Dipasangi Spanduk, Bangunan Rumah Oknum Karyawan Pelni Diduga Untuk Istri Kedua

- Jurnalis

Kamis, 19 Mei 2022 - 08:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption: bangunan rumah milik oknum karyawan Pelni yang dipasangi spanduk.

Caption: bangunan rumah milik oknum karyawan Pelni yang dipasangi spanduk.

Surabaya || Rega Media News

Ada yang berbeda dirumah salah satu warga yang ada di Jalan Kalilom Lor Indah Gang Seruni Surabaya. Dimana, di rumah yang bernomorkan angka 50, terdapat spanduk bertuliskan “Bangunan Bermasalah Ini Sudah Merusak Bangunanku Dan Bangunan Tetanggaku”.

“6 Tahun Mencari Keadilan Di Negeri Sendiri… Ruwet. Aku Mengalah Bukan Takut. Aku Diam Bukan Bodoh. Allahu Akbar. Cepat Atau Lambat Keadilan Pasti Aku Dapat”.

Awak media yang mengetahui spanduk tersebut, menemui pemilik rumah yang diketahui bernama Moh Soleh (59 th). Dihadapan awak media, pria paruh baya tersebut mengatakan, spanduk tersebut dipasang karena dirinya merasa kecewa dengan hukum berlaku.

Ia juga menjelaskan, rumahnya rusak karena dampak dari adanya pembangunan sebuah rumah berlantai 4 disamping rumahnya yang diketahui milik insial DT, salah satu karyawan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) di PT Pelni Surabaya.

Baca Juga :  Pilkada Sampang 2024 Ditargetkan Berjalan Aman

“Selain rumah saya, ada lagi rumah sebelahnya lagi yang rusak akibat pembangunan rumah itu. Sebelum pembangunan, saya sudah mengingatkan DT agar hati-hati dalam pembangunan rumahnya,” ucapnya.

“Malah oleh DT (inisial) dijawab dengan kata-kata “Gampang, Urusan Mburi (Mudah, Urusan Belakang),” terangnya saat ditemui awak media, Selasa (17/05/2022).

Pria yang sehari-hari berprofesi sebagai pemborong bangunan tersebut, menjelaskan, pembangunan rumah milik DT dibangun pada tahun 2016. Akibat pembangunan rumah tersebut, rumah miliknya mengalami tembok retak dan bangunan menjadi miring.

Baca Juga :  Operasi Zebra Semeru 2020 Dimulai, Ini Himbauan Kasatlantas Polres Pamekasan

“Sebenarnya, saya sudah menduga akan terjadi kejadian semacam ini. Karena besi beton yang digunakan dalam pembangunan rumah itu lebih kecil dari seharusnya/standartnya. Namun, DT tidak menggubrisnya,” lanjutnya.

Dari informasi yang didapat awak media saat akan melakukan konfirmasi terhadap DT, rumah tersebut jarang ditempati DT, melainkan dihuni seorang wanita berinisial DK beserta keluarganya, diduga merupakan istri kedua DT.

Pada hari Rabu (18/05/2022) siang, saat awak media berusaha konfirmasi terhadap DT di Kantor Pelni di Jl. Pahlawan Surabaya, pihak kantor mengatakan, bahwa yang bersangkutan tidak berada ditempat. Hingga berita ini dipublikasikan, awak media masih berusaha melakukan konfirmasi terhadap DT.

Berita Terkait

Kuota RTLH Pamekasan 2025 Menurun, Anggaran Per Unit Diusulkan Naik
Kawal Musrenbang, Amin Rais Dorong Percepatan Pembangunan Omben
Konser Valen di Sampang Berlanjut, Penyelenggara Pastikan Sesuai Norma
Usulan Strategis Omben Fokuskan Revitalisasi Puskesmas dan Perbaikan Jalan
Musrenbang Camplong: Sentil Kelangkaan Pupuk Ditengah Program Gizi
Kecamatan Sampang Ditarget Jadi Barometer Kemajuan
Disdikbud Pamekasan Wajibkan TKA Bagi Siswa SMP
Musrenbang Pangarengan 2027, Soroti Infrastruktur Tertinggal

Berita Terkait

Selasa, 3 Februari 2026 - 20:11 WIB

Kuota RTLH Pamekasan 2025 Menurun, Anggaran Per Unit Diusulkan Naik

Selasa, 3 Februari 2026 - 18:40 WIB

Kawal Musrenbang, Amin Rais Dorong Percepatan Pembangunan Omben

Selasa, 3 Februari 2026 - 14:56 WIB

Usulan Strategis Omben Fokuskan Revitalisasi Puskesmas dan Perbaikan Jalan

Selasa, 3 Februari 2026 - 12:45 WIB

Musrenbang Camplong: Sentil Kelangkaan Pupuk Ditengah Program Gizi

Selasa, 3 Februari 2026 - 07:18 WIB

Kecamatan Sampang Ditarget Jadi Barometer Kemajuan

Berita Terbaru

Caption: Pj Pemimpin Cabang BRI Bangkalan, Dwi Floresvita RA, secara simbolis menyerahkan klaim asuransi nasabah, (dok. foto istimewa).

Ekonomi

Ahli Waris Nasabah BRI Bangkalan Terima Santunan Rp52 Juta

Selasa, 3 Feb 2026 - 23:58 WIB

Caption: Wakapolres Bangkalan Kompol Hosna Nurhidayah, sematkan pita kepada anggota Polantas sebagai tanda dimulainya Operasi Keselamatan Semeru 2026, (dok. foto istimewa).

Hukum&Kriminal

Operasi Keselamatan: Polres Bangkalan Tekan Angka Kecelakaan

Selasa, 3 Feb 2026 - 17:50 WIB