SMAN 7 Surabaya Diduga Pungut Iuran Jutaan Rupiah

- Jurnalis

Senin, 17 Januari 2022 - 12:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption: awak media saat konfirmasi ke bagian Humas SMAN 7 Surabaya.

Caption: awak media saat konfirmasi ke bagian Humas SMAN 7 Surabaya.

Surabaya || Rega Media News

Dunia pendidikan di Kota Surabaya kembali tercoreng ulah oknum Kepala Sekolah dan Komite Sekolah. Pasalnya, diduga meminta iuran dengan nominal hingga jutaan rupiah persiswa.

Seperti diduga dilakukan pihak SMAN 7 Surabaya, Jl. Ngaglik. Diduga pihak sekolah melalui Komite Sekolah meminta iuran kepada wali murid hingga Rp. 1.560.000.

Tidak hanya itu saja, demi melancarkan perbuatannya, pengurus komite menyediakan nomor rekening untuk pembayaran atau bisa mengambil uang iuran ke rumah orang tua murid.

Sementara beberapa waktu lalu, saat awak media hendak konfirmasi kepada Kepala SMAN 7 Surabaya tersebut, ditemui bagian Humas Sekolah, Siswo.

Baca Juga :  Diskominfo: Perusahaan Media Tidak Lengkap Berkasnya Bakal Ditertibkan

Saat dikonfirmasi mengenai iuran sekolah yang sangat tinggi, Siswo melimpahkan kepada ketua komite sekolah.

“Ke ketua komite saja pak. Setelah dari ketua komite nanti kalau diarahkan ke kepala sekolah, baru nanti saya hadapkan ke beliau,” ucap singkatnya, Jum’at (07/01/22).

Namun, hingga beberapa waktu berlalu, pihak Humas SMAN 7 Surabaya, Siswo tidak kunjung memberikan kabar, terkait kapan bisa melakukan konfirmasi ke Ketua Komite.

Ketika awak media hendak meminta di pertemukan dengan Komite Sekolah, dirinya beralibi jika Komite lagi sibuk.

“Sudah saya hubungi pak, memang agak sibuk, karena dia (ketua komite) seorang pengacara,” ungkapnya, Selasa (11/01/22) siang.

Baca Juga :  1 Muharram, Satgas TMMD Kodim Sampang Gelar Doa Bersama

Pada dasarnya, Komite Sekolah seharusnya dapat membantu dan memperjuangkan nasib para siswa beserta walinya. Terlebih saat ini dalam masa pandemi, perekonomian nasional masih carut marut.

Tentunya, permintaan iuran atau sumbangan sebesar tersebut, semakin memberatkan para wali murid.

Namun, hingga sampai berita ini dipublikasikan, Ketua Komite dan Kepala SMAN 7 Surabaya, enggan menemui awak media untuk konfirmasi dengan alasan sibuk.

Atas hal itu, keduanya terkesan menghindar dari awak media dan ditutupi oleh bagian humas sekolah menengah atas tersebut.

Berita Terkait

SDN Tlagah 2 Bangkalan Ambruk, Hak Keamanan Siswa Terabaikan
Antisipasi Cuaca Ekstrem, DLH Sampang Pangkas Pohon Rawan Tumbang
Kodim 0826 Pamekasan Perkuat Sinergi Dengan Insan Pers
Bupati Sumenep Mutasi Sejumlah Pejabat, Tekankan Peningkatan Pelayanan Publik
Warga Miskin Pamekasan Luput Dari Bansos Akibat Salah Data
Soal HET Pupuk, Petani Sampang Bisa Lapor ke “Halo Pak Amran!”
Dana Desa Bangkalan 2026 Terpangkas Tajam
Buntut HET Pupuk-Hand Traktor Raib, Disperta KP Sampang Didemo

Berita Terkait

Senin, 19 Januari 2026 - 11:57 WIB

SDN Tlagah 2 Bangkalan Ambruk, Hak Keamanan Siswa Terabaikan

Sabtu, 17 Januari 2026 - 11:32 WIB

Antisipasi Cuaca Ekstrem, DLH Sampang Pangkas Pohon Rawan Tumbang

Jumat, 16 Januari 2026 - 14:23 WIB

Kodim 0826 Pamekasan Perkuat Sinergi Dengan Insan Pers

Kamis, 15 Januari 2026 - 16:28 WIB

Bupati Sumenep Mutasi Sejumlah Pejabat, Tekankan Peningkatan Pelayanan Publik

Rabu, 14 Januari 2026 - 21:20 WIB

Warga Miskin Pamekasan Luput Dari Bansos Akibat Salah Data

Berita Terbaru

Caption: jaket hitam, Ketua DPRD Pamekasan Ali Masykur saat meninjau rumah warga Sana Daja yang rusak akibat fenomena tanah gerak, (dok. Kurdi Rega Media).

Peristiwa

DPRD Pamekasan Desak BPBD Segera Tangani Longsor di Sana Daja

Senin, 19 Jan 2026 - 10:49 WIB

Caption: sejumlah warga Desa Gersempal berada di halaman rumah terduga pelaku wanita inisial SH, dan tampak anggota Polsek Omben melakukan pengamanan, (sumber foto: Humas Polres Sampang).

Hukum&Kriminal

Diduga Selingkuh, Pemuda di Sampang Disandera Warga

Minggu, 18 Jan 2026 - 13:53 WIB