Sidak Pembangunan PSC Dinkes, DPRD Bangkalan Kecewa 

- Jurnalis

Rabu, 25 Agustus 2021 - 17:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota Komisi D, DPRD Bangkakan, saat sidak pembangunan Gedung Public Safety Center (PSC).

Anggota Komisi D, DPRD Bangkakan, saat sidak pembangunan Gedung Public Safety Center (PSC).

Bangkalan || Rega Media News

Komisi D DPRD Bangkalan sidak pembangunan Gedung Public Safety Center (PSC) dan pembangunan Puskesmas Blega, Rabu (25/08/21). Sidak dilakukan untuk memastikan proses pembangunan di dua lokasi itu berjalan sesuai Rancangan Anggaran Biaya (RAB).

Diketahui, kontraktor yang menggarap pembangunan gedung PSC adalah CV Sumber Slamet. Pembangunan pusat informasi kesehatan yang berlokasi di Kantor Dinas Kesehatan itu dianggarkan 800 juta. Sementara pembangunan Gedung baru Puskesmas Blega dianggarkan 6,5 miliar. 

Ketua Komisi D, Nurhasan mengatakan, sidak dilakukan sebagai pemantauan awal untuk memastikan pembangunan pusat informasi kesehatan dan pembangunan Puskesmas Blega dilaksanakan sesuai RAB.

“Sidak pendahuluan bertujuan untuk memastikan dan ingin memberikan saran, setiap pekerjaan yang dikerjakan dari nol persen sudah menggunakan standart RAB,” kata Nur Hasan.

Menurut Politisi PPP ini, pihaknya bersama anggota Komisi D sudah melihat banyak perkembangan bagus pada pembangunan PSC. “Salah satu yang kami lihat bagus pembesian, penggalian dan batu yang digunakan sudah masuk standart yaitu pakai batu kali dari Jawa,” ujarnya.

Baca Juga :  BPJS Ketenagakerjaan Madura Gelar Forum Diskusi Optimasi Kolaborasi Dengan Pos Indonesia

Meski demikian, pihaknya memberikan catatan khusus pada pembangunan PSC. Karena menemukan para pekerja tidak menggunakan alat pelindung managemen keselamatan kerja (K3). 

“Karena ketika survei dilokasi para pekerja tidak menggunakan K3. Jadi, pekerja ini mutlak harus dilindungi karena didalam RAB ada anggaran khusus untuk keselamatan pekerja,” terangnya.

Kemudian, pihaknya mengaku juga menemukan konsultan pengawas tidak intens melakukan pengawasan proses pembangunan. Dia meminta siapapun yang menjadi konsultan pengawas, harus intens dan tahu sekecil apapun progres pekerjaan yang dikerjakan. 

“Ketika kami datang ke lokasi pembangunan, konsultan pengawas harus bisa menjelaskan apa yang sesuai dengan RAB dan apa yang tidak sesuai dengan RAB. Jadi kami kecewa tidak melihat konsultan pengawas di pembangunan PSC. Kami minta kepala dinas untuk memberikan peringatan terhadap konsultan pengawas, karena pemenang lelang ini ditunjuk kepala dinas sehingga yang bertanggung jawa penuh adalah kepala Dinas kesehatan,” pungkasnya.

Baca Juga :  Penyerapan Dana PEN 2021, Pemda Kabgor Ajukan Perpanjangan Waktu

Menanggapi hal tersebut, Sekretaris Dinas Kesehatan Bangkalan, Edi M.H mengaku sudah menghubungi konsultan pengawas dan berjanji akan memberikan teguran secara tertulis terhadap konsultan pengawas. 

“Kami akan membuatkan teguran secara tertulis sesuai apa yang disampaikan dewan. Barusan konsultan pengawasnya sudah saya hubungi melalui telpon selulernya. Dia sedang menuju kesini,” jelasnya.

Sementara itu, Kontraktor pelaksana CV Sumber Slamet, Shaleh Farhat menyampaikan apresiasi anggota Dewan yang sudah melakukan pengawasan pada pembangunan yang digarapnya. Dia berkomitmen akan melakukan pekerjaan sesuai RAB. 

“Baguslah, DPR ini melangkah lebih awal, sehingga DPR bisa mengetahui awal pengerjaan yang dilakukan kontraktor. Untuk K3 pekerja sebenarnya sudah ada tapi mereka menaruhnya kembali, nanti kami kasih taulah,” pungkasnya. 

Berita Terkait

Bupati Pamekasan Minta Tuduhan Jual Beli Jabatan Disertai Bukti
Soal Jaspel, Bupati Sampang Pastikan Hak Nakes RSMZ Terpenuhi
Evaluasi RSMZ, Bupati Sampang Tekankan Hapus Pola Lama
Kamura Gagas KEK Tembakau Madura Demi Kesejahteraan Petani
Cegah Keracunan, Disdik Sampang Perketat Pengawasan MBG
Demo Forkot Desak Transparansi Anggaran Pokir DPRD Pamekasan
Industri Genteng Karang Penang Berpeluang Jadi Sentra Nasional
Kapolres Sampang Ajak Jurnalis Bangun Citra Positif Polri

Berita Terkait

Jumat, 6 Februari 2026 - 20:22 WIB

Bupati Pamekasan Minta Tuduhan Jual Beli Jabatan Disertai Bukti

Jumat, 6 Februari 2026 - 18:57 WIB

Soal Jaspel, Bupati Sampang Pastikan Hak Nakes RSMZ Terpenuhi

Jumat, 6 Februari 2026 - 16:11 WIB

Evaluasi RSMZ, Bupati Sampang Tekankan Hapus Pola Lama

Kamis, 5 Februari 2026 - 18:51 WIB

Cegah Keracunan, Disdik Sampang Perketat Pengawasan MBG

Kamis, 5 Februari 2026 - 15:34 WIB

Demo Forkot Desak Transparansi Anggaran Pokir DPRD Pamekasan

Berita Terbaru

Caption: anggota Satreskrim Polres Sampang mengawal ketat pasutri inisial ZA dan SM pelaku curanmor di Jalan Wijaya Kusuma, (sumber foto. Humas Polres Sampang).

Hukum&Kriminal

Usai Ciduk Pasutri Pencuri Scoopy, Polres Sampang Buru Sang Penadah!

Jumat, 6 Feb 2026 - 21:57 WIB

Caption: saat berlangsungnya diskusi, Bupati Sampang H. Slamet Junaidi memberikan arahan kepada manajemen dan dokter RSUD dr. Mohammad Zyn, (dok. Harry Rega Media).

Daerah

Evaluasi RSMZ, Bupati Sampang Tekankan Hapus Pola Lama

Jumat, 6 Feb 2026 - 16:11 WIB

Caption: Penyidik Unit Pidum Satreskrim Polres Sampang, saat meminta keterangan terhadap pelaku curanmor inisial SM, (sumber foto. Humas Polres Sampang).

Hukum&Kriminal

Terlilit Hutang, Wanita Asal Bojonegoro Nekat Curi Motor di Sampang

Jumat, 6 Feb 2026 - 12:46 WIB