Terkesan Ngawur, Lumpur Proyek PT Mega Depo Bangunan Dibuang Ke Kali

- Jurnalis

Jumat, 10 Februari 2023 - 13:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption: tampak pekerja proyek tengah berada di kali pembuangan lumpur, (dok. regamedianews).

Caption: tampak pekerja proyek tengah berada di kali pembuangan lumpur, (dok. regamedianews).

Surabaya,- Pembangunan gedung PT. Mega Depo Bangunan yang berlokasi di Jl.Kedung Baruk, Kecamatan Rungkut, kota Surabaya, terbilang ngawur.

Pasalnya, lumpur sisa pengurukan tanah dibuang ke kali yang berlokasi di Jl. Kedung Baruk dan mencemari lingkungan. Hal itu, diketahui tim media saat membuang lumpur hasil pengurukan, Kamis (09/02/2023) sore.

Dari hasil investigasi dilokasi, saat itu, pekerja proyek menjulurkan pipa karet panjang dengan dibantu mesin penyedot mengarahkan ke kali kecil Kedung Baruk.

Alhasil, luapan lumpur berwarna coklat kehitaman langsung menyembur dari sisi lubang pipa karet, sehingga mewarnai aliran sungai kecil di kawasan Kedung Baruk Surabaya.

Pekerja proyek PT. Mega Depo Bangunan saat dimintai keterangan sejumlah awak media yang melihat langsung lumpur yang dibuang tersebut, merupakan tanah dilokasi proyek.

“Ini sisa dari pengerukan,” ucap singkat salah satu pekerja proyek kepada awak media saat berada di lokasi, Kamis (09/02) sore.

Baca Juga :  Aktivis Forsa Tuding Kinerja Bawaslu Sampang Tak Jelas

Ditanya alasan mengapa dibuang ke sungai kecil kawasan Kedung Baruk, selanjutnya para pekerja tergesa-gesa mematikan mesin penyedot lalu menghentikan kegiatan.

Terkait penemuan itu, awak media mencoba menemui pelaksana proyek untuk dimintai keterangan, namun upaya ini belum berhasil.

“Waduh saya gak tau nama pihak pelaksana proyek ini. Saya hanya Security dari PT. Mega Depo Nusantara,” sebut salah satu tenaga pengamanan.

“Tolong mas… jangan foto-foto tempat proyek ini, karena sudah perintah dari pihak manajemen,” imbuhnya.

Terpisah, salah satu sumber warga yang mewanti-wanti namanya tidak dipublikasikan menyebutkan, kegiatan pembuangan limbah lumpur seperti itu sudah menjadi kebiasaan pekerjaan proyek di wilayah itu.

“Mokong ancene perusahaane iku cak (Bandel memang perusahaan itu, red), laporno ae (laporkan saja, red) biar tidak mencemari lingkungan,” ucapnya dengan logat kental Suroboyoan.

Baca Juga :  RIBUAN SANTRI DAN MUSLIMAT NU KECAMATAN ROBATAL TURUN JALAN

Sumber mengaku, sungai yang nampak kotor ini semakin kotor ditambah pembuangan lumpur mencemarkan, merusak, dan membahayakan lingkungan hidup maupun kesehatan.

“Penyebabnya, ya seperti ini, asal buang tak menghiraukan akibatnya,” ucap sumber dengan nada kesal.

Atas dasar temuan ini, awak media mencoba menggali informasi dari beberapa kepala pemangku wilayah di Kecamatan Rungkut tersebut, salah satunya Lurah Kedung Baruk.

“Lurah sedang berada di Kantor Kecamatan Rungkut untuk keperluan rapat,” kata salah satu pegawai Kelurahan kepada awak media saat di Kelurahan Kedung Baruk.

Selanjutnya, Habib, Camat Rungkut saat dihubungi via komunikasi WhatsApp juga belum bisa diklarifikasi.

“Saya masih di dewan,” balas singkatnya sambil menunjukkan foto.

Sementara Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) kota Surabaya Agus Hebi Djuniantoro ketika dikonfirmasi melalui chating WhatsApp terkait temuan tersebut, belum dibalas.

Berita Terkait

Dana BGN Macet, Tujuh SPPG di Sampang Mogok
DPRD Pamekasan Soroti Sentra Batik Kalampar “Mangkrak”
Wabup Sumenep Tekankan ASN Tinggalkan Pola Kerja Lama
Kasus Pajak RSMZ, Ketua GAIB Ultimatum Kejari Sampang
PWI Bangkalan Bedah Tantangan Jurnalisme Era Post Truth
Sidak Disperta, DPRD Sampang Desak Percepatan Distribusi Alsintan
PMII Bangkalan Soroti Proyek KDMP Rp1,6 Miliar
Asal Jadi, Proyek Box Culvert Tanah Merah-Jenteh Diprotes Warga

Berita Terkait

Selasa, 6 Januari 2026 - 14:04 WIB

Dana BGN Macet, Tujuh SPPG di Sampang Mogok

Selasa, 6 Januari 2026 - 08:52 WIB

DPRD Pamekasan Soroti Sentra Batik Kalampar “Mangkrak”

Senin, 5 Januari 2026 - 18:38 WIB

Wabup Sumenep Tekankan ASN Tinggalkan Pola Kerja Lama

Senin, 5 Januari 2026 - 12:39 WIB

Kasus Pajak RSMZ, Ketua GAIB Ultimatum Kejari Sampang

Minggu, 4 Januari 2026 - 20:08 WIB

PWI Bangkalan Bedah Tantangan Jurnalisme Era Post Truth

Berita Terbaru

Caption: tidak perlu antre ke rumah sakit, masyarakat Sampang bisa menggunakan aplikasi Mobile JKN untuk daftar berobat (dok. Harry Rega Media).

Kesehatan

Berobat Ke RSUD Sampang Kini Bisa Daftar Online

Selasa, 6 Jan 2026 - 17:32 WIB

Caption: Kapolres Sumenep AKBP Rivanda, saat gelar konferensi pers ungkap kasus kriminal selama tahun 2025, (dok. foto istimewa).

Hukum&Kriminal

Pencurian Dominasi Kriminalitas di Sumenep

Selasa, 6 Jan 2026 - 16:07 WIB

Caption: Sekretaris Satgas MBG Kabupaten Sampang, Sudarmanta, saat diwawancara awak media, (dok. foto istimewa).

Daerah

Dana BGN Macet, Tujuh SPPG di Sampang Mogok

Selasa, 6 Jan 2026 - 14:04 WIB

Caption: Komisi II DPRD Pamekasan saat sidak Sentra Batik Kalampar yang mangkrak, (dok. Kurdi, Rega Media).

Daerah

DPRD Pamekasan Soroti Sentra Batik Kalampar “Mangkrak”

Selasa, 6 Jan 2026 - 08:52 WIB

Caption: Kasi Humas Polres Bangkalan Ipda Agung Intama, dampingi Kasat Reskrim AKP Hafid Dian Maulidi saat diwawancara awak media, (dok. Syafin, Rega Media).

Hukum&Kriminal

Polres Bangkalan Amankan Pelaku Penganiayaan Pasutri di Galis

Senin, 5 Jan 2026 - 23:12 WIB