Ketua ARN Desak Oknum Wartawan Minta Uang Tutup Kasus Atas Nama Polisi Segera Ditangkap

- Jurnalis

Rabu, 31 Agustus 2022 - 15:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption: Ketua LSM ARN (Zainal Abidin).

Caption: Ketua LSM ARN (Zainal Abidin).

Surabaya || Rega Media News

Kasus oknum wartawan meminta uang sebesar Rp 20 juta terhadap saksi, diduga sebagai otak penipuan disertai penggelapan inisial FZ, untuk menutup perkara ke polisi menjadi perbincangan masyarakat dan para LSM di Kota Surabaya.

Pasalnya, dengan adanya permintaan sejumlah uang mengatasnamakan polisi membuat nama baik kepolisian menjadi tercoreng. Seperti yang diungkap Ketua LSM Abdi Rakyat Nusantara Zainal Abidin.

“Polisi khususnya Polrestabes Surabaya, harus mengungkap kebenaran oknum wartawan inisial IW Alap-Alap yang meminta uang atas nama kepolisian,” ucap Zainal Abidin, Selasa (30/08/2022).

Zainal menegaskan, jika IW Alap-Alap tidak ditangkap, nama baik kepolisian akan semakin terpuruk di mata masyarakat.

“Ingat, saat ini Polri berusaha memperbaiki citra yang beberapa bulan lalu rusak akibat penembakan Brigadir J oleh Kadiv Propam Mabes Polri Irjen Ferdi Sambo,” ungkapnya.

Baca Juga :  Nekat Jambret, Dua Remaja Asal Omben Sampang Ini Berujung Di Sel Tahanan

Untuk meraih kembali kepercayaan masyarakat, kata Zainal, Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit berupaya memberantas ketidak adilan terhadap masyarakat.

Jadi, kalau ada oknum wartawan meminta uang mengatasnamakan kepolisian, untuk membersihkan nama baik, kepolisian harus menangkap oknum wartawan tersebut.

“Jika tidak ditangkap, pengakuan pelaku yang memberikan uang untuk menutup polisi itu benar,” tegasnya.

Perlu diketahui, inisial FZ alias IM merupakan terduga otak kasus penipuan disertai penggelapan yang dijadikan saksi, dalam pengaduan korban Sanari warga Bulak Banteng Wetan Surabaya.

Setelah dilakukan pemanggilan kepolisian, FZ mendatangi rumah korban dan akan menutup kasus pelaporan korban dengan nominal Rp 20 juta. Karena korban mengalami kerugian Rp 250 juta, tidak mau menerima.

Baca Juga :  Acong Latif Diminta Dampingi Alumni dan Santri Bustanul Ulum

Setelah beberapa hari dari audensi di rumah korban. Oknum wartawan inisial IW Alap-Alap yang sebelumnya membantu korban berpindah ke seorang warga berinisial FZ tersebut.

Dalam keterangan FZ kepada keponakannya H, dirinya mengaku sudah menutup kasus tersebut ke polisi melalui inisial IW Alap-Alap dengan nominal Rp 20 juta, dan memberikan upah kepada paman oknum wartawan tersebut yang di Polda Jatim sebesar Rp 3 juta.

Keponakan FZ berinisial H saat dikonfirmasi usai diperiksa Paminal Polrestabes Surabaya mengatakan, dirinya sudah menceritakan semua yang FZ katakan ke dirinya.

“Saya sampaikan semua ke petugas Paminal, mengenai FZ memberikan uang ke oknum wartawan IW Alap-Alap untuk menutup polisi, hingga disuruh membuang semua bukti kwitansi FZ yang menipu korban Sanari,” ungkap H.

Berita Terkait

Warga Miskin Pamekasan Luput Dari Bansos Akibat Salah Data
Sukses Tangkap Jambret Maut, Reskrim Pamekasan Diganjar Reward
Soal HET Pupuk, Petani Sampang Bisa Lapor ke “Halo Pak Amran!”
Dana Desa Bangkalan 2026 Terpangkas Tajam
Buntut HET Pupuk-Hand Traktor Raib, Disperta KP Sampang Didemo
Dua Lansia di Sampang Menanti Perhatian Prioritas Pemerintah
Diringkus! Jambret Maut di Pamekasan Terancam 15 Tahun Penjara
Pj Kades Tlagah Bantah Jambret Maut di Pamekasan Jabat Kasun

Berita Terkait

Rabu, 14 Januari 2026 - 21:20 WIB

Warga Miskin Pamekasan Luput Dari Bansos Akibat Salah Data

Rabu, 14 Januari 2026 - 18:40 WIB

Sukses Tangkap Jambret Maut, Reskrim Pamekasan Diganjar Reward

Rabu, 14 Januari 2026 - 15:37 WIB

Soal HET Pupuk, Petani Sampang Bisa Lapor ke “Halo Pak Amran!”

Rabu, 14 Januari 2026 - 14:24 WIB

Dana Desa Bangkalan 2026 Terpangkas Tajam

Rabu, 14 Januari 2026 - 13:03 WIB

Buntut HET Pupuk-Hand Traktor Raib, Disperta KP Sampang Didemo

Berita Terbaru

Caption: Kapolres Pamekasan AKBP Hendra Eko Triyulianto berjabat tangan dengan Kasat Reskrim AKP Doni Setiawan, usai memberikan piagam penghargaan, (dok. Kurdi Rega Media).

Hukum&Kriminal

Sukses Tangkap Jambret Maut, Reskrim Pamekasan Diganjar Reward

Rabu, 14 Jan 2026 - 18:40 WIB

Caption: ilustrasi, (dok. Syafin Rega Media).

Daerah

Dana Desa Bangkalan 2026 Terpangkas Tajam

Rabu, 14 Jan 2026 - 14:24 WIB