Mahfudz Beberkan 4 Prioritas Sampang 2027

Berita Terbaru

Caption: atap rumah warga Sampang ambruk usai diterjang hujan disertai angin kencang, (sumber foto: BPBD Sampang).

Peristiwa

Angin Kencang Terjang Sampang, Belasan Rumah Rusak

Minggu, 1 Feb 2026 - 23:03 WIB

Caption: atap dan dingding rumah warga Pamekasan ambruk usai diterjang angin kencang, (sumber foto: BPBD Pamekasan).

Peristiwa

21 Titik di Pamekasan Disapu Angin Kencang

Minggu, 1 Feb 2026 - 21:08 WIB

Caption: api tampak membesar dan membakar mobil sedan BMW di tepi jalan raya Desa Ketapang Daya, (dok. Harry Rega Media).

Peristiwa

Mobil BMW Ludes Terbakar di Ketapang Sampang

Sabtu, 31 Jan 2026 - 23:24 WIB

Caption: konferensi pers, Pengadilan Agama Pamekasan ungkap kasus angka perceraian selama tahun 2025, (dok. Kurdi Rega Media).

Daerah

Masalah Ekonomi Pemicu Melonjaknya Perceraian di Pamekasan

Sabtu, 31 Jan 2026 - 20:43 WIB