Stok Pangan di Aceh Selatan Selama Ramadhan Masih Stabil

- Jurnalis

Jumat, 30 April 2021 - 23:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Dinas Pangan Kabupaten Aceh Selatan (Junaidi).

Kepala Dinas Pangan Kabupaten Aceh Selatan (Junaidi).

Aceh Selatan || Rega Media News

Dinas Pangan Kabupaten Aceh Selatan optimis, selama ramadhan stok bahan pangan dan kebutuhan pokok sehari-hari untuk masyarakat di wilayahnya terpenuhi.

Hal ini dikatakan Kepala Dinas Pangan setempat, Junaidi. Menurutnya, untuk menjaga kebutuhan pangan selama ramadhan dan menjelang hari raya Idul Fitri rutin melakukan monitoring.

Monitoring dilakukan ke sejumlah pasar, melihat langsung ketersediaan stok barang dan menjaga, agar tidak terjadi gejolak kenaikan harga yang memberatkan masyarakat pandemi Covid-19.

Baca Juga :  Harlah Pancasila, Kapolda Sumut Ajak Bangun Peradaban

“Kami terus menjaga ketersediaan pangan, juga rutin memeriksa distribusi kebutuhan pokok, agar tetap lancar menjelang lebaran,” ungkap Junaidi, Jum’at (30/04/21).

Sedangkan, untuk kebutuhan pangan seperti beras dalam satu minggu mencapai 465 ton, ketersediaan mencapai 1.543 untuk lebaran, dengan demikian stok beras dipastikan aman.

“Saat ini memang terjadi pergerakan harga untuk komoditi cabe rawit dikisaran 27 ribu perkilo, untuk hari biasa hanya 25 ribu perkilonya dan masih dianggap stabil diambang batas harga normal,” tandas Junaidi.

Baca Juga :  HUT RI Ke-75, Kodim 0609/Cimahi Ingin Kembalikan Lahan Bekas TPA Menjadi Lahan Produktif

Sementara salah satu pedagang pasar Inpres Tapaktuan, Heni mengatakan, saat ini harga bahan pokok di bulan ramadhan masih dalam kondisi normal.

“Seperti harga bawang merah juga masih stabil kisaran 35 ribu perkilonya. Jikapun ada lonjakan harga kebutuhan pokok seperti cabe, bawang, tomat dan minyak goreng paling ada lonjakan harga sepekan menjelang lebaran,” pungkasnya.

Berita Terkait

Masalah Ekonomi Pemicu Melonjaknya Perceraian di Pamekasan
Diskominfo Bangkalan Jadi Rujukan Transparansi Digital
Bupati Sampang: Anggaran Terbatas, Jaminan Kesehatan Harus Tetap Jalan
Pamekasan Darurat Perceraian, 1.694 Kasus Masuk Pengadilan Agama
Musrenbang Banyuates, Ra Mahfudz Beberkan 4 Prioritas Sampang 2027
Lecehkan Atlet, KBI Bangkalan Desak Ketua Pengprov Jatim Dicopot
Blak-Blakan! Kades Waru Barat ‘Semprot’ PDAM Depan Bupati Pamekasan
Resmi Dilaunching, SPPG Torjunan Komitmen Sajikan Menu Higienis

Berita Terkait

Sabtu, 31 Januari 2026 - 20:43 WIB

Masalah Ekonomi Pemicu Melonjaknya Perceraian di Pamekasan

Jumat, 30 Januari 2026 - 22:48 WIB

Diskominfo Bangkalan Jadi Rujukan Transparansi Digital

Jumat, 30 Januari 2026 - 08:49 WIB

Bupati Sampang: Anggaran Terbatas, Jaminan Kesehatan Harus Tetap Jalan

Kamis, 29 Januari 2026 - 19:07 WIB

Pamekasan Darurat Perceraian, 1.694 Kasus Masuk Pengadilan Agama

Kamis, 29 Januari 2026 - 13:08 WIB

Musrenbang Banyuates, Ra Mahfudz Beberkan 4 Prioritas Sampang 2027

Berita Terbaru

Caption: atap rumah warga Sampang ambruk usai diterjang hujan disertai angin kencang, (sumber foto: BPBD Sampang).

Peristiwa

Angin Kencang Terjang Sampang, Belasan Rumah Rusak

Minggu, 1 Feb 2026 - 23:03 WIB

Caption: atap dan dingding rumah warga Pamekasan ambruk usai diterjang angin kencang, (sumber foto: BPBD Pamekasan).

Peristiwa

21 Titik di Pamekasan Disapu Angin Kencang

Minggu, 1 Feb 2026 - 21:08 WIB

Caption: api tampak membesar dan membakar mobil sedan BMW di tepi jalan raya Desa Ketapang Daya, (dok. Harry Rega Media).

Peristiwa

Mobil BMW Ludes Terbakar di Ketapang Sampang

Sabtu, 31 Jan 2026 - 23:24 WIB

Caption: konferensi pers, Pengadilan Agama Pamekasan ungkap kasus angka perceraian selama tahun 2025, (dok. Kurdi Rega Media).

Daerah

Masalah Ekonomi Pemicu Melonjaknya Perceraian di Pamekasan

Sabtu, 31 Jan 2026 - 20:43 WIB