Sehari, Kantor Bupati Sampang Didemo Dua Kali

- Jurnalis

Rabu, 7 Februari 2024 - 14:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption: dua aksi demo massa ke kantor Bupati Sampang dalam sehari, (dok. regamedianews).

Caption: dua aksi demo massa ke kantor Bupati Sampang dalam sehari, (dok. regamedianews).

Sampang,- Dalam sehari, kantor Bupati Sampang, Madura, Jawa Timur, didemo massa dengan dua perihal yang berbeda, Rabu (07/02/2024).

Pantauan regamedianews, demo pertama sejumlah massa menuntut, agar Pj Bupati Sampang Rudi Arifiyanto, mundur dari jabatannya.

Sementara aksi demo kedua, mendukung Pj Bupati Sampang dan menuntut satu orang oknum ASN ditangkap, atas dugaan peyebaran fitnah.

Korlap aksi demo pertama, Agus Efendi menegaskan, ada tiga item soal Pj Bupati Sampang, yaitu legitimasi dan netralitas PJ Bupati.

Baca Juga :  Update Kasus Covid-19 di Kabupaten Bandung Bertambah

“Dugaan kami, Pj Bupati hanya menjadi boneka politik, dan wajib mundur karena membuat Sampang tidak kondusif,” ujarnya.

Sementara, salah satu Korlap aksi demo kedua Wafie mengatakan, demo ini aksi damai, dan tetap mendukung Rudi Arifiyanto sebagai Pj Bupati Sampang.

“Kami juga mendesak polisi agar segera menangkap satu orang yang dianggap membuat gaduh, karena telah menyebar fitnah,” tegasnya.

Untuk diketahui, beberapa hari sebelumnya, ribuan massa mendatangi kantor Bupati Sampang, pada Senin (05/02) kemarin, usai deklarasi Prabowo-Gibran.

Baca Juga :  Komplotan Pelaku Pembunuhan di Paopale Laok Sampang Bebas Berkeliaran

Dalam kedatangannya, Siti Farida orator massa menjelaskan, aksi yang dilakukan buntut kekecewaan masyarakat, terhadap sikap PJ Bupati Sampang.

“Karena sudah dianggap tidak netral dalam mengambil kebijakan,” ujar aktivis perempuan yang dikenal cukup senior itu.

Salah satunya, tegas Farida, tidak netral dalam penggantian Penjabat (Pj) yang dilakukan secara semena-mena.

“Tanpa evaluasi yang mendasar, dan terkesan ada keberpihakan kepada sekelompok orang,” pungkasnya.

Berita Terkait

Dua Lansia di Sampang Menanti Perhatian Prioritas Pemerintah
Dandim Sumenep Tegaskan Pengawasan Ketat Program MBG
Perkuat Basis, 600 Muslimat NU Kedungdung Dikukuhkan
Polres-LBH Ansor Sumenep Komit Beri Pendampingan Hukum Gratis
PLN Rampungkan Infrastruktur Listrik JLS Sampang
RSUD Pamekasan Putus Kontrak Proyek Gedung Rawat Inap
Visi Sampang Terang: Jadikan JLS Magnet Ekonomi
Pemkab Sampang “Sulap” Jalan Gelap Jadi Terang

Berita Terkait

Selasa, 13 Januari 2026 - 12:49 WIB

Dua Lansia di Sampang Menanti Perhatian Prioritas Pemerintah

Minggu, 11 Januari 2026 - 12:02 WIB

Dandim Sumenep Tegaskan Pengawasan Ketat Program MBG

Sabtu, 10 Januari 2026 - 17:13 WIB

Perkuat Basis, 600 Muslimat NU Kedungdung Dikukuhkan

Jumat, 9 Januari 2026 - 20:33 WIB

Polres-LBH Ansor Sumenep Komit Beri Pendampingan Hukum Gratis

Jumat, 9 Januari 2026 - 17:24 WIB

PLN Rampungkan Infrastruktur Listrik JLS Sampang

Berita Terbaru

Caption: tengah, Ketua DPD Partai NasDem Sampang Surya Noviantoro, berdampingan dengan Ketua DPRD Sampang Rudi Kurniawan, disela acara pendidikan politik, (dok. foto istimewa).

Politik

Ikhtiar DPD Partai NasDem Sampang Cetak Kader Berintegritas

Selasa, 13 Jan 2026 - 15:05 WIB

Caption: BPBD Sampang tampak didampingi anggota DPRD dan Kades saat menyerahkan bantuan logistik kepada lansia di Desa Nyeloh, (dok. Harry Rega Media).

Daerah

Dua Lansia di Sampang Menanti Perhatian Prioritas Pemerintah

Selasa, 13 Jan 2026 - 12:49 WIB

Caption: Polres Pamekasan tunjukkan barang bukti kasus penjambretan yang menyebabkan satu korban meninggal dunia, (dok. Kurdi Rega Media).

Hukum&Kriminal

Diringkus! Jambret Maut di Pamekasan Terancam 15 Tahun Penjara

Senin, 12 Jan 2026 - 21:04 WIB

Caption: ilustrasi hujan disertai angin dan petir menerpa wilayah kabupaten, (dok. Harry Rega Media).

Pariwisata

Peringatan Dini BMKG: Sampang Masuk Wilayah Rawan Angin Kencang

Senin, 12 Jan 2026 - 16:54 WIB