Wacana Pemekaran Desa Blumbungan, Kades Akui Kurang Maksimal Dalam Berikan Pelayanan

- Jurnalis

Senin, 23 November 2020 - 15:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Desa Blumbungan (Ferry) saat diwawancarai.

Kepala Desa Blumbungan (Ferry) saat diwawancarai.

Pamekasan || Rega Media News

Beberapa waktu lalu Kepala Desa (Kades) Blumbungan, Ferry menyampaikan keinginan warganya ke Komisi I DPRD Pamekasan agar desanya tersebut dimekarkan.

Ia mendukung wacana pemekaran wilayahnya menjadi tiga desa dengan mempertimbangkan jumlah penduduk dan luas wilayah.

“Semua administrasi untuk persyaratan dalam pemekaran nantinya akan mengacu terhadap Perda Pamekasan,” kata Ferry, Senin (23/11/2020).

Bahkan kata Ferry, anggota Komisi I DPRD Pamekasan berjanji bakal memanggil Pemdes (Pemerintah Desa) untuk membentuk timsus (tim khusus).

Baca Juga :  Pasca Pengumuman DCS Bacaleg, KPU Sumenep Belum Terima Aduan Masyarakat

Oleh sebab itu, dirinya bakal mempelajari Perda sehingga mudah mempersiapkan persyaratan pemekaran desa.

“Secara efektivitas rencana pemekaran tiga desa itu bagus. Sebab, melihat dari letak geografis sudah cukup memadai. Bahkan jumlah penduduk hampir merata dengan tiga desa,” jelasnya.

Bahkan dirinya sebagai Kepala Desa Blumbungan mengaku kewalahan dengan jumlah penduduk yang mencapai belasan ribu jiwa.

Baca Juga :  7 Pelangaran Ini Yang Diprioritaskan Polres Bangkalan Saat Ops Semeru 2019

“Pribadi merasa kurang maksimal dalam memberikan pelayanan terhadap masyarakat yang letak wilayahnya sangat luas,” tandasnya.

Sementara itu, Ketua Komisi I DPRD Pamekasan, Imam Hosairi mengaku sangat mendukung inisiatif pemekaran tiga desa.

“Setelah itu kita minta buat tim di kabupaten. Mungkin di tim itu akan bisa menindaklanjuti prihal itu,” tukasnya. (heb/iz)

Berita Terkait

Sidak Disperta, DPRD Sampang Desak Percepatan Distribusi Alsintan
PMII Bangkalan Soroti Proyek KDMP Rp1,6 Miliar
Asal Jadi, Proyek Box Culvert Tanah Merah-Jenteh Diprotes Warga
Ra Mahfud Imbau Warga Sampang Sambut Tahun 2026 Dengan Santun
Jelang 2026, Puluhan Pejabat Pemkab Bangkalan Dirotasi
Sambut 2026, Polantas Sampang Larang Konvoi dan Knalpot Brong
Empat Puskesmas di Pamekasan Temukan Suspek Chikungunya
Pemkab Pamekasan Matangkan Penyambutan Valen D’Academy 7

Berita Terkait

Jumat, 2 Januari 2026 - 18:48 WIB

Sidak Disperta, DPRD Sampang Desak Percepatan Distribusi Alsintan

Jumat, 2 Januari 2026 - 09:03 WIB

PMII Bangkalan Soroti Proyek KDMP Rp1,6 Miliar

Kamis, 1 Januari 2026 - 10:13 WIB

Asal Jadi, Proyek Box Culvert Tanah Merah-Jenteh Diprotes Warga

Rabu, 31 Desember 2025 - 19:01 WIB

Ra Mahfud Imbau Warga Sampang Sambut Tahun 2026 Dengan Santun

Rabu, 31 Desember 2025 - 12:11 WIB

Jelang 2026, Puluhan Pejabat Pemkab Bangkalan Dirotasi

Berita Terbaru

Caption: Kapolres Sumenep AKBP Rivanda, saat gelar press conference ungkap kasus kriminal selama tahun 2025, (dok. foto istimewa).

Hukum&Kriminal

Polres Sumenep Gaspol, 82% Kasus Kriminal Diselesaikan

Sabtu, 3 Jan 2026 - 18:42 WIB

Caption: tampak bagian depan truk yang terlibat kecelakaan di jalan raya Camplong ringsek, (sumber foto: Humas Polres Sampang).

Peristiwa

Dua Truk Adu Banteng di Jalan Raya Camplong Sampang

Sabtu, 3 Jan 2026 - 12:11 WIB

Caption: anggota Polsek Kedungdung saat mengevakuasi almarhum Muhar ke rumah duka, (sumber foto: Humas Polres Sampang).

Peristiwa

Kakek di Sampang Ditemukan Meninggal di Dalam Masjid

Jumat, 2 Jan 2026 - 11:17 WIB

Caption: Ketua Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia Kabupaten Bangkalan, Abd Kholik, (dok. Syafin, Rega Media).

Daerah

PMII Bangkalan Soroti Proyek KDMP Rp1,6 Miliar

Jumat, 2 Jan 2026 - 09:03 WIB