Gegara Dimaki Kapolres, Kasat Sabhara Polres Blitar Ajukan Resign

- Jurnalis

Jumat, 2 Oktober 2020 - 18:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kasat Sabhara Polres Blitar (AKP Agus Hendro Tri Susetyo).

Kasat Sabhara Polres Blitar (AKP Agus Hendro Tri Susetyo).

Surabaya || Rega Media News

Polri telah berkoordinasi dengan Propam Polda Jawa Timur untuk menerjunkan Pengamanan Internal (Paminal) untuk mengklarifikasi pengunduran diri (resign) Kasat Sabhara Polres Blitar AKP Agus Hendro Tri Susetyo, untuk sementara waktu ke Mapolda Jawa Timur.

“Tentunya, nanti yang bersangkutan (Kasat Sabhara) dan Kapolres Blitar akan dimintai keterangan, termasuk anggota lainnya yang mengetahui kejadian dimaksud. Untuk sementara, Kasat Sabhara Polres Blitar AKP Agus, sesuai perintah Kapolda Jatim, untuk ditarik ke Polda Jatim,” kata Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Awi Setiyono, Kamis (1/10/3020).

Awi memastikan, Kasat Sabhara AKP Agus maupun Kapolres Blitar AKBP Ahmad Fanani Prasetyo, akan dimintai keterangan. Dia meyakini nantinya akan terbongkar versi mana yang benar.

Baca Juga :  Pilkada Sampang, Jimad Sakteh Unggul di 9 Kecamatan

“Nanti pasti diklarifikasi kebenaran informasi tersebut, yang benar yang mana ?, versi Kasat Sabhara atau versi keterangan Kapolres. Tentunya akan di ungkap fakta-faktanya oleh Bidpropam Polda Jatim,” jelasnya.

Seperti diketahui, AKP Agus mengajukan resign karena kecewa dengan Kapolres Blitar. Menurut Awi, duduk perkara permasalahan tersebut bermula ketika ada anggota Sabhara ditegur Kapolres karena berambut panjang.

“Informasi awal dari Kabidpropam ada anggota Sabhara rambutnya panjang ditegur Kapolres, dan Kasat-nya ini membela anak buahnya,” ungkap Awi.

Sebelumnya, AKP Agus datang ke Mapolda Jatim dengan membawa surat pengunduran diri yang ditujukan kepada Kapolda Jatim dengan tembusan ke Kapolri. Dia menyebut Kapolres Blitar kerap melontarkan kata-kata kasar.

Baca Juga :  Kasus Penganiayaan Oknum PNS KPLP Tapaktuan, Keuchik Berharap Jalan Damai

Agus menambahkan, hatinya tidak bisa menerima dengan perlakuan arogansi Kapolres kepada Anggotanya. Alasan ia mengundurkan diri karena tidak terima.

“Hati saya tidak bisa menerima selaku manusia dengan arogansi Kapolres. Sebenarnya ini akumulasi dari senior saya. Akumulasi kasat yang lain,” ucap AKP Agus saat ditemui di Mapolda Jatim Jl. Ahmad Yani Surabaya.

“Namanya manusia tentu ada kelebihan dan kekurangan. Setiap beliau marah, ada yang tidak cocok itu maki-makian kasar yang diucapkan. Mohon maaf, kadang sampai menyebut binatang, bajingan dan lain-lain. Yang terakhir, sama saya sebenarnya tidak separah itu. Hanya mengatakan bencong, tidak berguna, banci, lemah, dan lain-lain,” cetus Agus. (bst/red)

Berita Terkait

Sikat Reklame Liar! Satpol PP Sumenep Jalankan Instruksi Presiden
Pemkab Sumenep Pastikan Dana Stimulan Tahap II Tepat Sasaran
Bupati Pamekasan Minta Tuduhan Jual Beli Jabatan Disertai Bukti
Soal Jaspel, Bupati Sampang Pastikan Hak Nakes RSMZ Terpenuhi
Evaluasi RSMZ, Bupati Sampang Tekankan Hapus Pola Lama
Kamura Gagas KEK Tembakau Madura Demi Kesejahteraan Petani
Cegah Keracunan, Disdik Sampang Perketat Pengawasan MBG
Demo Forkot Desak Transparansi Anggaran Pokir DPRD Pamekasan

Berita Terkait

Sabtu, 7 Februari 2026 - 13:03 WIB

Sikat Reklame Liar! Satpol PP Sumenep Jalankan Instruksi Presiden

Sabtu, 7 Februari 2026 - 08:03 WIB

Pemkab Sumenep Pastikan Dana Stimulan Tahap II Tepat Sasaran

Jumat, 6 Februari 2026 - 18:57 WIB

Soal Jaspel, Bupati Sampang Pastikan Hak Nakes RSMZ Terpenuhi

Jumat, 6 Februari 2026 - 16:11 WIB

Evaluasi RSMZ, Bupati Sampang Tekankan Hapus Pola Lama

Jumat, 6 Februari 2026 - 09:21 WIB

Kamura Gagas KEK Tembakau Madura Demi Kesejahteraan Petani

Berita Terbaru

Caption: Kanit Resmob Satreskrim Polres Sampang bersama Kapolsek Kedungdung dan anggotanya, saat mengamankan dua pelaku penganiayaan guru tugas, (sumber foto. Humas Polres Sampang).

Hukum&Kriminal

Polisi Tangkap Wali Santri Penganiaya Guru Tugas di Sampang

Sabtu, 7 Feb 2026 - 17:26 WIB

Caption: ilustrasi pasangan suami istri di Kabupaten Bangkalan digerebek polisi saat asyik pesta sabu-sabu didalam kamar rumahnya, (dok. Redaksi Rega Media).

Hukum&Kriminal

Pasutri Pengedar Sabu di Bangkalan Digerebek Polisi Saat Nyabu

Sabtu, 7 Feb 2026 - 10:17 WIB

Caption: anggota Satreskrim Polres Sampang mengawal ketat pasutri inisial ZA dan SM pelaku curanmor di Jalan Wijaya Kusuma, (sumber foto. Humas Polres Sampang).

Hukum&Kriminal

Usai Ciduk Pasutri Pencuri Scoopy, Polres Sampang Buru Sang Penadah!

Jumat, 6 Feb 2026 - 21:57 WIB